Posting Terbaru

Jumat, 01 Juli 2011

Solo Batik Carnival

Hari sabtu, tanggal 25 jam 09.00 WIB saya bersama kedua anak saya, Dita dan Kresna berangkat ke Solo untuk menonton SBC(Solo Batik Carnival). Kami tidak ke terminal dulu namun nyegat bis di perempatan Prayungan selatan rumah kami. Tak berapa lami kami tiba di perempatan, datang bis Mira AC. Bis penuh namun kami nekat naik juga. Maklum liburan sekolah. Sampai di Saradan kedua anak saya Alhamdulillah sudah bisa mendapat tempat. Tak lama kemudian saya juga mendapat tempat duduk.



Jam 13.00 Wib kami tiba di Palur. Kemudian kami turun dan pindah angkot menuju masjid Agung dekat pasar Klewer untuk sholat dhuhur. Selesai sholat kami jalan-jalan di pasar Klewer, sambil menunggu waktu sholat ashar. ketika menjelang ashar kami kembali ke masjid Agung untuk mengikuti sholat berjamaah dan tentu saja menyempatkan mandi. Baru kemudian kami melanjutkan jalan-jalan di PGS (Pusat Grosir Solo) hingga magrib menjelang.

Selesai sholat magrib di masjid Agung. Kami siap-siap ke lokasi SBC, kami memilih taman di depan Hotel Premier Solo. Masyarakat sudah berkumpul di sana. Karena berdasarkan informasi SBC akan diberangkatkan jam 07.00 WIB. Namun hingga jam 21.00 WIB belum kelihatan tanda-tanda kedatangan para peserta SBC. Akhirnya karena capek kami duduk-duduk di jalanan. Hingga pukul 22.00 WIB masyarakat masih sabar menunggu.




 Alhamdulillah jam 22.15 peserta SBC tiba di jalan tempat kami berkumpul. Namun sayang sekali kami tidak dapat menikmati sajian SBC sesuai harapan, bahkan kami kesulitan mengambil gambar. Termasuk mengambil gambar tiga putri istimewa yakni Nadine Alexandra Dewi Ames (Putri Indonesia 2010), Reisa Kartikasari (Putri Indonesia Lingkungan Hidup 2010) dan Alessandra Khadijah Usman (Putri Indonesia Pariwisata 2010).


Saya hanya bisa mengambil gambar beberapa peserta saja, karena yang terpenting Dita dan Kresna bisa mendokumentasikan SBC di kamera mereka. Fotografernya banyak sekali. Berebut mencari momen yang terbaik. Namun saya senang.  Kelihatannya Kresna bisa mengambil momen-momen yang baik. Sayang sekali saya belum memiliki kesempatan melihat hasil perjuangan Kresna karena kesibukan sekolahnya.

Reaksi:

12 komentar:

  1. Acara yang seru banget, ya Bu. Batik memang harus dilestarikan dan dimasyarakatkan lewat even-even yang semacam itu sehingga masyarakat semakin gandrung batik, hasil karya anak negeri.
    Salam kekerabatan.

    BalasHapus
  2. carnival batik solo sudah demikian dikenal di jawa tengah, mbak. dalam rangka hari jadi kendal pun, rencananya juga akan menggelar carnival batik seperti yang di solo itu.

    BalasHapus
  3. @Sungkowoastro; SBC kemarin kembali di gelar di kota Kediri. Semoga even-even yang berbau tradisional semakin sering diadakan. Amin.

    @Sawali tuhusetya; ternyata Kendal pun tidak mau kalah. Di Nganjuk belum pernah diadakan. Semoga sukses kegiatan Kendal Batik Carnivalnya. Amin.

    BalasHapus
  4. acara budaya yah, bu? diselenggarakan tiap tahunkah, bu?

    BalasHapus
  5. meski fotonya sedikit tapi keren-keren kok :D

    BalasHapus
  6. wah fotonya keren keren, kreatif bnget yang membuat designnya :D

    BalasHapus
  7. wah keren banget mba.. kreativ bgt.. terima kasih..

    BalasHapus
  8. mgoa tahun depan bisa sukses lagi nich acara

    BalasHapus
  9. I don’t know how should I give you thanks! I am totally stunned by your article. You saved my time. Thanks a million for sharing this article.

    BalasHapus
  10. I hope you will keep in submitting new articles or blog posts & thank you for sharing your great experience among us.

    BalasHapus
  11. I really appreciate your professional approach. These are pieces of very useful information that will be of great use for me in future.

    BalasHapus