Posting Terbaru

Minggu, 19 Juli 2009

Ide-Ide Menjelang Tidur


Melatih anak-anak untuk selalu berpikir menjelang tidur dan mendiskusikan mimpi-mimpi atau visi-visi untuk mencari ide-ide yang inovatif dapat membekali mereka dengan kebiasaan berpikir secara kontinyu, menggairahkan otak mereka dan memperkaya ide-ide mereka. Namun sayang, saat ini banyak sekali ibu-ibu yang lebih suka menyibukkan diri dengan menonton sinetron dibandingkan menemani anak-anaknya menjelang tidur.

Beberapa hari yang lalu saya membaca artikel di sebuah surat kabar yang berjudul “Orang Tua Jangan Gaptek” menarik sekali untuk di simak, namun pelasanaannya sulit sekali. Kita semua mengerti seperti apa kebiasaan penduduk negeri tercinta, ibu-ibu lebih bangga berbaju baru dibandingkan membelikan buku baru buat putranya. Sepertinya menumbuhkan mental pembelajar hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah. Lebih asyik menonton sinetron daripada menemani putranya belajar apalagi browsing di internet untuk mencari ilmu-ilmu baru. Menyedihkan sekali.
Padahal membangun mental dan membangun mimpi menjadi tanggung jawab keluarga bukan hanya tanggung jawab sekolah, namun pada prakteknya pendidikan mental lebih di bebankan pada pihak sekolah, utamanya guru. Guru hanya bertemu siswa dalam beberapa jam di sekolah, sisanya di rumah.
Sebagai guru kita hanya bisa menyarankan kebiasaan membangun mimpi, ide-ide dan imajinasi menjelang tidur, kemudian dituliskan, paginya diusahakan cari literaturnya. Bagi Guru yang mengajar di kalangan ekonomi menengah ke atas dengan tingkat kesadaran orangtua terhadap pentingnya belajar sudah tinggi tidak ada masalah, namun bagi guru-guru di sekolah pinggiran perlu kerja keras.
Menemani siswa membangun mimpi, perlu tambahan energi tersendiri. Hasil dari blog walking “Dream Sharing di sekolah favorit sudah menjadi kebiasaan dan diantara siswa terjadi saling menguatkan”, namun, bagaimana dengan guru-guru di sekolah pinggiran, “Dream Sharing seringkali hanya menjadi bahan tertawaan”, maka salah satu solusinya menyarankan siswa menuliskan ide-ide dan mimpinya menjelang tidur dan mendiskusikannya di waktu senggang atau si saat istirahat . Kalau tidak punya waktu yang bisa dilakukan guru hanya memberi rujukan literature untuk di baca.
Mari kita bersama-sama melatih anak-anak membangun ide-idenya menjelang tidur, menuliskannya, mendiskusikannya, dengan harapan lahir inovasi-inovasi baru di negeri tercinta. Kita semua memang perlu banyak belajar untuk mencari terobosan ilmunya dan solusinya.
Selamat berjuang.

Reaksi:

32 komentar:

  1. hore, dapat pertamax :P

    soal yang mimpi gag mau mencoba, kenapa?
    sebab bila saia mencoba untuk mencoba meraihnya itu sangat bertentangan dengan prinsip saia!!
    Masalahnya adalah, DIA udah ada yang punya!!!

    Juga sedikit rahasia, menulis di pagi hari bikin awet muda! Begitulah kata penulis wanita asal maroko :)

    BalasHapus
  2. Ya cari yang lain saja. memangnya dunia seluas daun kelor, sudah tahu daun kelor belum? Kalau belum cari tanamannya tanam di halaman rumah. Sip deh!

    Menulis dipagi hari bisa bikin awet muda karena bisa mendatangkan ide-ide baru dan melepaskan beban mimpi-mimpi menjelang tidur, jadi enjoy.

    Selamat berjuang.

    BalasHapus
  3. nice blog...

    salam kenal ... thx dah mampir...
    mari kita jalin persahabatan

    BalasHapus
  4. Guru terkadang menjadi kambing hitam keterpurukan mental si anak, Guru terkadang menjadi sasaran tunjuk bagi orang tua yang anaknya tidak naik kelas, .....
    Semoga banyak orang tua yang membaca postingan ini.......

    BalasHapus
  5. Iya betul. Tetapi tentu saja yang dimaksudkan adalah mimpi2 yang positif, membangun, berguna dan menstimulasi produktivitas bukan mimpi2 negatif yang destruktif, yang tidak pada tempatnya. Huehehe...

    BalasHapus
  6. ya mending pembelajarannya lewat sinetron...
    hehehe....
    salam kenal...

    BalasHapus
  7. Saya SD sampai SMA di kota kecil, bahkan saat SD kelasnya adalah menyewa di rumah penduduk, namun yang saya peroleh...pendidikan tak hanya di kelas, terkadang guru bisa mengobrol sebagai layaknya teman dengan anak didik, sehingga bagi anak-anak yang ortunya kurang pendidikan, tetap seolah mempunyai orangtua asuh yang bisa diajak berbincang-bincang dengan nyaman.

    Sinetron? No way lah...anak-anak saya sejak kecil tak hobi nonton TV...karena lebih suka membaca atau mengobrol dengan ibu.

