<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783</id><updated>2012-01-27T04:33:49.243-08:00</updated><category term='Beasiswa Ke luar Negeri'/><category term='Artikel'/><category term='Pengolahan Limbah'/><category term='Artikel edukasi'/><category term='Cerita Siswa'/><category term='Kegiatan Siswa'/><category term='Artikel Tumbuh Kembang Anak'/><category term='Motivasi'/><category term='Koleksi buku'/><category term='Artikel Sosial Budaya'/><title type='text'>PUSPITA</title><subtitle type='html'>Media Berbagi Pengalaman dan Ilmu Pengetahuan Baik Dengan Sesama Guru, Siswa Maupun Sahabat</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>178</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-2109955081988018349</id><published>2011-10-15T19:28:00.000-07:00</published><updated>2011-10-15T20:11:51.249-07:00</updated><title type='text'>Berminatlah pada Minat Anak Anda</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-yC2UypUsTpk/TppBGjnVK7I/AAAAAAAAAgU/HyNOXaDCROA/s1600/IMG_0342.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-yC2UypUsTpk/TppBGjnVK7I/AAAAAAAAAgU/HyNOXaDCROA/s200/IMG_0342.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pada suatu saat, kapan waktutepatnya saya lupa. Ada seorang tetanggga yang bertanya tentang aktifitas keduaanak&amp;nbsp; saya. Beliau mengeluhkan perilakukedua putranya yang menurut beliau, “sulit diatur”. Setelah agak lama beliaubercerita, saya menjadi sedikit memahami maksudnya permasalannya.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Padasaat kita bersama anak-anak, sebagai orangtua mungkin pernah mencoba membuat Anakkita tertarik pada apa yang kita lakukan, pernahkah kita sebagai orangtuaberpikir untuk mengembangkan hal-hal yang menarik minat anak kita? Hal ini akanmembuat kita memiliki waktu bersama mereka. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Memangmenyenangkan sekali mengajak anak-anak menerjuni minat maupun kegiatan yangkita sukai. Hal ini menciptakan kesempatan bagi kita untuk saling berhubungandan menghabiskan waktu lebih banyak bersama anak-anak, berbagi sesuatu yangistimewa. Apakah itu sejenis hoby, bersepeda, berolahraga, bermain musik,menyanyi, membuat kerajinan tangan, mereparasi radio/sepeda maupun mobil, ataubahkan sesuatu yang sederhana seperti membaca buku, menonton film tertentu atauberjalan-jalan di persawahan maupun hutan, membuat anak tertarik pada minatkita. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Caralain untuk berhubungan dengan anak kita adalah dengan menaruh minat pada minatyang disukai anak kita. Kegiatan ini memberi kesempatan kepada kita untukmenghabiskan lebih banyak waktu bersama anak-anak, saling terikat danmembahagiakan. Kegiatan ini memberikan perasaan berbeda pada anak-anakdibandingkan dengan jika kita mengajak anak-anak melakukan minat kita. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Anak-anakbegitu terbiasa mengikuti jejak dan bukan memimpin orangtua sehingga terasamenyenangkan sesekali ketika membalik peranan itu. Pada saat anak-anak semakindewasa, anak-anak mungkin atau bahkan mulai mengajari orangtuanya hal-haltertentu, dan pembalikan peran ini membuat mereka merasa lebih kompeten dandewasa. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;&lt;i&gt;Sering,orangtua mengharapkan anak-anaknya bersabar saat diajak melakukan kegiatan yangmereka sukai namun menjadi tidak sabar apabila kebetulan kegiatan itu adalahpilihan anak. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Alhamdulillahkami bertiga (saya dan kedua anak saya) suka menonton film fiksi ilmiah, kamiterbiasa menonton bareng tidak demikian halnya dengan Bapaknya. Namun ternyataketerlibatan saya mampu membuat anak-anak bahagia. Banyak hal yang bisa kamidiskusikan. Meskipun demikian saya juga menyempatkan diri menonton kembalibagian-bagian yang paling disukai anak-anak, supaya apabila mereka suatu saatmembahas film tersebut saya bisa menjelaskan dan mengerti. Sehingga anak-anakmerasa dihargai. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Padasaat pra remaja anak bungsu saya suka sekali main video game, dan sukamengoleksi kaset &amp;nbsp;game PC. Maka saya ajakdia ke hunting kaset ke Kediri dan Madiun kota terdekat dari rumah. Bahkan keSolo dan Yogya. Bahkan saya ajak anak saya hunting kaset hingga ke Bogor, Bandungdan Jakarta. Bahkan sampai saat ini kaset koleksinya puluhan jumlahnya.Alhamdulillah dari kebiasaan bermain game dia menjadi tertarik untuk belajaranimasi secara otodidak. Bahkan belajar bahasa pemrogaman secara otodidaksehingga mampu membawanya meraih prestasi sebagai finalis di tingkat Nasional.Meskipun belum mampu meraih juara Nasional namun bagi saya semua itu merupakanprestasi yang membanggakan.&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Begitujuga dengan putri sulung saya, dia suka menari dan melukis. Karena saya tidakpaham masalah tarian maupun lukisan, maka Bapaknyalah yang lebih banyakmelakukan pendampingan berkaitan dengan minatnya. Meskipun baru mampu menjuaraikejuaraan tingkat kabupaten namun semua itu sudah mampu membuat dia merasabangga dan dihargai. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sayamelihat begitu banyak orangtua begitu sibuk mengajari anak. Tanpa pernahmemberi ruang dan waktu pada anak-anaknya untuk bermain atau mencoba sesuatutanpa rasa khawatir apakah anak melakukannya dengan benar atau berusahamemenuhi standar pekerjaan orang lain. Anak-anak suka melakukan kegiatanbersama orangtua mereka tanpa koreksi atau dilatih dengan prosedur “yangbenar”. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Biarkananak-anak mencoba sendiri, dengan caranya sendiri, tanpa diberi intruksi,sampai kita sebagai orangtua merasa bahwa anak memerlukan petunjuk dari kita. Andaakan takjub dengan kreatifitas dan ide-ide liar anak-anak. Apabila hal inisering Anda lakukan, Insyaallah di masa depan akan tumbuh generasi baru yanginovatif, kreatif dan bertanggungjawab. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-2109955081988018349?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/2109955081988018349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/10/berminatlah-pada-minat-anak-anda.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/2109955081988018349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/2109955081988018349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/10/berminatlah-pada-minat-anak-anda.html' title='Berminatlah pada Minat Anak Anda'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-yC2UypUsTpk/TppBGjnVK7I/AAAAAAAAAgU/HyNOXaDCROA/s72-c/IMG_0342.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-1471300008964714855</id><published>2011-09-10T05:25:00.000-07:00</published><updated>2011-09-10T05:35:06.137-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Setiap Anak butuh Dukungan</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Di rumah saya banyak belajar pada kedua anak saya, Dita dan Kresna. Meskipun mereka berdua sudah kami latih mendiri sejak kecil, namun ternyata kadangkala mereka masih memerlukan dukungan dari kami dalam memutuskan suatu masalah yang seharusnya bisa mereka putuskan sendiri. Padahal mereka sudah kami&amp;nbsp; anggap dewasa. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Begitu juga siswa kami di sekolah. Bahkan alumni juga sering meminta dukungan pada saat mereka ingin memutuskan untuk membangun usaha, memilih jurusan pada saat mau kuliah, dan sebagainya. Terutama anak-anak yang telah ditinggalkan ibunya sejak kecil. &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-VxgHFiTgpZ0/TmtXsh77WOI/AAAAAAAAAgQ/3dreyNaikwU/s1600/22649_108752575801861_100000013582418_226062_377727_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-VxgHFiTgpZ0/TmtXsh77WOI/AAAAAAAAAgQ/3dreyNaikwU/s200/22649_108752575801861_100000013582418_226062_377727_n.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya jadi teringat saran dari Bobbi de porter dalam bukunya “Quantum Teaching”. Saran-saran untuk membangun hubungan, antara lain:&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Perlakukan siswa sebagai manusia sederajat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ketahuilah apa yang disukai siswa, cara pikir mereka, dan perasaan mereka mengenai hal-hal yang terjadi dalam kehidupan mereka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Bayangkan apa yang mereka katakan kepada diri sendiri, mengenai diri sendiri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ketahuilah apa yang menghambat mereka memperoleh hal yang benar-benar mereka inginkan. Jika Anda tidak tahu tanyakanlah.&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Berbicaralah dengan jujur kepada mereka, dengan cara yang membuat mereka mendengarkannya dengan jelas dan halus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Bersenang-senanglah bersama mereka.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Perlakukan siswa sebagai manusia sederajat. Anak-anak memerlukan dukungan untuk tumbuh dewasa. Perlakuan guru di sekolah sangat berpengaruh pada pertumbuhan emosinya pada saat proses mencari jati diri. Kepercayaan yang diberikan guru pada mereka mampu memaksimalkan potensi yang mereka miliki. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Ketahuilah apa yang disukai siswa, cara pikir mereka, dan perasaan mereka mengenai hal-hal yang terjadi dalam kehidupan mereka. Saya selalu memanfaatkan jam-jam kosong maupun jam-jam istirahat untuk berkomunikasi secara personal dengan siswa. Dan hal ini sangat bermanfaat sekali. Terutama berguna untuk memaksimalkan potensi peserta didik. Tugas saya sering kali hanya menjadi pendengar, mencatat dan mengingatkan pada saat diperlukan. Bahkan kadang mendokumentasikan kegiatan kami. Dan ternyata hal ini sangat kami perlukan pada saat mereka semua telah meninggalkan bangku sekolah. Dan Alhamdulillah saat ini semakin banyak guru yang berminat untuk mengadakan komunikasi personal dengan siswa, guna meningkatkan efektifitas belajar di dalam kelas.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Salah satunya Fery, sejak kelas X dia bercita-cita membuat novel. Meskipun waktu dan jarak telah memisahkan kami, namun komunikasi dan silaturahmi tidak pernah berhenti kami lakukan. Baik di dunia nyata maupun melalui dunia maya. Dan Alhamdulillah sebentar lagi novelnya terbit. Sejak kelas X idenya banyak sekali, ada saja pesanan buku yang dia butuhkan. Seringkali kami kewalahan mengabulkan semua permintaannya. Namun kami selalu berupaya untuk memenuhi pesanannya. Dia senang sekali. Hampir setiap hari dia ke perpustakaan sekolah. Membantu membuat majalah dinding, book talk, menyampul, dan lain sebagianya. Kami selalu merindukan kehadirannya setiap hari di perpustakaan sekolah. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;Ketahuilah apa yang menghambat mereka memperoleh hal yang benar-benar mereka inginkan. Jika Anda tidak tahu tanyakanlah. Di SMK rata-rata peserta didiknya berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah. Sehingga banyak sekali hambatan yang dialami siswa untuk mewujudkan mimpi dan menggali potensi yang mereka miliki terutama kalau sudah berhubungan dengan dengan materi. Disinilah pentingnya peran guru untuk mendengarkan keinginan dan hambatan yang mereka alami dalam memperjuangkan keinginannya. Semampunya kita bekerja sama untuk mencarikan solusinya. Bahkan kadang kami (para guru) hanya mampu membantu sebatas berupa sebuah doa, namun mereka semua sudah sangat bahagia karena merasa mendapat dukungan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Bersenang-senang bersama mereka (peserta didik), hal ini penting dilakukan. Mengapa demikian? Pengalaman masa sekolah akan dikenang sepanjang hidup mereka. Saya sudah membuktikannya, alumni masih mau datang bersilaturahmi ke rumah saya karena mereka selalu mengenang masa-masa bahagia di sekolah. Begitu juga anak-anak saya mereka selalu rajin bersilaturahmi ke rumah guru-gurunya setiap liburan karena mereka semua mengenang masa-masa bahagia di sekolah. Terutama mengenang dukungan yang diberikan guru-gurunya selama mereka bersekolah. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Semoga di masa depan semakin banyak anak-anak yang mengalami masa-masa bahagia&amp;nbsp; pada saat belajar di bangku sekolah. Karena apabila mereka memiliki kenangan manis pada saat muda (sekolah) saya yakin di masa dewasa mereka juga akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi keluarga dan masyarakat di sekitarnya.