Posting Terbaru

Kamis, 20 Agustus 2009

Berbagi Sirih Merah

Setiap orang punya cara tersendiri untuk mengisi kemerdekaan, salah satu kegiatan yang bisa kulakukan dalam rangka memperingati HUT RI ke-64 adalah dengan berbagi bibit sirih merah. Alhamdulillah, penangkaran sirih merahku agak berhasil sehingga bisa berbagi ke saudara, teman dan tetangga.
Pada awalnya tetanggaku sungkan untuk meminta bibit tanaman kepadaku (karena saya orang baru) dan mereka belum tahu kebiasaanku di rumah lamaku, namun dengan berjalannya waktu akhirnya semakin banyak tetangga yang mau berkunjung ke rumahku dan berani meminta bibit tanaman padaku. Ini merupakan karunia Tuhan yang ternilai bagiku.

Akhir-akhir ini semakin banyak tetangga yang tertarik menanam tanaman obat terutama sirih merah, bahkan ada juga yang berasal dari luar desa. Bibit tanaman yang kubeli seharga Rp. 20.000,- dua tahun yang lalu kini sudah menjadi puluhan bahkan mungkin ratusan dan sudah tersebar ke beberapa daerah.
Salah satu guru putriku pernah bertanya, “Dipupuk apa?”
“Pupuknya Subhanallah, dan disiram limbah air wudhu”, jawabku.
Sirih merah banyak sekali manfaatnya; bisa menghentikan perdarahan, ambeien, menurunkan kadar gula dalam darah, menghancurkan lemak, mengurangi keputihan dll.

Reaksi:

24 komentar:

  1. Bisa di zip dan dikirimkan ke saya via email nggak ya...

    BalasHapus
  2. Subhanallah...
    Saya koq belum tau yg namanya Sirih Merah ya!
    Ada gambarnya ga' Bu... ^_^

    BalasHapus
  3. Selamat menunaikan Ibadah Puasa :)

    BalasHapus
  4. @Pak Mars; andai bisa dikirim lewat email saya kirim sekarang juga.
    @Miftahur; ada, kalau perlu ibu kirim bibitnya kalau ke sekolah bawa kendaraan sendiri.
    @Mas Joko; Sama-sama, terima kasih.

    BalasHapus
  5. hebat, mbak. tak hanya berbagi, juga menularkan semangat bertanam tanaman obat. dan pupuknya itu lho, mbak. duuuhh...

    semoga semakin banyak bibit sirih merah yang bisa disemai. syukur-syukur nyampe juga ke halaman para bloger. hehe... ngarep.

    BalasHapus
  6. Harapannya begitu Uni, bisa nyampe ke halaman para Blogger. Andai saja memungkinkan alangkah membahagiakan.

    Doakan Uni, terima kasih.

    BalasHapus
  7. Ide berbagi yang sangat brilian Mbak.

    BalasHapus
  8. beli pupuk subhanalloh itu di mana bu pus???

    hehehhee... sekalian sama limbah wudlunya...

    BalasHapus
  9. Wah menarik juga ya, kayaknya mempunyai prospek bisnis yang bagus nih, tapi itu bisa untuk bumbu masak juga ga bu?

    Salam hangat dari Solo

    BalasHapus
  10. Unik juga ya! kalo di tempat lain di isi dengan acara berbagai lomba yang ini beda!!!! berbagi daun sirih...

    BalasHapus
  11. liwat attachment aja ngirimnya xiixixixx

    BalasHapus
  12. Kok pada minta dikirimi semua sih?

    cari aja di pasar kan juga banyak ;)

    BalasHapus
  13. klo deket saya pingin juga, tapi sayang jauuuuh

    BalasHapus
  14. @Bayu Probo; ide berbagi merupakan ide sederhana, belum apa-apa.
    @ndop; beli pupuknya di dalam hati dan dilaksanakan dengan hati riang.
    @adirossi; tidak bisa dipakai buat bumbu masak, sirih merah lebih banyak berfungsi sebagai obat dan bisa juga untuk hiasan rumah (tanaman hias)
    @Kang Dedy; berbagi ilmu kembali ke alam, karena harga obat semakin mahal.
    @Ypung Guns; buat obat banyak gunanya.
    @Cebong Ipiet; andai mampu ... pasti asyik.
    @Fery; beli di pasar beda rasanya, kalau hasil berbagi banyak nikmatnya.
    @sunarnosahlan; saya juga ingin berbagi, saya siapkan juga untuk lebaran, biasanya banyak teman dan saudara yang silaturahmi ke rumah.

    BalasHapus
  15. Bu saya kok enggak di kasih... :)


    selamat menunaikan ibadah puasa.

    BalasHapus
  16. Kapan-kapan ibu bawakan atau lebaran mampir ke rumah sudah ibu siapkan puluhan bibitnya, boleh bawa pulang dengan syarat harus dibagi ke tetangga, baik tanamannya maupun ilmunya.

    Sama-sama. Terima kasih.

    BalasHapus
  17. Bagi-bagi dong resepnya. Soalnya saya juga punya sirih merah dan juga dah dibagi-bagi.

    BalasHapus
  18. satu lagi kegunaannya : memutihkan gigi ya, mbak?

    BalasHapus
  19. @Bang Dje; resep buat obat?. Seperti biasa kita siapkan daun dalam jumlah ganjil, rebus dengan 3 gelas air dan sisakan segelas. Kemudian diminum seminggu sekali untuk pencegahan namun bisa diminum tiap hari untuk pengobatan.
    Ada teman yang sembuh diabetnya gara-gara rajin mengunyah sirih merah.

    @Sang cerpenis bercerita; bisa juga namun untuk memutihkan gigi biasanya kita gunakan salah satu jenis sirih hijau, karena sirih hijau ada beberapa macam, ada yang agak manis kalau dikunyah.

    BalasHapus
  20. bu saya ingin bentuk sirih merah untuk obat kakek saya

    BalasHapus
  21. @anang; saya bawakan bibitnya ke sekolah.

    BalasHapus
  22. mbak puspita, saya pak ritus dr ponorogo, saat ini saya mencoba mencari obat herbal sirih merah untuk terapi sakit saya, mohon ijin jika diperbolehkan saya mau memesan sirih merah dr tempat anda. untuk pemesanannya bagaimana mbk? mohon informasi ke alamat email saya androida20@yahoo.com

    BalasHapus