    BalasHapus
  8. KUalitas pengajaran waktu kecil memang akan sangat berpengaruh sekali untuk perkembangan anak

    Salam Semangat

    BalasHapus
  9. masa kecil itu memang proses pembentukan dan pengembangan yang cukup sensitif. jadi kualitas dan kapasitasnya harus benar2 sesuai.....

    Selamat siang...

    BalasHapus
  10. @yangputri; terima kasih motivasinya, mari kita jalin persahabatan.
    @Seti@wan D; Mari kita berjuang bersama-sama, hidup guru.
    @Yari NK; ya iyalah tentu saja mimpi atau visi yang positif.
    @mazdeby; andai sinetron bisa sebagai wahana pembelajaran, salam kenal kembali.
    @Mbak Endratna; benar memang Guru bisa menjadi ortu asuh bagi siswa-siswanya, anak-anak butuh teman berbagi.
    @bocahbancar; masa kecil memang penting sekali sebagai awal proses pembentukan perilaku di kemudian hari.
    @zulhaq; masa kecil emang menyenangkan sekali. Selamat siang juga.

    BalasHapus
  11. Waaaaah top banget biasanya menjelang tidur otak mulai tenang untuk cari inspirasi
    Salam Sayang

    BalasHapus
  12. saya justru kalo tidur malah mikir mulu,,banyak utang soale heeee
    maseta --> Bloging For Beginners

    BalasHapus
  13. pelajaran mulai dini yang lemah lembut

    BalasHapus
  14. bukan hanya sulit, seringkali malah nggak sempat, hehe

    BalasHapus
  15. pengen melaksanakan hal seperi itu, sayang.. belum punya momongan :D

    BalasHapus
  16. @Kangboed; daripada mencari ide inspiratif sambil, mawas diri.
    @bloging for beginners; banyak hutang bikin sehat panjang umur.
    @Jidat; terima kasih kujungannya.
    @Andy MSE; disempat-sempatin.
    @nara; belajar momong dulu, prakteknya belakangan.
    Buat semuanya terima kasih. Selamat berjuang.

    BalasHapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. BU MENGAA YA SAAT KITA BIASANYA MELAKUKAN SESUSATU,KADANG KALA YANG KITA LAKUKAN ITU SPERTI TERULANG LAGI.....

    BalasHapus
  19. @ryans; maksudnya bagaimana?. Setahu ibu dirimu sangat luar biasa. Ibu sangat bangga padamu.

    BalasHapus
  20. Mantab Bu bisa mencari ide sampai termenung dalam kesunyian malam :D

    BalasHapus
  21. Selamat malam bu guru....

    BalasHapus
  22. Bener bangetz ce..
    Ortu dilarang keras untuk gaptek..
    Kenapa?
    Kalo ndak gitu ya bakal dikibulin tros ama anak..
    Lagian ortu kan isa bersahabat juga dgn anak..
    Begitu ya ce.. :D

    BalasHapus
  23. Wah, manteb Bu.. saya setuju. Yang lebih sulit adalah mencari pendengar yang baik untuk ide2 tersebut Bu.

    Saya sendiri merasa saya minim ide. Tapi di sisi lain saya juga merasa ketika teman saya bercerita tentang ide2nya, saya malah kurang menghargai karena berpikir idenya terlalu jauh..

    Ah, saya memang masih harus banyak belajar mendengarkan dan ikut bermimpi..

    BalasHapus
  24. @Nur ichsan; sedang belajar saja.
    @Kuliah gratis; merenung cari inspirasi malam-malam memang mengasyikkan.
    @Rubiyanto; selamat malam juga.
    @Budi Hermanto;jangan sampai ngibuli orang tua. Dosa.
    @Narpen; ide-ide kreatif memang serigkai tidak msuk akal.
    Terima kasih.

    BalasHapus
  25. Sama juga nih. Ide sering keluar menjelang tidur. Mungkin karena pikiran dah santai dan badan rebahan, jadi otak malah bisa mengalir dengan lancar ...

    BalasHapus
  26. Harusnya memang hal ini menjadi tanggung jawab kita semua, tidak hanya orangtua dan guru. Apalagi, suatu saat nanti (atau sekarang) kita pun akan menjadi orangtua. Yuk, kita bangun mimpi itu....

    BalasHapus
  27. @Bang Dje; matur nuwun sudah mampir Bang. Ide menjelang tidur memang penting dibudidayakan.

    @ Bang Aswi; mari kita bangun mimpi, agar kreativitas di negeri ini lebih bervariasi dan berdaya maksimal.

    BalasHapus
  28. ide-ide sebelum tidur adalah mimpi seseorang

    BalasHapus
  29. Mari kita belajar menuliskan semua ide yang muncul menjelang tidur.

    Terima kasih.

    BalasHapus
  30. Assalamu'alaikum bu.... Saya sudah konsultasi sama mas. fery..... no.nya ganti bu.... Bu makasih ya.... Oz bu blog saya yang kemarin rusak.... gak tahu kenapa !!!!! bu kunjungi blog saya ya.... !!! erdiansyahone.blogspot.com

    BalasHapus