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-1471300008964714855?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/1471300008964714855/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/09/setiap-anak-butuh-dukungan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1471300008964714855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1471300008964714855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/09/setiap-anak-butuh-dukungan.html' title='Setiap Anak butuh Dukungan'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-VxgHFiTgpZ0/TmtXsh77WOI/AAAAAAAAAgQ/3dreyNaikwU/s72-c/22649_108752575801861_100000013582418_226062_377727_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-1003258422501827697</id><published>2011-08-19T05:50:00.000-07:00</published><updated>2011-08-20T05:40:38.342-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>You’ re not my teacher. You don’t even believe me</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-LH3pXVPmzDs/Tk5fNp0xQkI/AAAAAAAAAf4/GZLwPMpm99w/s1600/100_0962.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-LH3pXVPmzDs/Tk5fNp0xQkI/AAAAAAAAAf4/GZLwPMpm99w/s200/100_0962.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kepercayaan yang diberikan guru merupakan modal awal bagi peserta didik untuk yakin bahwa dia mampu. Dari rasa percaya itu, seorang peserta didik akan membangun keyakinan diri bahwa dirinya mampu untuk berbuat yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pernah nonton film Disney berjudul “&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kungfu Panda&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;”&lt;/i&gt; ?. ceritanya adalah tentang panda gendut bernama “&lt;b&gt;&lt;i&gt;Po&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;” yang bermimpi menjadi ahli kungfu. Tentu saja semua orang mentertawakan. Kita semua tahu seorang ahli kungfu harus menguasai tehnik-tehnik kungfu yang mementingkan kelenturan dan kecepatan. Sedangkan Po hanyalah seekor panda yang gemuk dan lamban. Bahkan ayahnya sendiri pada dasarnya lebih suka apabila Po meneruskan usaha warung bakminya yang terkenal. Sampai suatu hari keajaiban takdir membuat Po terpilih sebagai &lt;b&gt;&lt;i&gt;Dragon Warrior&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; dan wajib mengikuti latihan kungfu di bawah asuhan Master Shifu.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya mendapat pembelajaran dari kata-kata yang diucapkan Po pada Master Shifu&lt;b&gt;&lt;i&gt;, “You’ re not my teacher. You don’t even believe me”&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Kata-kata Po mengingatkan saya pada siswa saya di sekolah, yang mungkin menyatakan hal yang sama, &amp;nbsp;dalam diam mereka. &amp;nbsp;Naudhubilah min dhalid. Amin. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-ips7WgF5Kb8/Tk5sCYSOIDI/AAAAAAAAAf8/0Mk2YXzXa1o/s1600/100_1011.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-ips7WgF5Kb8/Tk5sCYSOIDI/AAAAAAAAAf8/0Mk2YXzXa1o/s200/100_1011.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mempercayai siswa memang tidak mudah. Beruntung sejak awal saya mengajar memiliki keyakinan, bahwa setiap siswa adalah special. Setiap siswa memiliki keistimewaan sendiri-sendiri. Dan setiap awal semester saya biasa menugasi siswa membangun impian. Mencatat dan sering membaca dan mengingatkan. Apabila ada siswa yang mulai melenceng sikapnya, tinggal mengingatkan akan tujuan hidupnya di masa depan dan Alhamdulillah. Saat ini banyak yang telah berhasil meraih mimpinya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya teringat pada Wiga siswa saya, yang saat ini telah berhasil menjadi manager dan trainer padahal dia baru sekitar 25 bulan lulus dari SMK. Saya dan temannya masih menyimpan foto-foto terakhir kami di sekolah tepatnya diperpustakaan. Bagaimana Wiga kecil ditertawakan teman-temannya waktu menyatakan cocoknya menjadi manager dan ingin naik pesawat gratis keliling Indonesia. Subhanallah Wiga bisa mewujudkan mimpinya. Dia sekarang sering keliling Indonesia menjadi trainer. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ternyata di dalam proses KBM yang dibutuhkan siswa amatlah sederhana, “&lt;b&gt;&lt;i&gt;Rasa Percaya&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;” Namun inilah yang paling sulit diberikan.&amp;nbsp; Namun saya terus menerus berdoa supaya selalu memiliki kesempatan mempercayai keistimewaan setiap siswa yang saya ajar.&amp;nbsp; Alhamdulillah rasa itu selalu hadir di dalam jiwa saya setiap kali mau masuk ke dalam kelas untuk memulai proses KBM. Dengan harapan &amp;nbsp;saya selalu memiliki kesempatan memancarkan energi positif ke semua siswa. Sehingga membuat proses KBM menjadi menyenangkan dan waktu terasa cepat berlalu. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setiap kali saya bertemu Hadi Dariyanto, selalu teringat Po dalam film Kungfu Panda. Saya suka pada semangatnya untuk bisa. Anaknya bongsor kelebihan berat badan. Di kelas pada setiap pelajaran fisika selalu duduk di depan. Meskipun dia bukanlah termasuk anak yang cerdas namun semangatnya untuk bisa luar biasa.&amp;nbsp; Setiap kali mengerjakan latihan soal selalu berusaha supaya bisa, kalaupun kurang jelas pasti maju ke meja saya dan bertanya sampai sejelas-jelasnya. Kadang terkesan menjengkelkan namun saya bangga padanya. Setiap kali selesai mengerjakan satu soal dan benar jawabannya dia selalu melakukan standing applause sendiri tanpa peduli dengan sikap teman-temannya. Saya sering dibuat tertawa dengan sikapnya yang lugu dan jujur serta apa adanya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hakim Afied beda lagi sikapnya dengan Hadi. Dia sedikit memerlukan waktu yang lebih lama setiap kali mengerjakan soal-soal latihan. Namun dia lebih teliti dalam setiap kegiatan praktikum, lebih hati-hati namun tidak lamban dalam bekerja. Saya suka pada kejujurannya. Meskipun sering terlambat mengerjakan tugas namun dia selalu berusaha untuk mengerjakannya sendiri. Tidak suka nyontek. Meskipun pekerjaan sering kurang rapi namun saya bangga padanya. Bangga pada usahanya&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ketika rasa percaya pada pesert didik sudah tertanam di benak seorang guru, maka:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Guru lebih variatif dalam menentukan metode pembelajaran, karena yakin bahwa kepandaian setiap peserta didik berbeda-beda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Guru melihat siswa dengan optimis dan obyektif. yakin bahwa jika peserta didik yang lemah di satu bidang, maka pasti ada bidang lain yang dapat dikuasai.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Guru menilai siswa tidak hanya berdasarkan nilai, namun berdasarrkan pengamatan yang menyeluruh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Guru kembali menyadari bahwa tugasnya tidak hanya mengajar, tapi juga menanamkan nilai-nilai, memupuk rasa percaya diri dan mampu membangun konsep diri positif.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Ternyata yang dibutuhkan peserta didik sangatlah sederhana, hanya rasa percaya. kepercayaan yang diberikan guru, akan membangun keyakinan diri bahwa dirinya mampu untuk berbuat yang lebih baik lagi. &lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-1003258422501827697?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/1003258422501827697/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/08/you-re-not-my-teacher-you-dont-even.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1003258422501827697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1003258422501827697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/08/you-re-not-my-teacher-you-dont-even.html' title='You’ re not my teacher. You don’t even believe me'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-LH3pXVPmzDs/Tk5fNp0xQkI/AAAAAAAAAf4/GZLwPMpm99w/s72-c/100_0962.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-599848645006507042</id><published>2011-08-17T18:21:00.000-07:00</published><updated>2011-08-20T05:42:56.170-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Standing Applause</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-55qS02kpLok/TkxtjeybY_I/AAAAAAAAAfw/H9K3BJw9Zuc/s1600/100_1991.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-55qS02kpLok/TkxtjeybY_I/AAAAAAAAAfw/H9K3BJw9Zuc/s200/100_1991.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sudah lama saya &amp;nbsp;berjuang untuk meningkatkan kepercayaan diri peserta didik. Berbagai strategi dan metode sudah saya coba. Namun saya masih sering merasa gagal. Meskipun begitu saya tidak pernah berhenti untuk berusaha membuat kegiatan belajar menjadi menyenangkan, apalagi mata pelajaran yang menjadi tanggung jawab saya merupakan materi pelajaran yang sering dianggap sulit, yaitu fisika. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hampir setahun saya mendapat kepercayaan untuk mengelola PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Kusuma Bangsa, dari sini saya banyak belajar. Salah satunya adalah metode &lt;b&gt;&lt;i&gt;standing applause&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Setiap kali selesai kegiatan pembukaan, bernyanyi dan menari dalam lingkaran. Sebelum masuk pada kegiatan inti, seperti biasa guru pendamping memberi kesempatan peserta didik untuk menari atau menari di tengah-tengah lingkaran, dalam upaya melatih keberanian peserta didik. Senang sekali hampir setiap hari semua peserta didik berusaha untuk maju ke tengah lingkaran, baik menari maupun menari. Setelah selesai guru pendamping mengajak peserta didik melakukan &lt;b&gt;&lt;i&gt;standing applause&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Semua peserta didik bertepuk tangan dengan gembira. Bahagia sekali melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah seluruh peserta didik.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Metode ini saya terapkan di SMK, Alhamdulillah saya melihat perubahan positif pada semua kelas yang saya ajar. Pada awalnya mereka kebingungan mengapa saya mengajak semua peserta didik berdiri dan bertepuk tangan, &amp;nbsp;setelah saya jelaskan tujuan &lt;b&gt;&lt;i&gt;standing applause&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Kini kebiasaan baru ini sering dilakukan peserta didik &amp;nbsp;tanpa saya komando setiap kali mereka semua selesai melakukan kegiatan yang positif atau telah melakukan kebaikan. Saya melihat wajah-wajah puas terpancar dari wajah semua peserta didik. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setiap akan memulai proses KBM saya absen dulu sambil melakukan tanya jawab secara acak. Alhamdulillah semua peserta didik antusias menjawab dan berjuang supaya bisa. Minimal mampu sedikit miningkatkan kosep diri positif peserta didik. Selesai absen dan melakukan tanya jawab, tanpa dikomando semua peserta didik melakukan standing applause sebelum masuk pada kegiatan inti. Dan hasilnya proses KBM menjadi lancar dan menyenangkan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebenarnya salah satu tujuan metode standing applause adalah menghargai prestasi peserta didik.&amp;nbsp; Meskipun peserta didik sudah mengetahu prestasi yang sudah mampu dicapainya, peserta didik akan merasa senang apabila tahu dirinya diberi perhatian dan &amp;nbsp;diberi penilaian atas prestasi yang sudah mampu dicapai. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-jy7G4cNeZT8/TkxsICN1kII/AAAAAAAAAfs/pfNV-FO58Fc/s1600/100_1995.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-jy7G4cNeZT8/TkxsICN1kII/AAAAAAAAAfs/pfNV-FO58Fc/s200/100_1995.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semoga di masa depan, saya semakin bisa melakukan pelayanan yang terbaik bagi perkembangan karakter peserta didik, sehingga mereka semua tumbuh menjadi peribadi-pribadi yang menyenangkan, mampu meraih sukses dan bisa menjadi pemimpin yang berkepribadian baik dan bertanggung jawab. Amin. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-599848645006507042?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/599848645006507042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/08/standing-applause.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/599848645006507042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/599848645006507042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/08/standing-applause.html' title='Standing Applause'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-55qS02kpLok/TkxtjeybY_I/AAAAAAAAAfw/H9K3BJw9Zuc/s72-c/100_1991.