Posting Terbaru

Kamis, 24 Desember 2009

Bagaimana Cara Makan Sapi Brahman Sebesar Gajah?

Beberapa hari yang lalu saya mendapat pertanyaan mengejutkan dari Isna keponakan saya. Dia ini suka sekali bermain tebak-tebakan dan anaknya sangat kritis. Begini jalan ceritanya,
“Bagaimana cara bude makan sapi Brahman dewasa yang besar?”, saya lama diam terpaku. Dalam hati saya sempat ngedumel, “Masa saya disuruh makan sapi Brahman sebesar gajah. Mana mungkin?”. Ada-ada saja si Isna ini, tapi saya ndak boleh gegabah menjawabnya. Kasihan dia.

“Sebentar ya sayang, beri bude waktu untuk berpikir.”
“Kelamaan bude, keburu magrib.”
“Pertama-tama disembelih dulu, kemudian dipotong-potong perbagian kemudian dipisahkan bagian demi bagian. Dibersihkan/dicuci kemudian dimasak, baru dimakan, satu gigitan demi satu gigitan. Masa bude makan sapi Brahman segede gajah dengan sekali telan. Ndak mungkinlah! Memangnya makan agar-agar satu sendok kecil bisa sekali telan?.”
“Yah …. bude?! Benar juga ya”
“Memangnya kamu ada masalah?”
“Tidak juga?!”
“Kalau ada masalah kita bicarakan jangan dipendam sendiri. Apa yang kita bicarakan tadi hanya salah satu contoh cara berpikir strategis. Langkah pertama dari berpikir strategis adalah menjabarkan suatu persoalan menjadi bagian-bagian yang dapat dikelola, sehingga Anda bisa lebih fokus secara efektif.”
Kalau ingin meraih nilai sepuluh dalam ulangan juga memerlukan cara berpikir stategis apalagi jika ingin meraih nilai tertinggi di kelas. Atau ingin meraih nilai NUN sepuluh. Tanpa memiliki strategi belajar yang tepat akan terasa sulit meraih cita-citamu.
Ternyata untuk suatu pencapaian yang besar dibutuhkan konsistensi. Jangan pernah terpengaruh pada jumlah kecil di depan, namun terus dapat menggulirkan bola-bola salju kesuksesan di masa mendatang. Anda boleh saja memiliki sasaran pencapaian yang besar, tetapi jangan lupa merayakan setiap kemenangan kecil yang Anda raih. Tentunya sambil terus berusaha untuk mendapatkan hasil yang lebih besar.
Bagaimana Anda melakukannya tidaklah penting “pokoknya Anda melakukannya”. Berjuang dari hal yang kecil, menghargai dan mensyukuri setiap langkah kecil yang sudah hasilkan.
Sama seperti masalah yang besar dan kompleks dapat diselesaikan secara bertahap, demikian pula sukses yang besar dapat diraih lewat kemenangan-kemenangan kecil yang sudah Anda hasilkan. Jika kita langsung melihat pada goal akhir, akan kelihatan sangat besar. Namun, jika Anda menguraikan sedikit demi sedikit … akan kelihatan kecil dan Anda merasa mudah meraihnya. Robert Schuller menegaskan, “Yard demi yard, kehidupan ini sulit; tetapi inci demi inci, kehidupan ini mudah.”
Jangan takut gagal karena dibalik satu kegagalan tersedia multi solusi. Selamat berjuang.

Reaksi:

9 komentar:

  1. Komentar saya yg pertama kok hilang ya...
    Padahal panjang sekali...

    BalasHapus
  2. sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit..

    BalasHapus
  3. @NYuwun pangapun pak Mars kulo piyampak inggih mboten mangertos.

    @Ikan-Laron-Semut;terima kasih kunjungannya. SElamat berjuang meraih mimpimu.

    BalasHapus
  4. Lalu, bagaimana cara makan Gajah yang sebesar Sapi Brahman?

    Gampang...
    Kita habiskan dulu sisa masakan Sapi Brahman yg kemarin, lalu kita panggil tukang potong dan tukang masak yang kemarin juga.

    Nah, setelah beres, langsung kita makan...
    Nggak perlu sendok, lha wong ini dimasak sate...

    BalasHapus
  5. Uenak tenan .....!!!!

    Maturnuwun Pak Mars. Maturnuwun kunjungan dan motivasinya.

    BalasHapus
  6. dibalik sebuah cerita sapi ada sebuah pembelajaran, semutpun berfikir dan selalu sibuk....!!!,, kapan kita sempat berfikir hal kecil?... jawabanya, ketika kita berproses menjadi pribadi yang tawadhu,,,

    BalasHapus
  7. Betul sekali Bude... kegagalan hanyalah cambuk kecil menuju kesuksesan.

    BalasHapus
  8. Wah ternyata pemikiran saya masih seperti anak kecil. Saya yo mikirnya seperti itu. Disembelih dulu.... :)

    BalasHapus