Posting Terbaru

Sabtu, 25 September 2010

Komik Mampu Meningkatkan Minat Baca Siswa

Sudah lama saya mendapat tambahan tugas tambahan pemimpin Perpustakaan sekolah, namun belum pernah terpikirkan untuk membeli komik. Namun beberapa bulan  yang lalu pada saat kegiatan diklat perpustakaan bertemu dengan bapak Drs. Sudarmono, M. Si. kepala Perpustakaan UM (Universitas Negeri Malang) beliau menyarankan  perpustakaan sekolah supaya  menyediakan komik sebagai bahan bacaan siswa.
                Meskipun banyak permintaan siswa, namun kami  tetap belum berani memberi komik sebagai tambahan  koleksi bacaan siswa. Beberapa hari yang lalu waktu saya ke Gramedia Royal Surabaya ada diskon komik seri penemu dan seri ilmu pengetahuan alam. Saya membeli beberapa dan ternyata, apa yang dikatakan pak Sudarmono terbukti mampu menumbuhkan minat baca siswa.
                Hampir setiap hari puluhan siswa terlihat asyik membaca komik penemu. Ada penemu mobil, telepon, sepeda, pesawat dan lain sebagainya. Pada awalnya mereka senang melihat-lihat gambarnya.  Kemudian secara perlahan namun pasti, membaca ceritanya. Setelah membaca komik, beberapa siswa berminat membaca buku sejarah penemu dan kamus penemu. Padahal biasanya buku-buku tersebut jarang ada yang mau membaca, hanya jadi pajangan di almari kaca. Benar-benar membahagiakan.  
                Beberapa hari ini kami coba memanfaatkan jam-jam kosong. Kami pinjamkan komik pada semua siswa di kelas, mengingat beberapa siswa masih awam dengan perpustakaan. Bahkan tidak pernah masuk perpustakaan, Alhamdulillah anak-anak antusias membaca. Mereka bisa memanfaatkan jam kosong dengan kegiatan yang positif. Dan yang lebih membahagiakan, anak-anak menjadi berani bercerita tentang sejarah penemuan dengan sangat percaya diri, mempresentasikan dan mengambil banyak hikmah dari membaca.
                Komik benar-benar mampu meningkatkan minat baca siswa. Tingginya minat membaca dan kebiasaan membaca akan mendorong  tumbuhnya budaya membaca. Perpustakaan sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam upaya menumbuhkan minat baca dan membangun budaya baca dikalangan siswa.
                Harapan ke depan, pada saat siswa-siswa telah berumah tangga mampu menemani anak-anaknya membaca serta mampu menumbuhkan minat baca anak. Membangun budaya dalam keluarga. Sehingga, membaca menjadi kebutuhan primer bagi setiap keluarga di Indonesia.  Layaknya seperti kebutuhan pangan, sandang dan papan. Amin.

               
                 

Reaksi:

11 komentar:

  1. salam sobat
    memang benar,komik mampu meningkatkan minat baca siswa.
    salam kenal juga mba Puspita.
    trims kunjungannya ke S.A

    BalasHapus
  2. Salam kembali, terima kasih motivasinya dan kunjungan baliknya.

    BalasHapus
  3. iya, tapi tampakanya banyak orang tua memandang komik negatif :'(

    BalasHapus
  4. ya setidaknya jadi mau membaca ya. walau baca komik

    BalasHapus
  5. gak papa jg koq bu... asal komiknya jg yg edukatif jng komik yg cinta-cintaan

    BalasHapus
  6. Minal Aidzin wal faidzin bu...
    *semoga belum telat*

    BalasHapus
  7. @Jun; orangtua banyak yang tidak memahami komik, karena namun langsung memvonis negatif.
    @fanny; benar mbak Fanny, anak-anak memerlukan teman pada saat membaca atau setelah membaca. Namun sayang sekali minat baca orangtua sangat rendah sehingga untuk menumbuhkan minat baca butuh kerja keras. Namun jika melihat hasilnya, .... kerja keras kita tidak sebanding dengan kebahagiaan yang didapat dari melihat anak-anak sibuk membaca, membaca apa saja.
    @kang sugeng; benar Kang, kami benar-benar selektif, bacaan yang tidak layak kami singkirkan. Tidak kami pinjamkan. Terima kasih.
    @retnet; Sama-sama mas Edy, terima kasih. Belum telat, terutama dalam meningkatkan tali silarutahmi.

    @

    BalasHapus
  8. setuju banget, bu pita. di tengah rendahnya budaya literasi di negeri ini, komik agaknya bisa menjadi salah satu terobosan alternatif utk mendekatkan anak2 agar cinta dan akrab dg buku.

    BalasHapus
  9. @sawali tuhusetya; terima kasih dukungannya. kami bersama-sama berjuang meningkatkan koleksi bahan bacaan dan menambah fasilitas internet gratis upaya menumbuhkan budaya membaca dan menulis siswa.

    BalasHapus
  10. ya begitulah namanya anak bu banyak tertarik pada warna dan gambar karena gambar dan warna lebih mencolok daripada tulisan.

    BalasHapus
  11. @双方向オクタは; seperti itu ya Dwi, terima kasih dukungan dan informasi perasaannya.

    BalasHapus