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-7792563449864560203</id><published>2011-07-01T20:46:00.000-07:00</published><updated>2011-08-20T05:46:26.217-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Solo Batik Carnival</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-gjwHtdyFj1o/Tg6WRFF6JkI/AAAAAAAAAfY/9_N7l7FDpHA/s1600/100_1791.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-gjwHtdyFj1o/Tg6WRFF6JkI/AAAAAAAAAfY/9_N7l7FDpHA/s320/100_1791.JPG" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hari sabtu, tanggal 25 jam 09.00 WIB saya bersama kedua anak saya, Dita dan Kresna berangkat ke Solo untuk menonton SBC(Solo Batik Carnival). Kami tidak ke terminal dulu namun nyegat bis di perempatan Prayungan selatan rumah kami. Tak berapa lami kami tiba di perempatan, datang bis Mira AC. Bis penuh namun kami nekat naik juga. Maklum liburan sekolah. Sampai di Saradan kedua anak saya Alhamdulillah sudah bisa mendapat tempat. Tak lama kemudian saya juga mendapat tempat duduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 13.00 Wib kami tiba di Palur. Kemudian kami turun dan pindah angkot menuju masjid Agung dekat pasar Klewer untuk sholat dhuhur. Selesai sholat kami jalan-jalan di pasar Klewer, sambil menunggu waktu sholat ashar. ketika menjelang ashar kami kembali ke masjid Agung untuk mengikuti sholat berjamaah dan tentu saja menyempatkan mandi. Baru kemudian kami melanjutkan jalan-jalan di PGS (Pusat Grosir Solo) hingga magrib menjelang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai sholat magrib di masjid Agung. Kami siap-siap ke lokasi SBC, kami memilih taman di depan Hotel Premier Solo. Masyarakat sudah berkumpul di sana. Karena berdasarkan informasi SBC akan diberangkatkan jam 07.00 WIB. Namun hingga jam 21.00 WIB belum kelihatan tanda-tanda kedatangan para peserta SBC. Akhirnya karena capek kami duduk-duduk di jalanan. Hingga pukul 22.00 WIB masyarakat masih sabar menunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-SU_b17YyJcA/Tg6Oxe6gp7I/AAAAAAAAAfI/05NoOKOU91M/s1600/100_1741.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-SU_b17YyJcA/Tg6Oxe6gp7I/AAAAAAAAAfI/05NoOKOU91M/s320/100_1741.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Alhamdulillah jam 22.15 peserta SBC tiba di jalan tempat kami berkumpul. Namun sayang sekali kami tidak dapat menikmati sajian SBC sesuai harapan, bahkan kami kesulitan mengambil gambar. Termasuk mengambil gambar  tiga putri istimewa yakni Nadine Alexandra Dewi Ames (Putri Indonesia  2010), Reisa Kartikasari (Putri Indonesia Lingkungan Hidup 2010) dan  Alessandra Khadijah Usman (Putri Indonesia Pariwisata 2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ZuhfH5WoxhQ/Tg6RGwI_G5I/AAAAAAAAAfM/z5GcN_Fh-V0/s1600/100_1803.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-ZuhfH5WoxhQ/Tg6RGwI_G5I/AAAAAAAAAfM/z5GcN_Fh-V0/s320/100_1803.JPG" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya bisa mengambil gambar beberapa peserta saja, karena yang terpenting Dita dan Kresna bisa mendokumentasikan SBC di kamera mereka. Fotografernya banyak sekali. Berebut mencari momen yang terbaik. Namun saya senang.&amp;nbsp; Kelihatannya Kresna bisa mengambil momen-momen yang baik. Sayang sekali saya belum memiliki kesempatan melihat hasil perjuangan Kresna karena kesibukan sekolahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-nFGCr_6wmjk/Tg6TbAEYZFI/AAAAAAAAAfQ/-U68KpeNRzg/s1600/100_1805.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-nFGCr_6wmjk/Tg6TbAEYZFI/AAAAAAAAAfQ/-U68KpeNRzg/s320/100_1805.JPG" width="240" /&gt; &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-7792563449864560203?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/7792563449864560203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/07/solo-batik-carnival.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/7792563449864560203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/7792563449864560203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/07/solo-batik-carnival.html' title='Solo Batik Carnival'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-gjwHtdyFj1o/Tg6WRFF6JkI/AAAAAAAAAfY/9_N7l7FDpHA/s72-c/100_1791.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-3136661500211754600</id><published>2011-06-24T01:16:00.000-07:00</published><updated>2011-06-29T21:50:38.823-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Siap-siap Nonton Solo Batik Carnival 2011</title><content type='html'>Pagi tadi sebelum ke sekolah tiba-tiba putra bungsuku minta diantar ke Solo. Padahal beberapa hari yang lalu katanya mau hunting bersama teman-temannya. Sebelum ke Solo,&amp;nbsp; pagi tadi saya dipaksa ambil rapot di sekolahnya dan bertemu dengan wali kelasnya, pak Sugiono. Maklum karena kami sama-sam sibuk pada hari sabtu, terpaksa rapot anak saya belum  saya ambil. Padahal sebenarnya Kresna boleh mengambil rapotnya sendiri, prioritas aktifis sekolah. Dan kebetulan wali kelasnya juga teman bapaknya. Namun Kresna selalu mematuhi aturan, dia tidak suka mendapat fasilitas maupun prioritas special dari wali kelasnya. Biasa, masih menghargai idealisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah nilainya seperti yang kami harapkan. Mendapat nilai 9 plus pada mata pelajaran Agama, Bahasa Indonesia, PKN, TIK dan Seni Budaya. Sedangkan mata pelajaran lainnya cukup di bawah 9. Anak saya memang termasuk anak kelas khusus yang salah jurusan. Seharusnya masuk jurusan Bahasa dan Satra namun terpaksa masuk jurusan IPA. Kelas khusus di SMASA Nganjuk memang unik. Hampir semua siswa-siswinya berprestasi meskipun bidang keahliannya berbeda-beda. Seperti halnya Kresna dia beberapa kali menjuarai lomba Fotographi dan TIK baik di tingkat kabupaten maupun Karisidenan. dan saat ini sedang berjuang menang di Tingkat Propinsi untuk OSN (Olympiade Sains Nasional) bidang TIK. Mohon doanya supaya dia bisa lolos Propinsi dan mendapat tiket OSN tingkat Nasional. Amin. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore ini terpaksa saya harus kerja keras menyelesaikan beberapa tugas sosial saya. terutama pengajuan dana untuk pembelian APE (Alat Permainan Edukatif) PAUD (Pendidikan Anak usia Dini) ke PNPM (Progrram Nasional Pemberdayaan Masyarakat). Semoga semua segera selesai dan terealisasi sesuai dengan harapan. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan kami sekeluarga memiliki kesibukan sendiri-sendiri;&amp;nbsp; Bapaknya sibuk mengurus perkembangan kebudayaan  Jawa sebagai koordinator propisnsi Jatim, saya aktif di PKK sedang memperjuangkan perkembangan PAUD serta bekerja sama dengan Telkom berjuang meningkatkan&amp;nbsp; keterampilan ibu-ibu tentang Tenologi Informasi terutama internet, si sulung (Dita) lebih asyik dengan organisasi di kampusnya, yang teakhir Kresna sibuk dengan komunitas Photografi dan&amp;nbsp; IT yang dibentuknya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kresna bertanggung jawab terhadap perkembangan School Comunitas Photografi (Spyco) yang telah dibentuknya beberapa bulan yang lalu. Oleh karena itu dia minta diantar ke Solo. Namanya juga photografer, setiapkan ada kegiatan festival di luar kota pasti berusaha hadir dan mengoleksi foto-foto terbaik mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besuk pagi kami terpaksa ke Solo naik bis, karena bapaknya sibuk dengan urusan organisasi, kebetulan mau kedatangan tamu dari pusat (Semarang). Sedangkan Kresna juga harus mempersiapkan penerimaan siswa baru. Biasanya memegang kendali IT besama guru TIKnya. Sedangkan&amp;nbsp; teman-temannya yang lain, terlihat sibuk membersihkan ruangan OSIS untuk pendaftaran siswa baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga hari ini semua tugas-tugas kami&amp;nbsp; bisa selesai. Sehingga tidak punya tanggungan. Bisa nonton SOLO BATIK CARNIVAL 2011 dengan tenang.&amp;nbsp; Solo ...Tunggu kedatangan kami !!!.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-3136661500211754600?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/3136661500211754600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/siap-siap-nonton-solo-batik-carnival.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/3136661500211754600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/3136661500211754600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/siap-siap-nonton-solo-batik-carnival.html' title='Siap-siap Nonton Solo Batik Carnival 2011'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-1420955541017561187</id><published>2011-06-21T19:32:00.001-07:00</published><updated>2011-06-22T02:13:56.166-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Sosial Budaya'/><title type='text'>Bahagia Itu Menular. Benarkah?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-8fs3oUVo8kI/TgFWVpdZ9oI/AAAAAAAAAco/9bPvCEdwlxU/s1600/100_0173.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-8fs3oUVo8kI/TgFWVpdZ9oI/AAAAAAAAAco/9bPvCEdwlxU/s200/100_0173.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 415 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page WordSection1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.WordSection1	{page:WordSection1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Bukan hanya penyakit yang bisa menular. Rasa bahagia atau gembira pun bisa menular. Anda yang sedang diliputi kebahagiaan bisa menularkannya kepada keluarga, teman maupun tetangga. Benarkah?.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Teringat kejadian di kelas X&amp;nbsp; Busana Butik 1 beberapa tahun yang lalu. Seperti biasa saya mengajar IPA pada jam terakhir jam 7 – 8. Biasanya suasana kelas sangat panas, namun hari itu sangat berbeda. Segar dan nyaman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Hari ini ada yang berbeda. Siapa yang sedang bahagia hingga mampu membuat suasana kelas terasa segar dan nyaman?”, tanya saya pada anak-anak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Tidak ada bu, biasa saja”, jawab Santi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Ada bu ... ada. Hari ini Lina sedang bahagia. Pagi tadi diantar ke sekolah pacarnya!”, kata Mei kembaran Lina.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya lihat Lina tersipu malu.&amp;nbsp; Dan ternyata benar, saya melihat cahaya terpancar wajahnya yang cantik. Mei dan Lina anak kembar. Mereka berdua anak-anak yang manis dan cerdas. Meskipun sedikit agak berbeda, Lina anaknya pendiam. Sedangkan Mei anaknya cerdas dan selalu ceria.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Ah,&amp;nbsp; masa iya?’, tanya saya pada Mei.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Benar bu, hari ini Lina sangat bahagia”, sambung Tina rekan sebangku Lina. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-zrwF7aK9uRw/TgFZlKFNiKI/AAAAAAAAAcs/IlBGTfaFbj8/s1600/IMG_1460.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="111" src="http://2.bp.blogspot.com/-zrwF7aK9uRw/TgFZlKFNiKI/AAAAAAAAAcs/IlBGTfaFbj8/s200/IMG_1460.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Satu siswa bahagia bisa mempengaruhi suasana kelas. Perasaan bahagia menyebar tanpa kendali. Membuat perasaan bahagia di hati. &amp;nbsp;&amp;nbsp;Apalagi jika semua anggota kelas semua bahagia. Tentu lebih menyenangkan lagi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya juga sering mengalami pancaran kebahagiaan yang disebarkan oleh teman-teman dan tetangga di sekitar rumah. Begitu juga sebaliknya. Kami sering mendiskusikan hal ini &amp;nbsp;bersama ibu-ibu di pertemuan PKK Kelurahan. Maupun teman-teman guru di sekolah. Bahagia merupakan salah &amp;nbsp;satu kebutuhan dasar manusia. Supaya terhindar dari stres dan stroke. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Menurut Prof. Nicholas Christakis dari Harvard amedical Scholl dan Prof. James Fowler dari auniversity of California San Diego, menyatakan: ”Apabila Anda bahagia, tetangga yang berada di samping rumah anda akan terdongkrak kebahagiaannya hingga 34%. Virus bahagia ini juga mampu diterima teman yang tinggal sekitar 3 km dari kediaman Anda sebesar 25 %” (Kesehatan Mental, Pebruari 2011). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Berusaha bahagia sebelum masuk rumah maupun masuk kelas. Pentingkah? Menurut pendapat saya sangalah penting. Saya sering membuat kesepakatan bersama suami dan anak-anak. Berusaha membuat hati bahagia sebelum masuk rumah. Tidak mudah memang. Namun apa salahnya kita saling berusaha menyebarakan kebahagiaan pada saat bertemu. