Posting Terbaru

Rabu, 04 Mei 2011

Setiap Pilihan Selalu Mengandung Konsekuensi


Ketika memutuskan untuk memilih tentu kita memiliki alasan yang membuat kita berpikir bahwa jalan hidup itulah yang paling kita inginkan. Namun, setiap pilihan memiliki konsekuensi masing-masing.
                Tidak biasanya Dika dkk berbondng-bondong ke perpustakaan. Saya pikir mereka mau pinjam buku, ternyata mereka hanya menginginkan curhat masalah lomba band di SMAPAD. Ternyata keinginan mereka ada kendala. Hampir selama 15 menit mereka bergantian mengeluarkan isi hati mereka. Setelah emosi mereka reda, saya baru mulai bicara sambil tersenyum tentunya.

Sabtu, 23 April 2011

Pujian Secara Verbal yang Menyesatkan


Salah satu strategi yang biasa dilakukan guru untuk meningkatkan kepuasan peserta didik adalah melakukan pujian secara verbal. Pujian yang sering diucapkan guru, misalnya: “Bagus”, “Tepat sekali”, “Benar, lanjutkan”, “Indah sekali”, “Tepat, teruskan” dan masih banyak lagi yang lainnya.
                Namun tanpa disadari, guru sering memberikan pujian yang berbahaya, karena justru menimbulkan permasalahan bagi peserta didik. 

Jumat, 22 April 2011

Percakapan Singkat Mampu Memperkuat Pemahaman Siswa akan Dirinya


Rasanya mustahil. Namun fakta ini bukan sulap bukan pula sihir. Saya dulu juga tidak pernah mempercayai pendapat ini, “Percakapan yang sangat singkat memiliki tenaga untuk mengikis atau memperkuat pemahaman seseorang atas dirinya(Adler, 1988)
                Kini di era global, era internet dimana jarak bukan lagi menjadi penghalang. Seorang guru bisa belajar banyak pada para alumni yang telah meninggalkan sekolah selama bertahun-tahun bahkan pulau dan benua telah memisahkan mereka berdua. Ahmat sudah lama lulus dari sekolah, dia telah meraih sukses di negeri orang bahkan telah mampu menjelajahi beberapa negara dan benua. Sementara gurunya masih tetap tinggal dikota yang sama dan belum pernah sekalipun berkunjung ke negeri orang.

Kamis, 21 April 2011

Pair Checks Salah Satu Upaya Mengatasi Siswa Berlagak Boosy


Banyak peserta didik mengalami kesulitan berbagi. Keadaan ini memunculkan berbagai masalah selama kegiatan kooperatif. Contoh: Widi salah satu siswa kelas X suka berlagak boosy terhadap peserta didik lain, tidak mau berhenti bicara, suka membentak teman, atau suka mendominasi mengerjakan tugas kelompok, hal ini terjadi karena Widi memiliki kelemahan, yaitu tidak mampu berbagi.
Peserta didik yang mendominasi kegiatan kelompok seringkali melakukannya dengan sengaja dan tidak mengerti efek perilakunya pada orang lain atau pada pekerjaan kelompoknya. Widi perlu belajar tentang nilai berbagi dan tata cara mengekang perilaku dominatifnya.

Rabu, 20 April 2011

Toleransi Terhadap Kesalahan Peserta Didik


Peserta didik, secara umum adalah pribadi yang mempunyai pengetahuan dan pengalaman relatif lebih sedikit daripada gurunya. Adalah wajar jika peserta didik menunjukkan kekurangan maupun keterbatasan dalam pembelajaran. Dalam menghadapi kesalahan yang dilakukan peserta didik, harusnya menjadi informasi penting bagi guru untuk memilih metode maupun trategi yang tepat agar kesalahan yang sama tidak terjadi dikemudian hari.

Rabu, 30 Maret 2011

Kursus Fisika Gratis Pada Binatang


Percaya nggak bahwa hewan‐hewan disekitar kita banyak menggunakan fisika?

1.       Burung bisa terbang
Burung mempunyai sayap yang didesain secara sempurna, cocok untuk terbang. Bentuk sayap yang melengkung bersifat aerodinamis membuat udara dapat mengalir dengan lebih cepat di permukaan atas sehingga terjadi perbedaan tekanan udara antara sayap atas dan sayap bawah. Perbedaan tekanan udara ini
mampu mengatasi gaya tarik gravitasi sehingga burung dapat terbang dengan mulus.

2.      Burung yang bertengger di atas kawat listrik tetapi tidak tersetrum
Kedua kaki burung rupanya menginjak kawat yang bertegangan tinggi hampir bersamaan sehingga hampir tidak ada beda potensial yang melewati burung, akibatnya arus yang mengalir ke tubuh burung kecil sekali. Hasilnya, Burung tidak menderita apa‐apa.

Selasa, 29 Maret 2011

Melatih Anak Menjadi Pemimpin


Siswa/Anak Anda memiliki bakat mempimpin? Mari kita perhatikan perilaku keseharian mereka. Perhatikan, apakah ia selalu "mengatur" teman-temannya mengenai permainan apa yang akan dilakukan? Apakah teman-temannya dengan sukarela mengikuti kemauannya? Begitu juga pada waktu kerja kelompok di dalam kegiatan pembelajaran.
            Tanggung jawab pendidikan memang bukan hanya merupakan tanggung jawab guru di sekolah namun pada dasarnya orangtua memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Oleh karena itu, sudah waktunya guru dan orangtua bekerja sama dalam membangun karakter seorang anak.

Selasa, 01 Maret 2011

Modalitas Belajar Peserta Didik



                Modalitas belajar adalah cara informasi masuk ke dalam otak  melalui indra yang kita miliki.
Tiga macam modalitas belajar peserta didik:
a.       Auditory              : modalitas ini mengakses segala macam bunyi, suara, musik, nada, irama, cerita, dialog, dan pemahaman materi pelajaran dengan menjawab atau mendengarkan lagu, syair, dan hal-hal lain yang terkait.
b.      Visual                   : modalitas ini mengakses citra visual, warna, gambar, catatan, tabel diagram, grafik, serta peta pikiran, dan hal-hal lain yang terkait.
c.       Kinestetik           : modalitas ini mengakses segala jenis gerak, aktifitas tubuh, emosi, koordinasi, dan hal-hal lain yang terkait.