Posting Terbaru

Rabu, 30 Maret 2011

Kursus Fisika Gratis Pada Binatang


Percaya nggak bahwa hewan‐hewan disekitar kita banyak menggunakan fisika?

1.       Burung bisa terbang
Burung mempunyai sayap yang didesain secara sempurna, cocok untuk terbang. Bentuk sayap yang melengkung bersifat aerodinamis membuat udara dapat mengalir dengan lebih cepat di permukaan atas sehingga terjadi perbedaan tekanan udara antara sayap atas dan sayap bawah. Perbedaan tekanan udara ini
mampu mengatasi gaya tarik gravitasi sehingga burung dapat terbang dengan mulus.

2.      Burung yang bertengger di atas kawat listrik tetapi tidak tersetrum
Kedua kaki burung rupanya menginjak kawat yang bertegangan tinggi hampir bersamaan sehingga hampir tidak ada beda potensial yang melewati burung, akibatnya arus yang mengalir ke tubuh burung kecil sekali. Hasilnya, Burung tidak menderita apa‐apa.

3.      Keajaiban kucing
Kucing dijuluki memiliki sembilan nyawa karena kalau jatuh dari tempat tinggi tulang-tulangnya tidak rontok. Apakah kucing memiliki daya magis? Tentu tidak. Kucing menerapkan prinsip kesetimbangan dengan baik. Namun jangan mencoba perilaku kucing jika tidak memahami  ilmunya ..... 

4.      Serangga yang mampu mengangkat beban berukuran atau berbobot ratusan kali lipat ukuran tubuhnya sendiri
Lebah misalnya, dapat membawa beban 300 kali beratnya sendiri. Artinya lebah sama kuatnya dengan manusia yang mampu mendorong 3 truk ukuran besar secara bersamaan! Kuncinya terletak pada perbandingan antara ukuran dan kekuatan otot‐otot tubuhnya. Perbandingan itu sangat besar daripada manusia karena perbedaan ukuran tubuh manusia dan serangga.

5.      Ikan lumba-lumba
Lumba-lumba memiliki sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi dan menerima rangsang yang dinamakan sistem sonar, sistem ini dapat menghindari benda-benda yang ada di depan lumba-lumba, sehingga terhindar dari benturan. Teknologi ini kemudian diterapkan dalam pembuatan radar kapal selam.

6.      Desain Radar Kelelawar yang special
Kelelawar, yang memiliki sistem radar sonic mereka sendiri, telah menyelesaikan masalah ini dari awalnya. Telinga mereka adalah receivernya. Mereka memiliki otot di telinga mereka yang menutupi telinga tersebut selama sepersekian detik ketika kelelawar sedang mengirimkan sinyal mereka yang berfrekuensi tinggi.

7.      Bentuk tubuh ikan
Melihat seekor ikan, pernahkah terlintas pertanyaan, mengapa ikan dikaruniai bentuk tubuh yang ramping? Itu untuk memudahkannya bergerak mengatasi hambatan air. Karenanya, kapal laut atau kapal selam pun memiliki bagian depan yang ramping dan kemudian melebar sesuai kebutuhan.

8.      Kulit Kerang
Kulit kerang ternyata persis tembok rumah. Ada batu bata dan adukan semennya. Bedanya “batu bata” pada kulit kerang sangat tipis, sedangkan “semennya” setebal 10 nm atau 1 per 10 milyar meter. Tapi kekuatannya dua kali kekuatan keramik sintetis. Ini pernah menimbulkan inspirasi bagi peneliti dari Universitas Princeton untuk membuat bahan pelapis tank.

Ilmu-ilmu sederhana seperti ini ternyata mampu menumbuhkan minat baca siswa. Bukan hanya sebatas membaca buku namun juga membaca tanda-tanda alam yang terbabar di muka bumi. 

Reaksi:

14 komentar:

  1. Terima kasih kunjungan pertamanya.

    BalasHapus
  2. Wahh mbak...memang kita sebaiknya belajar dari alam. Para penemu itu kan dulunya rajin mengamati perubahan lingkungan sekitar, banyak mlihat alam...

    BalasHapus
  3. Meski manusia dibekali Sang Khalik dengan akal pikiran yang lebih baik ketimbang binatang, agaknya tak perlu malu jika manusia harus banyak belajar dari binatang, ya Bu.

    Salam kekerabatan.

    BalasHapus
  4. Pendekatan belajar dari alam.
    Salut buat Anda.

    BalasHapus
  5. apa hewan-hewan itu jauh lebih jenius daripada kita atau ada yang mengilhami mereka ilmu yang jauh lebih jenius dari kita?

    BalasHapus
  6. wah bupus tambah sip aja nie...

    BalasHapus
  7. Woow...tulisannya mantab banget Bu...

    BalasHapus
  8. subhanallah, ternyata segala makhluk ciptaan Tuhan bisa menjadi bahan pembelajaran buat kita semua. info yang menarik nih, bu pita.

    BalasHapus
  9. merasa iri dan kecewa
    karena Rusa tidak ikutan dibahas :(

    BalasHapus
  10. Wow, bener banget, Bu! Anak2 kita perlu ilustrasi nyata, bukan hanya teori.

    BalasHapus
  11. harus belajar dari satwa ya.... bisa diceritakan ke si entong

    BalasHapus
  12. blajar blajar dan blajar... :D
    setiap sa'at bisa belajar...
    anywhere...

    BalasHapus