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan. Masing-masing memiliki cara yang unik. Cara Suami dan anak-anak tentu saja berbeda dengan cara saya. Namun yang terpenting hasilnya. Tidak masalah prosesnya berbeda yang terpenting kita memiliki niatan yang sama untuk berbagi kebahagiaan ketika tiba di rumah. Apabila salah satu pulang dalam keadaan suntuk, stres atau menyimpan prasangka negatif. Bisa kacau suasana rumah. Satu suntuk yang lain bahagia. Insyallah, &amp;nbsp;anggota keluarga yang suntuk menjadi terasa nyaman dan damai akibat pengaruh kebahagiaan dari anggota keluarga yang lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Begitu juga pada saat masuk kelas. Saya selalu berusaha berpikir positif, supaya perasaan nyaman dan bahagia ketika melakukan proses pembelajaran. Menata hati dan emosi, karena saya mampu memancarkan kebahagiaan, terutama pada saat jam-jam terakhir. Pada saat anak-anak mulai mengalami kejenuhan belajar, karena lelah dan lapar. Benarkah? Buktinya apa?. Apabila saya masuk kelas dalam keadaan lelah dan suntuk, suasana kelas menjadi semakin kacau dan membosankan. Waktu dua jam pelajaran serasa sehari. Namun apabila saya masuk ke dalam kelas dengan penuh semangat, bahagia dan nyaman. Waktu dua jam pelajaran serasa singkat. Kalau tidak percaya tanya saja pada siswa saya. Ha ha ha ... bercanda!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Bagaimana pengalaman Anda?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-1420955541017561187?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/1420955541017561187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/bahagia-itu-menular-benarkah.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1420955541017561187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1420955541017561187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/bahagia-itu-menular-benarkah.html' title='Bahagia Itu Menular. Benarkah?'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-8fs3oUVo8kI/TgFWVpdZ9oI/AAAAAAAAAco/9bPvCEdwlxU/s72-c/100_0173.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-6571032905165130638</id><published>2011-06-20T21:12:00.000-07:00</published><updated>2011-06-20T21:26:05.144-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Tumbuh Kembang Anak'/><title type='text'>Positif Berucap, PD anak Meningkat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/--nLYLVxow-I/TgAb6Kn2ISI/AAAAAAAAAck/rxYPF0dFMAw/s1600/100_0171.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/--nLYLVxow-I/TgAb6Kn2ISI/AAAAAAAAAck/rxYPF0dFMAw/s200/100_0171.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Berbicara dengan anak ABG (Anak Baru Gede) itu ada seninya. Meski secara sepintas agak sulit untuk berbicara dengan mereka, nyatanya anak ABG atau remaja masih memerlukan dukungan orangtuanya. Sekarang tinggal pintar-pintarnya orang tua berkomunikasi dengan anak secara baik. Supaya tidak terjadi kesalah pahaman.&lt;br /&gt;Ternyata ketika anak beranjak ABG atau remaja peran orangtua menjadi semakin penting. Kelihatannya mereka tidak memerdulikan pembicaraan kita, namun apa yang terlihat belum tentu sama dengan yang dirasakan oleh anak. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar pada perilaku kedua anak saya. Pada saat saya dan suami mengatakan bahwa, “Kami bangga pada mereka” atau “Alangkah bahagianya kalau kalian bisa menang di OSN tingkat kabupaten” dan lain sebagainya. Sepertinya mereka tidak peduli. Ternyata, mereka berdua berjuang supaya bisa. Dan Alhamdulillah, anak-anak merasa termotivasi, berjuang tanpa merasa tertekan.  &lt;br /&gt;Remaja masih menjadikan orangtua sebagai sumber dukungan.  Anak-anak sangat menggantungkan diri pada orangtuanya. Sehingga komunikasi hendaknya dilakukan secara positif. Apapun yang dikatakan orangtua akan berdampak pada perilaku dan kepercayaan diri anak. &lt;br /&gt;Ucapan positif orangtua sangat diperlukan untuk menaikkan rasa percaya diri anak. Sebaliknya hindari perkataan negatif yang akan menurunkan kepercayaan diri anak.&lt;br /&gt;• Buat rencana&lt;br /&gt;Pada saat anak masuk SMA sebaiknya orangtua mengajak anak merencanakan masa depannya. Apabila anak ingin masuk perguruan tinggi negeri ternama sesuai dengan impiannya, maka motivasi  anak meraih prestasi sesuai dengan potensinya. Apabila anak memiliki potensi akademik, dukung anak untuk berjuang menang OSN (Olympiade Sains Nasional).  Anak senang olah raga dukung mereka untuk memenangkan kejuaraan minimal di tingkat kabupaten. Potensi anak di bidang seni (lukis, tari, peran, musik, dll)  dukung mereka, motivasi hingga mampu meraih prestasi terbaiknya. Sertifikat kejuaraan mereka sangat diperlukan pada saat mendaftarkan PMDK Prestasi atau sekarang berubah menjadi PMDK jalur Undangan. &lt;br /&gt;• Berpikir Positif&lt;br /&gt;Jika anda mendengar anak berkomentar tentang kulitnya yang berwarna gelap atau tentang tubuhnya yang semakin gendut, segera alihkan komentar tersebut. Daripada anak berpikir negatif tentang dirinya,  lebih baik dorong  anak untuk memperhatikan kelebihan yang dimilikinya. Tentang keindahan rambutnya, matanya atau membahas prestasi yang telah mampu mereka raih. &lt;br /&gt;• Jadi diri Sendiri&lt;br /&gt;Buat anak remaja nyaman dengan dirinya. Sebab remaja yang nyaman dengan dirinya, memiliki peluang mencapai tujuannya dengan lebih baik. Di masa depan, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang bahagia dan berhasil. &lt;br /&gt;• Hargai orang lain, sebelum menuntut anak menghagai orang lain. Orangtua harus memberi teladan terlebih dahulu. Terutama sopan pada kedua orangtuanya, kakek-neneknya anak-anak. Bisa juga dengan cara mendongeng. Cara lainnya adalah dengan mendorong anak memerlakukan orang lain seperti mereka ingin diperlakukan oleh orang lain. &lt;br /&gt;• Tidak melakukan apa-apa, setelah anak-anak menyelesaikan tugas-tugas sekolahnya. Beri kesempatan anak-anak bergaul atau bermain dengan teman-temannya, atau istirahat di kamarnya. &lt;br /&gt;• Mengatasi Masalahnya Sendiri, pada saat anak-anak menghadapi masalah. Dorong mereka untuk mengatasi masalahnya sendiri, selama tidak berbahaya. Misalnya; pada saat anak-anak mendapat nilai kurang pada pelajaran matematika, padahal selama ini anak tersebut tidak pernah mendapat nilai kurang pada saat ulangan dan semua tugas sudah diselesaikan. Dorong anak  supaya berani menemui gurunya sendiri, mengkonsultasikan permasalahan yang dihadapinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses. Dan Selamat berlibur!.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-6571032905165130638?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/6571032905165130638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/positif-berucap-pd-anak-meningkat.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/6571032905165130638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/6571032905165130638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/positif-berucap-pd-anak-meningkat.html' title='Positif Berucap, PD anak Meningkat'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/--nLYLVxow-I/TgAb6Kn2ISI/AAAAAAAAAck/rxYPF0dFMAw/s72-c/100_0171.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-5857737897542806240</id><published>2011-06-19T17:14:00.000-07:00</published><updated>2011-06-19T17:22:35.629-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Tumbuh Kembang Anak'/><title type='text'>Menyikapi Generasi Z</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-rfn7rEVNarw/Tf6R2yjP4pI/AAAAAAAAAcg/jJ8dPENUjes/s1600/100_1035.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-rfn7rEVNarw/Tf6R2yjP4pI/AAAAAAAAAcg/jJ8dPENUjes/s200/100_1035.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page WordSection1	{size:595.3pt 841.9pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.WordSection1	{page:WordSection1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:265358034;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1658346226 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l0:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}@list l1	{mso-list-id:922647749;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-896883806 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l1:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 415 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page WordSection1	{size:595.3pt 841.9pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.WordSection1	{page:WordSection1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:265358034;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1658346226 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l0:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}@list l1	{mso-list-id:922647749;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-896883806 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l1:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Perkembangan zaman saat ini begitu cepat. Tidak heran, jika kita dan generasi yang lahir setelah tahun 1990 sangatlah jauh berbeda. Mereka ini adalah generasi yang lebih dikenal dengan sebutan &amp;nbsp;“&lt;b&gt;&lt;i&gt;Generasi Z&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; “atau “&lt;b&gt;&lt;i&gt;Z Generation”.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Generasi Z juga memiliki sebutan lain , yaitu: “&lt;b&gt;&lt;i&gt;Digital Generation&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;”atau “&lt;b&gt;&lt;i&gt;Net Generation&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;”. Bahkan ada beberapa anak yang menyebut dirinya &lt;b&gt;&lt;i&gt;“Generasi Platinum”&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Anak-anak Generasi Z memiliki ciri yanng unik dan khas:&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Memiliki akses yang cepat terhadap informasi dari beragam sumber.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dapat melakukan banyak hal dalam waktu yang bersamaan (multi tasking).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Lebih menyukai hal-hal yang bernuansakan atau bernafaskan multimedia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Lebih menyukai berinteraksi dengan teman-teman di dunia maya; melalui ( facebook, twitter, YM dan lain sebagainya)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;5.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sangat berbakat dan visioner. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;6.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dalam belajar, menyukai kegiatan yang menyenangkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;7.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Memerlukan dukungan orangtua untuk menemukan jati diri mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;8.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Mempunyai pandangan dewasa, mendalam dan arif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;9.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Mudah frustasi melakukan kegiatan yang menuntut kreatifitas kecil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;10.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Kurang disiplin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Pola hidup dan pola pikir mereka berbeda dengan pola pikir kita sebagai orangtua maupun sebagai guru. Generasi Z lebih suka segala sesuatu yang instan. Karena mereka mereka lahir di era Mie Intan ... Memang kenyataannya demikian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Generazi Z sangatlah eksploratif dan memiliki banyak energi. Bagaimana cara yang tepat untuk memaksimalkan potensinya: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Hormati mereka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Luangkan waktu untuk bermain dengan mereka. Ajak mereka mengamati hal-hal alamiah di sekitar rumah, misalnya: mengamati perilaku semut, laba-laba, pertumbuhan tanaman, air terjun, dan lain sebagainya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Libatkan anak dalam hidup anda, jadikan kegiatan membersihkan mainan, kamar, sebagai tanggung jawab mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Siapkan pelatihan dan dukungan yang tepat untuk bakat yang mereka miliki, fisik maupun nonfisik bahkan metafisik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;5.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Hargai pemikiran mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;6.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Bersikap terbuka untuk belajar dari mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;7.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Hargai privasi dan ruang personal mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;8.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ucapkan terima kasih pada saat mereka berperilaku baik. Jangan segan memberi hukuman jika mereka melakukan kesalahan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;9.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dengarkan mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;10.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ajari mereka untuk menghargai orang lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;11.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Jujurlah pada mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sebenarnya masih banyak cara atau sikap yang bisa dilakukan orangtua menghadapi anak generasi Z. Salah satunya berupaya menjadi fasilitator yang baik bagi anak. Biarkan mereka menjadi generasi Z namun mereka harus dibiasakan untuk menjadi manusia yang mengenal proses karena hidup ini merupakan sebuah proses. Tidak ada yang instan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Apabila anak-anak generasi Z dibiarkan tanpa pengawasan, dikawatirkan di masa depan menjadi manusia yang hidupnya; &amp;nbsp;“Mengejar apapun dengan cara apapun. Menghalalkan segala cara yang penting ‘&lt;b&gt;&lt;i&gt;Goal&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;’-nya terwujud”. Kalau sampai terjadi, bahaya khan jadinya?!.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-5857737897542806240?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/5857737897542806240/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/menyikapi-generasi-z.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/5857737897542806240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/5857737897542806240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/menyikapi-generasi-z.html' title='Menyikapi Generasi Z'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-rfn7rEVNarw/Tf6R2yjP4pI/AAAAAAAAAcg/jJ8dPENUjes/s72-c/100_1035.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-8389787499640728844</id><published>2011-06-18T15:13:00.000-07:00</published><updated>2011-06-18T15:42:23.428-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Tumbuh Kembang Anak'/><title type='text'>Melatih  Anak Laki-laki Mengelola Emosinya</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-GPX9vdNwQbk/Tf0my65m7JI/AAAAAAAAAcY/NrcVKPQfu8A/s1600/100_0178.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-GPX9vdNwQbk/Tf0my65m7JI/AAAAAAAAAcY/NrcVKPQfu8A/s200/100_0178.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Anak laki-laki yang dididik dengan baik dan benar sejak belia, akan tumbuh menjadi pribadi yang membanggakan dan dapat diandalkan oleh keluarganya bahkan bangsa dan negaranya. Orangtua perlu membekali anak, terutama anak laki-laki, dengan melatih anak laki-laki mengelola emosinya. Pola pengasuhan memengaruhi kepribadian anak ketika tumbuh dewasa.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-p3CNBzfGl2s/Tf0n98rGfEI/AAAAAAAAAcc/avUbkDixjBA/s1600/100_0980.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-p3CNBzfGl2s/Tf0n98rGfEI/AAAAAAAAAcc/avUbkDixjBA/s200/100_0980.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Di sekolah kami perbandingan jumlah siswa laki-laki dan perempuan lebih kurang 70:30. Bahkan hampir selama 20 tahun saya lebih banyak mengajar di Jurusan  Tehnik dibandingkan di Jurusan Busana Batik maupun Jurusan Restoran. Sehingga selama itu pula saya banyak belajar tentang tumbuh kembang anak laki-laki dari perilaku siswa di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengalaman, kelas X (kelas I SMA/SMK) merupakan masa rawan anak laki-laki. Sebagian besar baru mengalami perasaan “Jatuh Cinta” di saat mereka duduk di kelas X, meskipun ada beberapa yang sudah mengalami perasaan ini di kelas sebelumnya maupun sesudahnya. Oleh karena itu saya sudah sejak sebelas tahun yang lalu memilih mengajar di kelas X dibandingkan di kelas XII. &lt;br /&gt;Anak SMA, sudah mulai masuk pada fase “pembentukan identitas”.Mereka pada umumnya sudah menunjukkan sikap dewasa. Sudah lebih terbuka menghadapi masalah. Mau berbagi cerita dengan saya, guru fisikanya. Mereka sering meminta pendapat atau dukungan atas keputusan yang diambilnya. Terutama anak-anak yang berada jauh dari ibunya atau bahkan sudah kehilangan ibunya sejak kecil. &lt;br /&gt;Saya teringat Subhan siswa terbaik di jurusan Listrik tahun 2007. Teringat wajahnya yang tiba-tiba berubah merah seperti kepiting rebus, pada saat teman-temannya menyebut sebuah nama. Bahkan dia seperti kehilangan energi untuk berpikir, padahal soal yang dihadapinya di papan tulis waktu itu sangatlah mudah bagi dia. Teman-temannya terlihat bahagia melihat perubahan perilaku Subhan di depan kelas. &lt;br /&gt;“Lihat bu, muka dia merah. Subhan sedang jatuh cinta!”, kata Septian puas.&lt;br /&gt;“Iya bu. Benar Subhan sedang naksir cewek. Mukanya bu ... seperti kepiting rebus!”, sahut Prio dari belakang.&lt;br /&gt;“Ternyata Subhan juga manusia ...!!! Asyik sekali ...”, sahut yang lainnya.&lt;br /&gt;Setelah anak-anak puas mengejek, dan suasana kelas sudah kondusif,  saya mulai bicara. Sebelumnya tentu saja saya persilahkan Subhan kembali ke tempat duduknya. Sebelum dia semakin kehilangan kendali emosinya. Sebelum jatuh harga dirinya. Mungkin kalau di biarkan Subhan bisa menangis waktu itu. Atau bahkan bisa kencing berdiri karena nervous. &lt;br /&gt;Subhan seorang anak yang sangat pendiam. Dia cerdas, sopan  dan cenderung menutup diri. Semua guru sangat menyayanginya. Menimbulkan iri hati teman-temannya. Oleh karena itu pada saat Subhan jatuh cinta bisa menimbulkan sensasi tersendiri bagi teman-temannya. Mukanya yang tiba-tiba memerah serta otaknya tiba-tiba buntu setiap kali dipanggil sebuah nama, suatu fenomena alam yang dianggap langka bagi mereka, teman-teman sekelasnya yang semuanya berjenis kelamin laki-laki. &lt;br /&gt;Penelitian menunjukkan orangtua cenderung lebih memedulikan bagaimana perasaan anak perempuan daripada anak laki-lakinya. Ketika anak perempuan merasa sedih, orangtua akan bersikap lebih lembut. Sedangkan anak laki-laki dipaksakan untuk selalu kuat meski mereka sedang merasa sedih. Anak laki-laki terbiasa tak boleh sedih. Pengasuhan seperti ini justru membuat anak laki-laki terlatih menyembunyikan perasaannya. Mereka merasa malu jika menunjukkan kesedihan. Pada akhirnya anak laki-laki tak bisa berkomunikasi dengan baik. &lt;br /&gt;Tugas orangtua dan guru di sekolah adalah mengajarkan anak laki-laki bahwa perasaan kecewa, sedih, marah, takut adalah wajar. Ajarkan anak laki-laki untuk mengenali dan menerima perasaan tersebut. Anak laki-laki perlu menyadari perasaan tersebut adalah bagian dalam dirinya, yang mungkin saja tak langsung bisa disingkirkannya. Dengan memahami perasaan, anak laki-laki akan mulai menerima dirinya, dan mengenali masalahnya. Dengan begitu ia akan terbantukan untuk mencari solusi dari masalahnya, setelah ia bisa mengatasi emosinya Orangtua dan guru harus bersikap bijaksana dalam menemani tumbuh kembang anak-anak. Supaya mereka mampu menjadi pribadi yang tangguh serta berkarakter.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-8389787499640728844?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/8389787499640728844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/melatih-anak-laki-laki-mengelola.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/8389787499640728844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/8389787499640728844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/melatih-anak-laki-laki-mengelola.html' title='Melatih  Anak Laki-laki Mengelola Emosinya'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-GPX9vdNwQbk/Tf0my65m7JI/AAAAAAAAAcY/NrcVKPQfu8A/s72-c/100_0178.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-4946347188423731116</id><published>2011-06-16T18:28:00.000-07:00</published><updated>2011-06-19T17:59:44.427-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Tumbuh Kembang Anak'/><title type='text'>Sentuhan Memiliki Kekuatan yang Dasyat</title><content type='html'>&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 415 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page WordSection1	{size:595.3pt 841.9pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.WordSection1	{page:WordSection1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;“&lt;b&gt;Touch is powerfull&lt;/b&gt;”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;, sentuhan itu merupakan kekuatan yang dasyat. Tulis Phyllis K. Davis, Ph. D, dalam bukunya “&lt;i&gt;The Power of Touch&lt;/i&gt;”. Memangnya sedasyat apa? Mari kita Belajar dari berbagai pengalaman yang ditulis orang, maupun pengalaman kita sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pertama, saya akan menuliskan pengalaman saya sebagai ibu. Saya banyak belajar dari kedua anak kami. Pada awalnya saya merasa heran pada kebiasaan kedua putra kami. Mereka berdua pada dasarnya sangat mandiri, aktif di organisasi sekolah bahkan mampu membentuk komunitas baru di kota kami. Di luar mereka berdua sangat eksis, bisa memimpin teman-temannya. Namun jika sudah di rumah, beda jauh kelakuannya. Terutama Kresna anak bungsu saya.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di Kresna lebih pendiam dari kakaknya, memiliki banyak kegiatan. Apabila suntuk, pasti minta dipijit dan dikeloni (tidur ditemani). Pada saat dia kecil sangat mandiri, lebih suka tidur sendiri. Tidur bersama komputer. Meskipun sekarang di kamarnya semakin banyak dipenuhi alat-alat tehnologi, kalau sedang banyak masalah pasti pindah tidur di kamar saya. Awalnya saya heran. Masalahnya sejak kecil saya terbiasa tidur sendiri, bahkan ketika sakit saya juga tidur sendiri. Hanya bantal guling yang menemani. Beda dengan anak-anak saya. Terutama Kresna, mereka lebih suka didekap meskipun sudah besar-besar. Melihat perilaku kedua anak-anak saya, menyebabkan saya terpaksa banyak belajar dan membaca buku. Belajar pada pakarnya. Maklum orang desa, harus lebih banyak membaca kalau tidak mau ketinggalan informasi dibandingkan dengan teman-teman yang hidup di kota. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Awalnya, saya sempat takut melihat perilaku anak saya. Dengan membaca saya menjadi sedikit lega. Bahkan bisa belajar dari pengalaman Kevin Costner, bintang film papan atas Hollywood. Kisah sentuhan kecilnya yang diungkap dalam buku yang berjudul “&lt;i&gt;When God Winks&lt;/i&gt;”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dan Kindlon, PhD, penulis buku &lt;i&gt;Raising Cain: Protecting the Emotional Life of Boys&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; , menyatakan: “Anak &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;laki-laki perlu mendapatkan pengalaman sentuhan fisik sebagai ungkapan kasih sayang sejak dini. Dengan begitu ia tumbuh menjadi pria dewasa dengan kepribadian positif yang mampu mengungkapkan kasih sayang”. (Kompas.com)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kedua, mari kita belajar pada pakar sentuhan ... Jalan-jalan ke Miami, AS. Wow jauh sekali ... memangnya punya nyali? He he he ...! The Touch Researh Institute at The University of Miami School of Medicine, AS. Menyatakan “Lebih dari 100 studi tentang sentuhan yang dilakukan, dan menemukan bukti-bukti yang signifikan tentang efek positif sentuhan. Termasuk pertumbuhan bayi prematur yang lebih cepat,&amp;nbsp; menghilangkan rasa sakit, menurunkan kadar gula dalam darah pada anak-anak penderita diabetis, serta mampu memperbaiki sistem imun pada pengindap kanker”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-size: small;"&gt;Jangan kawatir kita masih bisa belajar pada pakar sentuhan yang lainnya ... Ceritanya dilanjutkan nanti siang ...&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-4946347188423731116?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/4946347188423731116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/sentuhan-memiliki-kekuatan-yang-dasyat.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/4946347188423731116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/4946347188423731116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/sentuhan-memiliki-kekuatan-yang-dasyat.html' title='Sentuhan Memiliki Kekuatan yang Dasyat'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-5994310208224372944</id><published>2011-06-15T16:13:00.000-07:00</published><updated>2011-06-19T17:58:07.742-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Tumbuh Kembang Anak'/><title type='text'>Beri Anak Dekapan Anda</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-JfVMBpaIVGc/Tfk-phozg8I/AAAAAAAAAcU/bcfcY3FFA5Y/s1600/100_1279.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-JfVMBpaIVGc/Tfk-phozg8I/AAAAAAAAAcU/bcfcY3FFA5Y/s200/100_1279.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sore itu seperti biasa saya menyiram tanaman di halaman depan rumah. Setelah seharian penat bekerja. Weleh-weleh ... kerja apa memangnya, pegawai Bank?. Mungkin karena usia semakin tua, mengajar sehari enam jam pelajaran saja pulang sudah terasa lelah, padahal waktu muda biasa mengajar dua belas jam sehari. Pagi di sekolah negeri sore di sekolah swasta. &lt;br /&gt;Tiba-tiba datang bu Reni, tetangga sebelah rumah yang kebetulan bekerja di salah satu Bank   swasta terkenal di negeri ini. Kelihatannya beliau baru pulang kerja, sambil menggendong Adit putranya yang masih berumur dua tahun. Akhir-akhir ini Adit sering rewel, sejak mBok Nah pengasuhnya pulang kampung.&lt;br /&gt;“Mengapa Adit jadi sering rewel? Padahal biasanya dia tidak pernah rewel. Selalu manis bermain bersama mBok Nah, jarang menangis dan selalu ceria?”, tanya bu Reni pada saya.&lt;br /&gt;Saya tersenyum mendengar pertanyaan bu Reni. Teringat masa kecil kedua anak saya, Dita dan Kresna. Sejak kecil mereka tidak pernah rewel, apalagi jika ada saya, ibunya. Kalau tidak percaya tanya saja pada tanaman di halaman rumah. He he he ... memangnya tanaman bisa bicara? (Kapan-kapan kita bahas tersendiri).&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bu Reni sehari-hari sibuk bekerja. Beliau jarang sekali terlihat menggendong Adit. Begitu juga suaminya. Sejak di lahirkan Adit lebih banyak bersama mBok Nah pengasuhnya. Adit berangkat tidur bersama mBok Nah, bangun tidur langsung dirawat dan digendong mBok Nah. Mandi, makan, dan bermain bersama mBok Nah. Bahkan ketika berlibur akhir pekanpun mBok Nah selalu diajak. Beda dengan kedua anak saya di waktu kecil, apabila saya sudah pulang semua pengasuhnya pensiun. Tak terkecuali Eyangnya. Sudah tidak laku. Mereka lebih suka makan, tidur-tiduran atau bermain bersama saya dan bapaknya. &lt;br /&gt;Adit juga lebih dekat dengan keluarga kami, apabila mBok nah repot biasanya Adit bersama kami di rumah. Lebih nyaman digendong kami sekeluarga bergantian. Apalagi kedua anak saya sudah besar sehingga Adit merupakan hiburan tersendiri bagi saya dan suami. Dia anak yang manis dan tidak pernah rewel. Apalagi kalau saya mulai mendongeng, bisa tertidur pulas dipangkuan saya.&lt;br /&gt;Kembali pada bu Reni, mamanya Adit. Beliau sepertinya lupa, pada kebutuhan dasar anak yaitu: kebutuhan untuk disentuh bahkan didekap.  Wajar saja jika Adit menjadi rewel sejak di tinggal mBok Nah, kebutuhan dasarnya tidak terpenuhi. Mamanya Adit tidak terbiasa menggendong dan  mendekap Adit. Mama dan papanya sibuk bekerja. Di rumahpun masih terlihat sibuk mengerjakan pekerjaan kantor. Sehingga pada saat sentuhan dan dekapan Mbok Nah hilang dari kehidupannya dia menjadi rewel, sulit makan dan lain sebagainya. &lt;br /&gt;“Seharusnya kepulangan Mbok Nah menjadi karunia tersendiri bagi Panjenengan. Supaya lebih dekat dengan Adit. Untuk sementara, pagi dia bisa bersama Eyang dan pengasuh barunya. Sepulang bekerja upayakan Adit bersama Panjenengan sekalian, jauhkan dari pengasuhnya”, jawab saya bukan bermaksud menggurui. &lt;br /&gt;“Akan saya coba. Dia merasa nyaman jika saya dekap sambil saya bacakan dongeng. Belajar pada guru PAUD. Anak-anak suka duduk dipangkuan guru-gurunya sambil mendengarkan salah satu gurunya bercerita. Terima kasih.”, kata bu Reni senang.&lt;br /&gt;“Sama-sama. Semoga berhasil.”, jawab saya sambil tersenyum.&lt;br /&gt;“Amin. Maaf bu saya pulang dulu.”, kata bu Reni sambil mengulurkan tangan. &lt;br /&gt;“Monggo bu, selamat berjuang”, jawab saya bersemangat sambil menjabat tangan&lt;br /&gt;Bu Reni. &lt;br /&gt;“Ha ha ha ... berjuang menjadi ibu yang baik”, kata bu Reni bahagia.&lt;br /&gt;Dalam peristiwa sehari-hari, efek sentuhan itu dengan mudah kita saksikan. Contohnya, ketika bayi atau anak-anak merasa takut menghadapi situasi baru, lalu menangis. Tangisan itu segera sirna begitu ibu atau ayahnya menyediakan lengan dan dada mereka untuk anak menaruh kepala dan menyembunyikan wajahnya. Pada bayi yang gelisah, kadang hanya dengan mengeluskan jari pada dahi atau lengannya saja, sudah membuat anak-anak tenang kembali.&lt;br /&gt;Berbagai riset telah membuktikan bahwa sentuhan fisik, baik berupa dekapan, genggaman tangan, elusan di punggung, dan lain-lain dapat memberikan rasa tenang dan mampu membebaskan dari stres. &lt;br /&gt;Anak-anak yang mendapatkan cukup dekapan dari orangtua memiliki rasa aman lebih kuat dibandingkan yang kurang mendapat dekapan. Anak-anak yang mendapat sentuhan dan dekapan yang cukup di masa kecil, lebih mampu dan kuat menghadapi peristiwa-peristiwa hidup di masa remaja maupun dewasa. &lt;br /&gt;Bagaimana pengalaman Anda?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-5994310208224372944?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/5994310208224372944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/beri-anak-dekapan-anda.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/5994310208224372944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/5994310208224372944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/beri-anak-dekapan-anda.html' title='Beri Anak Dekapan Anda'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-JfVMBpaIVGc/Tfk-phozg8I/AAAAAAAAAcU/bcfcY3FFA5Y/s72-c/100_1279.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-8040163202515296078</id><published>2011-06-11T18:15:00.000-07:00</published><updated>2011-06-11T23:43:22.260-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Seputar Pelaksanaan Ujian Akhir Nasional</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-J1H9p4P0qZQ/TfQc1R9mJGI/AAAAAAAAAcQ/5G1e-4XeL40/s1600/100_1505.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-J1H9p4P0qZQ/TfQc1R9mJGI/AAAAAAAAAcQ/5G1e-4XeL40/s200/100_1505.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page WordSection1	{size:595.3pt 841.9pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.WordSection1	{page:WordSection1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Nilai Ujian Nasional rendah. Benarkah anak tersebut bodoh? Bagimana dengan&amp;nbsp; mereka yang nilai Ujian Nasionalnya bagus? Apakah dia pandai? Jawabnya ada pada saat proses pembelajaran berlangsung. Sudah lebih dari dua puluh tahun saya mengamati perkembangan siswa di sekolah. Rata-rata NUN yang masuk ke sekolah kami termasuk tinggi, namanya juga sekolah negeri. Sekolah favorit di kecamatan Kertosono. Jumlah pendaftar biasanya tiga kali lipat dari jumlah siswa yang diterima. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dengan berjalannya waktu, apa yang terjadi? Dari tahun ke tahun selalu ada kasus siswa masuk dengan nilai NUN (Nilai Ujian Nasional) SMP tinggi namun pada saat Proses Belajar Mengajar (KBM) ketahuan aslinya. Kalau ditanya, dengan entengnya mereka menjawab, “Biasa bu,&amp;nbsp; waktu ujian saya diapit siswa terpandai di sekolah kami. Dan tanpa berpikir, saya tinggal copy paste”. Jawab siswa tanpa perasaan bersalah dan tanpa beban. Bahkan tanpa tanggung jawab. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Alangkah bahagianya jika setiap siswa yang masuk ke sekolah dengan NUN SMP tertinggi, keluar dengan NUN SMK tertinggi pula. Seperti angkatan pertama,&amp;nbsp; Darmawan. Saya masih terus mengingatnya, karena waktu itu saya panitia penerimaan siswa baru. Saya terus memantau hasil belajar Darmawan selama sekolah. Dan Alhamdulillah, Darmawan lulus dari sekolah kami dengan NUN tertinggi pula. Namun ada berapa persen siswa seperti Darmawan? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Tahun-tahun berikutnya, siswa masuk dengan NUN SMP tertinggi tidak mampu berjuang mencapai NUN tertinggi pada saat ujian nasional SMK, mengapa demikian? Jawabnya seperti di atas. Hasil copy paste. Menyontek sudah menjadi budaya siswa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Kondisi seperti ini sudah berlangsung lama, namun sampai saat ini tidak ada tindakan dari pemerintah. Atau mungkin karena belum ada yang meneliti? Atau mungkin sudah waktunya guru desa seperti saya turun tanah? Memangnya selama ini ada di mana? Jawabnya tanyakan pada rumput yang bergoyang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Benarkah masyarakat Indonesia sudah sakit? Warga sudah sakit? Seperti yang dikemukakan oleh Prof. Daniel M Rosyid Penasehat Dewan Pendidikan Jatim (Surya, 10 Juni 2011).&amp;nbsp; Menyikapi perilaku masyarakat,&amp;nbsp; yang menganggap; “Menyontek sudah mengakar dan menjadi kebiasaan bahkan budaya di masyarakat. Jujur malah ajur”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Benarkah sakitnya masyarakat berasal dari adanya Ujian Nasional? Sampai hari belum ada hasil penelitian tentang masalah ”Dampak Negatif Pelaksanaan Ujian Nasional sebagai Penentu Kelulusan Siswa”. Belum ada pakar yang berani meneliti. Mungkin karena takut dengan birokrasi. Pakar Pendidikan saja belum berani bicara apalagi guru desa seperti saya. Sampai hari ini hanya bisa “Sendika ndederek dawuh”. Bekerja sesuai amanat pimpinan. Tidak lebih dan tidak kurang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Berbeda dengan di dalam kelas pada saat proses KBM, saya lebih suka menilai berdasarkan proses bukan berdasarkan hasil. Buktinya, apabila prosesnya baik maka hasilnya juga baik. Pada saat kelas X, saya adakan perjanjian. Siswa dengan nilai fisika 9, diharapkan mendapatkan nilai NUN minimal 9 atau 10 untuk mata pelajaran matematika. Karena di SMK fisika tidak termasuk mata pelajaran yang di UAN-kan. Dan Alhamdulillah, hampir 90% siswa mau berjuang mencapainya. Masalah teman-teman di sebelahnya ikut mendapatkan nilai 9 bahkan itu bukan urusan saya. Biasanya anak-anak yang mendapat nilai 9 maupun 10 bidang mata pelajaran matematika hasil copy paste, akan malu jika bertemu dengan saya. Memiliki beban moral. Berbeda dengan mereka yang memang hariannya pandai secara akademik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sebagai guru saya sangat paham, kalau setiap anak pasti memiliki kelebihan. Meskipun hanya satu pasti mereka punya. Tidak ada seorang anakpun yang dilahirkan tanpa kelebihan. Tidak bisa fisika tidak apa-apa,&amp;nbsp; yang penting mereka tahu potensi yang dimilikinya di bidang apa? Bisa olah raga, seni budaya, musik, agama, bahasa dan lain sebagainya. Bukan hanya siswa yang menguasai sains saja yang bisa sukses di masa depan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Kembali pada masalah dampak negatif Ujian Nasional. Semoga di masa depan Pemerintah semakin arif dan bijaksana dalam merumuskan syarat kelulusan bagi siswa baik SD, SMP/MTsN mapun SMA/SMK/MA. Sehingga jujur selalu mujur, bukan jujur ajur lagi. Sesuai dengan hukum III Newton, “Aksi = - reaksi”. Siapa yang menanam akan menuai. Amin. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-8040163202515296078?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/8040163202515296078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/blog-post.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/8040163202515296078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/8040163202515296078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/blog-post.html' title='Seputar Pelaksanaan Ujian Akhir Nasional'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-J1H9p4P0qZQ/TfQc1R9mJGI/AAAAAAAAAcQ/5G1e-4XeL40/s72-c/100_1505.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-1484054435398549541</id><published>2011-06-07T19:43:00.000-07:00</published><updated>2011-06-07T19:55:18.809-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Menemani Anak Menyelesaikan Konflik Pribadi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-6RNJ512lB1M/Te7ju5bGVeI/AAAAAAAAAb0/qwCn_-psgTA/s1600/100_1452.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-6RNJ512lB1M/Te7ju5bGVeI/AAAAAAAAAb0/qwCn_-psgTA/s200/100_1452.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Cara yang digunakan oleh pribadi untuk bergaul adalah urusan mereka. Jika anak Anda mengalami kesulitan bergaul dengan temannya, maka hubungan yang buruk diantara keduanya adalah masalah mereka. Bukan masalah Anda, sebagai orangtuanya. &lt;br /&gt;Suatu hari Nina mengeluhkan perlakuan tidak adil yang diterimanya dari seorang guru. Pada awalnya dia berharap bantuan kedua orangtuanya untuk membantunya menghadapi guru di sekolah. Namun kedua orangtua Nina sangat bijaksana. Mereka bersifat netral di dalam perselisihan yang dihadapi putrinya. Mereka hanya melakukan diskusi kecil atau rapat kecil di rumah untuk membahas masalah yang dihadapi Nina. Kedua orangtua Nina hanya memberi saran perilaku yang bisa dilakukan Nina untuk memperbaiki permasalahan yang sedang dia hadapi. Semuanya dikembalikan kepada Nina. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya bukan sekali ini dia menghadapi perlakuan tidak adil dari gurunya. Pada saat di SD dia pernah mengalaminya. Dan berani berjuang untuk memperbaikinya. Sehingga pada saat permasalahan yang hampir sama hadir kembali dalam kehidupannya. Nina berani berjuang untuk memperbaikinya. &lt;br /&gt;Anak-anak harus belajar menghadapi orang-orang yang tidak menyenangkan seperti; tukang gertak, pengadu, anak yang kasar, teman yang suka bohong bahkan teman yang suka mencuri. Selain itu anak-anak harus belajar memperbaiki situasi yang tidak menyenangkan. Ini merupakan situasi riil yang akan sering dijumpai anak dan mereka harus belajar cara-cara memecahkannya.&lt;br /&gt;Campur tangan orangtua bukan hanya tidak perlu, melainkan juga merusak. Karena dapat mengakibatkan, tanpa campur tangan orangtua mereka tidak mampu mengurus diri sendiri. Perlu dipahami, anak mempunyai kemampuan memecahkan masalah mereka sendiri. Tugas orangtua mendampingi anak menyelesaikan konflik yang sedang dihadapinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-1484054435398549541?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/1484054435398549541/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/menemani-anak-menyelesaikan-konflik.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1484054435398549541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1484054435398549541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/menemani-anak-menyelesaikan-konflik.html' title='Menemani Anak Menyelesaikan Konflik Pribadi'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-6RNJ512lB1M/Te7ju5bGVeI/AAAAAAAAAb0/qwCn_-psgTA/s72-c/100_1452.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-5515279884359682343</id><published>2011-06-05T17:04:00.000-07:00</published><updated>2011-06-07T19:44:26.964-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Keluarga Yang Utuh Membuat Anak Bahagia</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-M93csPq5Rqo/TewbHV-b02I/AAAAAAAAAbw/7A0f5cFXgOU/s1600/100_0173.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-M93csPq5Rqo/TewbHV-b02I/AAAAAAAAAbw/7A0f5cFXgOU/s200/100_0173.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Keluarga yang utuh, terdiri dari ayah dan ibu, ternyata menjadi aspek yang paling berpengaruh pada perkembangan emosional anak. Anak-anak yang tumbuh dalam keluarga yang utuh dan secara teratur melewatkan makan malam bersama merasa lebih bahagia dengan hidupnya. Benarkah?&lt;br /&gt;Saya coba meneliti pada beberapa siswa yang mengalami masalah di sekolah. Salah satunya Madya. Seorang yang miliki fisik dan penampilan prima. Namun sayang sekali dia selalu membuat masalah di sekolah. Ada saja masalah yang dibuatnya  di sekolah; terlambat masuk sekolah, terlambat masuk kelas, bolos sekolah, merokok di sekolah, malas dan selalu bersikap apatis terhadap semua mata pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya Madya banyak bersyukur. Badannya bagus dan tegap, proporsional. Memakai baju apa saja selalu pantas dia pakai selalu terkesan elegan. Pada dasarnya dia memiliki potensi dibidang seni. Meskipun dia tidak menguasai matematika, fisika dan produktif. Andai Madya mau sedikit peduli, saya yakin dia bisa. Namun sayang, dia lebih suka bersikap masa bodoh.&lt;br /&gt;Pada awalnya, saya sempat kecewa dengan sikapnya. Namun sejak saya mengetahui permasalahan keluarganya. Saya coba dekati dan terus menerus mengingatkannya untuk memperbanyak bersyukur. Meskipun saya tahu itu sulit baginya. Dia tidak pernah mendapat pendidikan agama di rumahnya. Pendidikan agama hanya diperoleh dari sekolah. Menyedihkan sekali. &lt;br /&gt;“Selamat pagi bu”, tiba-tiba Madya menyapa saya di pagi yang cerah di depan sekolah.&lt;br /&gt;“Pagi juga”, jawab saya sambil mengernyitkan dahi merasa heran Madya mau menyapa dan terlihat bahagia. Tidak biasanya Madya terlihat bahagia dan mau menyapa guru maupun teman seperti pagi ini. &lt;br /&gt;Hampir setiap hari, selalu terlihat mendung di wajahnya. Mukanya lebih sering terlihat murung meskipun udara sangat cerah dan matahari bersinar terang. Wajah gantengnya bagai gunung tertutup kabut hitam pekat yang enggan berpindah tempat. Tiada senyum, tiada canda maupun tawa. Melihatnya tersenyum, bagai mendapat durian runtuh rasanya. Senang dan bahagia sekali.&lt;br /&gt;Jam ke-5 saya ada KBM di kelasnya. Setelah saya buka, tiba-tiba Madya menyodorkan beberapa tugas yang telah mampu di selesaikannya meskipun pada dasarnya sebagian besar hanya copy paste pekerjaan teman, namun niatnya untuk menyelesaikan tugas benar-benar saya hargai. &lt;br /&gt;“Terima kasih. Ini tugas-tugas wajib saya. Alhamdulillah hampir semuanya saya selesaikan”, kata Madya sambil tersenyum. &lt;br /&gt;“Terima kasih kembali, sudah mau berjuang”, jawab saya sambil menerima dan mengoreksi tugas yang sudah dikerjakannya.&lt;br /&gt;“Butuh perjuangan yang sangat berat”, katanya seolah pada dirinya sendiri.&lt;br /&gt;“Sudah lega?”&lt;br /&gt;“Alhamdulillah sedikit lega”&lt;br /&gt;“Mengapa hanya sedikit?”&lt;br /&gt;“Ya, baru berkurang sedikit”&lt;br /&gt;“Pelajaran yang lain bagaimana?”&lt;br /&gt;“Alhamdulillah sudah selesai semua”&lt;br /&gt;“Wow ... baguslah kalau seperti itu”&lt;br /&gt;“Mengapa wow???”&lt;br /&gt;“Ha ha ha .... senang saja Dya!. Senang melihatmu tersenyum, biasanya ibu terasa sesak nafas setiap kali memandang wajahmu”&lt;br /&gt;‘Sesak nafas ...? Bisa saja”&lt;br /&gt;“Buktinya bisa ...”&lt;br /&gt;“Saya akan berjuang supaya bisa berubah. Supaya ibu tidak sesak nafas lagi. Mohon doanya”, kata Madya memohon.&lt;br /&gt;“Bersemangat!. Buktikan merahmu!”&lt;br /&gt;“Memangnya iklan rokok?!. Ha ha ha ... bersemangat!” &lt;br /&gt;Kedua orang tua Madya bercerai dia ikut neneknya. Oleh karena itu dia sering melamun, apatis dan selalu berperilaku negatif. Semua itu akibat tekanan perasaan yang dirasakannya. Sebenarnya bukan hanya Madya. Di sekolah terdapat Madya-Madya yang lain.  Mereka butuh teman berbagi beban perasaan. Butuh dukungan dan motivasi. Mereka juga  berhak meraih sukses di masa depan. &lt;br /&gt;Berbeda dengan teman-temannya yang memiliki keluarga utuh. Meskipun tingkat ekonomi mereka termasuk kategori miskin namun semangat dan senyum mereka terlihat berbeda. Mereka memiliki orangtua yang mampu memberi penguatan. Sedangkan anak-anak yang berasal dari keluarga berantakan selalu mengalami kebimbangan dan ketidak stabilan emosi. Akibatnya mereka lebih banyak berbuat keburukan.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, kami Wali kelas, Guru mata pelajaran, Bimbingan Konseling serta Kepala Sekolah berusaha bekerja sama, mengembangkan potensi dan memberi motivasi supaya hidup mereka sedikit lebih bahagia. Sehingga, mampu meraih sukses di masa depan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-5515279884359682343?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/5515279884359682343/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/keluarga-yang-utuh-membuat-anak-bahagia.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/5515279884359682343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/5515279884359682343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/keluarga-yang-utuh-membuat-anak-bahagia.html' title='Keluarga Yang Utuh Membuat Anak Bahagia'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-M93csPq5Rqo/TewbHV-b02I/AAAAAAAAAbw/7A0f5cFXgOU/s72-c/100_0173.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-5408412850690583841</id><published>2011-06-04T21:26:00.000-07:00</published><updated>2011-08-20T06:08:54.301-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Rendam Kaki dan Pemijatan Atasi Sulit Tidur</title><content type='html'>&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Wingdings;	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0;	mso-font-charset:2;	mso-generic-font-family:auto;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}@font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:595.3pt 841.9pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:1435444506;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-863574068 -736306448 69271555 69271557 69271553 69271555 69271557 69271553 69271555 69271557;}@list l0:level1	{mso-level-start-at:0;	mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Rendam kaki. Aktifitas sederhana sangat bermanfaat mengatasi sulit tidur. Benarkah? Kalau tidak percaya silahkan mencoba. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kita butuh tidur setidaknya enam jam sehari untuk hidup sehat. Dalam kehidupan masyarakat dewasa ini, terutama yang tinggal di kota besar, tampaknya persyaratan tidur enam jam makin sulit di penuhi. Bagaimana dengan masyarakat pedesaan?. Ternyata sama saja. Apalagi mereka yang memiliki usaha. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kurang tidur kronis ternyata punya kaitan dengan penyakit serius sepertii penyakit jantung, diabetis militus dan obesitas. Saya punya kenangan dengan salah seorang teman guru di sekolah. Beliau sulit tidur apalagi jika sedang ada banyak tugas dan masalah. Namun anehnya badannya bukannya bertambah kurus melainkan bertambah gemuk. Bahkan cenderung obesitas. Ternyata, pada saat begadang, makan jalan terus, terutama makanan ringan yang banyak mengandung MSG.&amp;nbsp; Hasilnya tubuhnya semakin bulat seperti bola. Berbeda apabila beliau sedang tidak banyak beban kerjamaupun sedang tidak ada masalah. Tubuhnya bisa turun beberapa kilo dan terlihat seksi.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tehnik merendam kaki. Apabila kita mengalami kelelahan terutama kelelahan pikiran, mandi dengan air hangat sepulang kerja. Rendam kaki dengan air hangat. Pertama kaki direndam air panas semata kaki. Kemudian tambah dengan air panas sedikit demi sedikit. Air itu harus cukup panas. Untuk membuat kaki yang terendam air terlihat kemerahan. Lakukan selama 15 menit atau 20 menit. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tehnik merendam kaki ini saya peroleh dari nenek saya. Pada waktu sekolah, karena banyaknya kesibukan organisasi sekolah yang harus saya jalankan. Nenek selalu menyiapkan air hangat untuk mandi dan menyiapkan rendaman kaki setiap kali pulang kegiatan sekolah. &amp;nbsp;Dilanjutkan tidur tanpa alas kepala (bantal). Tujuan utamanya supaya saya bisa rileks dan cepat bisa istirahat (tidur) sehingga bisa bangun tengah malam dalam keadaan lebih nyaman. Masalahnya nenek saya disiplin sekali menjalankan sholat malam atau sholat tahajud. Sejak kecil cucu-cucunya sudah dibiasakan bangun tengah malam sekitar jam 03.00 WIB. Sehingga menjadi kebiasaan hingga dewasa. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bila tehnik peredaman kaki tidak membuahkan hasil, baru dilakukan pemijatan. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sekarang kegiatan ini saya biasakan juga pada keluarga kecil saya. Alhamdulillah ada hasilnya. Mampu mempererat hubungan saya dengan suami dan anak-anak. Memijat sambil mendengarkan anak bercerita tentang apa saja terutama tentang kegiatan di sekolah, teman-teman,&amp;nbsp; inspirasi, imaginasi dan mimpi mereka. Membuat kehidupan kami semakin bahagia. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Cukup tidur itu penting. Sepenting apa ... ? &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tidur nyenyak membuat tubuh mampu memperbaiki sel-sel rusak.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Memperbaiki kondisi mental bahkan mampu memperbaiki konsentrasi dan daya ingat. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Membuat sistim &amp;nbsp;imun tubuh bekerja dengan baik.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Memmberi waktu bagi neurons untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi pada siang hari.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kulit akan memperbaiki diri, termasuk kerusakan akibat sinar ultraviolet.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Keseimbangan hormon lebih terjaga.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;Semoga ada guna dan manfaatnya. Selamat tidur ... semoga selalu sehat dan bahagia. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-6TGMX_HWcp4/TesFO7wYgpI/AAAAAAAAAbo/LMEyPTk8Ho0/s1600/100_0178.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-6TGMX_HWcp4/TesFO7wYgpI/AAAAAAAAAbo/LMEyPTk8Ho0/s200/100_0178.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-5408412850690583841?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/5408412850690583841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/rendam-kaki-dan-pemijatan-atasi-sulit_04.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/5408412850690583841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/5408412850690583841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/06/rendam-kaki-dan-pemijatan-atasi-sulit_04.html' title='Rendam Kaki dan Pemijatan Atasi Sulit Tidur'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-6TGMX_HWcp4/TesFO7wYgpI/AAAAAAAAAbo/LMEyPTk8Ho0/s72-c/100_0178.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-5427206719475770154</id><published>2011-05-21T20:18:00.001-07:00</published><updated>2011-08-20T06:03:06.874-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Bermain Peran Salah Satu Upaya Mengubah Perilaku Buruk Anak</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-MO81Ea4ZNxA/TdiCFOda4KI/AAAAAAAAAbg/2tTGOV6ecYM/s1600/Paud1.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-MO81Ea4ZNxA/TdiCFOda4KI/AAAAAAAAAbg/2tTGOV6ecYM/s200/Paud1.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dimasa lalu, anak-anak lebih suka bermain dengan teman dibandingkan duduk manis di depan televisi. Namun kini keadaan sudah berubah. Begitu juga dengan kebiasaan anak-anak. Akibatnya perilaku anak-anak sekarang juga banyak berubah. Lebih banyak meniru kebiasaan buruk tayangan televisi. Apabila orangtua tidak segera pengambil peran aktif dalam pengasuhan  tumbuh kembang anak akan berakibat tidak baik di masa remaja dan dewasa mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dina, tetangga dekat rumah. Usianya masih balita. Namun dia &amp;nbsp;memiliki perilaku kasar, suka membentak, cengeng, semaunya sendiri, dan masih banyak yang lainnya. Beberapa waktu yang lalu saya menyempatkan diri berkunjung ke rumahnya. Ternyata Dina lebih banyak mengkonsumsi siaran televisi dibandingkan bermain dengan teman-temannya. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Orangtuanya sibuk bekerja, dia lebih banyak bermain dengan pengasuhnya yang suka menonton acara orang dewasa. &amp;nbsp;Ibunya juga suka menonton sinetron di malam hari. &amp;nbsp;Pulang kerja bukannya mengasuh atau mendongeng melainkan sibuk menikmati sinetron. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Alhamdulillah, dengan adanya PAUD di posyandu dekat rumah, kegiatannya menonton televisi Dina agak sedikit berkurang. &amp;nbsp;Setiap hari senin dan rabu Dina ikut belajar dan bermain di PAUD Kusuma Bangsa. Salah satu kegiatan yang paling disukai Dina adalah bermain peran. Dina sering mendapat peran manjadi seorang gadis kecil yang manis dan  santun, atau menjadi seorang gadis periang, &amp;nbsp;pemberani dan tidak cengeng. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ternyata peran Dina di Pos Paud sangat mempengaruhi perilakunya. Menurut informasi yang saya terima dari ibunya, perilaku Dina banyak berubah. Dulu Dina suka marah dan cengeng. Sekarang Dina menjadi anak yang pemberani dan sopan. Kedua orangtuanya sangat senang melihat perubahan perilaku Dina di sekolah. Dan Alhamdulillah, &amp;nbsp;saat ini, ibu Dina lebih banyak memanfaatkan waktu luangnya untuk bermain peran dengan Dina dibanding menonton sinetron. Begitu juga dengan pengasuhnya, belajar memperbaiki pola pengasuhannya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bermain peran &amp;nbsp;bisa menjadi ajang belajar bagi anak, baik belajar membaca, berhitung, mempelajari proses/alur dalam mengerjakan sesuatu, mengenal tata tertib/tata cara di suatu tempat, yang semua ada dalam kehidupan kita. Tenyatabermain peran mampu mengubah perilaku buruk anak. &amp;nbsp;Orangtua cukup memberikan informasi sebelum anak mulai bermain, dan atau lebih baik kalau orangtua terlibat dalam permainan agar bisa menggali imaginasi dan mengenalkan informasi baru pada anak. Orangtua jangan mendominasi permainan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semoga pengalaman sederhana ini ada guna dan manfaatnya. Amin. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-5427206719475770154?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/5427206719475770154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/05/bermain-peran-salah-satu-upaya-mengubah.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/5427206719475770154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/5427206719475770154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/05/bermain-peran-salah-satu-upaya-mengubah.html' title='Bermain Peran Salah Satu Upaya Mengubah Perilaku Buruk Anak'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-MO81Ea4ZNxA/TdiCFOda4KI/AAAAAAAAAbg/2tTGOV6ecYM/s72-c/Paud1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-9082376414587195731</id><published>2011-05-17T16:50:00.000-07:00</published><updated>2011-05-17T16:56:52.475-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Siswa'/><title type='text'>Bidik Misi Unesa</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-6t5OXmxVeHE/TdMKs8p74VI/AAAAAAAAAbQ/MFUz78-VNtM/s1600/IMG_1178.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-6t5OXmxVeHE/TdMKs8p74VI/AAAAAAAAAbQ/MFUz78-VNtM/s200/IMG_1178.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saya baru saja selesai sholat Magrib, tiba-tiba ada sms masuk. Ternyata sms dari Trisnawati siswa kelas XIITPfL3. Dia mengabarkan kalau diterima Bisik Misi Unesa. Belum selesai saya baca, tiba-tiba dia telpon sambil menangis bahagia, “Bu, saya diterima di Unesa. Saya bahagia sekali”. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Perasaan saya waktu itu tidak bisa saya gambarkan. Saya sangat bahagia. Trisnawati sangat dekat dengan saya sejak kelas X. Meskipun berasal dari keluarga miskin yang berantakan, namun dia memiliki semangat belajar dan semangat hidup yang sangat luar biasa. Selama di SMP dan SMK dia menjadi anak asuh Bu Eny guru SMP negeri 2 Kertosono. Suatu saat akan saya ceritakan pada artikel tersendiri.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kabar gembira ini saya sebarkan ke teman-teman guru.&amp;nbsp; Pada saat selesai sholat Isya’ saya terus kepikiran bagaimana nasib Dwi Susanto. Dia merupakan siswa terbaik di kelas XIITM2. Pada saat perpisahan sekolah dia mendekati saya, dan terus menerus berharap saya tidak pernah lupa mendoakan dia diterima Bidik Misi Unesa. Waktu bercerita matanya berkaca-kaca. Saya sampai sesak nafas mendengarkan harapannya. Sehingga malam ini pikiran saya terus menerus tertuju pada Dwi. Sempat kawatir kalau sampai Dwi tidak diterima.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada saat masih dalam keadaan merenung dan memohon kemudahan untuk kebaikan Dwi. Tiba-tiba ada sms masuk. Sms dari Dwi. Alhamdulillah dia diterima Bidik Misi Unesa. Rasanya tubuh saya melayang karena bahagia. Hati saya sangat lega. Lama sekali saya hanya bisa diam, teringat bagaimana Dwi dan Trisna terus menerus melakukan tehnik visualisasi di Unesa. Mereka berdua benar-benar memiliki keinginan untuk bisa melanjutkan belajarnya di Unesa. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebenarnya sejak dua hari yang lalu saya terus menerus sms-an sama Trisna. Terutama mengabarkan nilai 10 pada bidang studi matematika yang telah mampu dia raih. Trisna senang sekali mendapat kabar bahagia dari saya. Kembali saya berharap dia memperbarui cerita biografinya. Cerita perjuangannya mampu menyelesaikan pendidikannya sampai &amp;nbsp;SMK bahkan hingga kuliah di Unesa. Meskipun sebagian sudah saya tuliskan di blog ini&amp;nbsp; dua tahun yang lalu.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;Untuk Trisna saya sangat optimis diterima di Unesa, karena keluarganya sudah di survey oleh Unesa. Sebenarnya masih ada satu lagi, yaituuNur’aini. Satu-satunya cewek dari jurusan Tehnik Pemesinan. Nur’aini keluarganya juga sudah disurvey sehingga saya optimis diterima di Unesa. Pengalaman tahun kemarin, Nanang Suroso keluarganya di survey ITS. Diterima Bidik Misi ITS. Berbeda dengan dwi Susanto, sampai kemarin keluarganya belum disurvey Unesa. Sehingga dia sempat pemisis. Begitu juga saya dan Pak Anam. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;Pada awalnya Nur’aini sempat berkeinginan mendaftar di ITS namun Alhamdulillah dia mau menerima saran kami untuk mengambil jurusan Pendidikan Tehnik Pemesinan Unesa. Dan Alhamdulillah dia diterima. Nur’aini lebih pendiam berbeda dengan Trisna dan Dwi, sikapnya lebih hati-hati dan santun. Setiap hari ke sekolah naik sepeda onthel menempuh jarak lebih dari 10 km. Namun semua itu dia jalani dengan ikhlas. Subhanallah, Allah memudahkan perjuangannya melanjutkan belajar lagi. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;Sayang sekali hari ini saya tidak bisa hadir ke sekolah, karena harus mengurus ijin pendirian PAUD (Pendidikan Anak usia Dini) ke Notaris. Meskipun seharusnya saya ada di SMK menghibur dan memotivasi mereka yang gagal kuliah melalui jalur Bidik Misi. Semoga anak-anak fokus pada kemudahan yang diberikan Allah dibalik setiap kegagalan. Bukan terpuruk merenungi kegagalan. Buang-buang waktu percuma. Meskipun kecewa bersifat manusiawi. Namun mereka harus kuat dan tidak patah semangat. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;Semoga mereka masih ingat Hukum I Newton; “Setiap benda bersifat lembam, selalu ingin mempertahankan kedudukannya”. Begitu juga manusia. Kalaupun anak-anak sudah pernah bergerak&amp;nbsp; dan berjuang.&amp;nbsp; Meskipun kali ini mereka gagal,&amp;nbsp; mereka tetap harus melanjutkan perjuangannya. Jangan berhenti di tengah jalan. Insyaallah kemudahan itu akan datang. Amin. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-9082376414587195731?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/9082376414587195731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/05/bidik-misi-unesa.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/9082376414587195731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/9082376414587195731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/05/bidik-misi-unesa.html' title='Bidik Misi Unesa'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-6t5OXmxVeHE/TdMKs8p74VI/AAAAAAAAAbQ/MFUz78-VNtM/s72-c/IMG_1178.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-1532522808910962795</id><published>2011-05-15T04:46:00.000-07:00</published><updated>2011-05-15T05:04:23.818-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Siswa'/><title type='text'>Cowok Cakep Pemegang Sabit</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-YRALe38DpZ0/Tc_BJYgJjpI/AAAAAAAAAbE/3_ubkJy8zms/s1600/202825_100000816665183_7842318_n.jpg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-YRALe38DpZ0/Tc_BJYgJjpI/AAAAAAAAAbE/3_ubkJy8zms/s200/202825_100000816665183_7842318_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKBP%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page WordSection1	{size:595.3pt 841.9pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.WordSection1	{page:WordSection1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pagi ini tiba-tiba saya ingin mengenang kelas TM3 angkatan 2009-2010. Kelas paling unik di sekolah kami. Dihuni siswa-siswa berprestasi, memiliki kejujuran tinggi. Sebagian besar kalau bicara seenaknya sendiri, seperti tanpa beban. Kompak, bersaing secara sehat, tidak saling menjatuhkan, berani menjadi dirinya sendiri, dan &amp;nbsp;memiliki sportifitas tinggi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Meskipun mereka sudah meninggalkan sekolah sejak setahun yang lalu. Ada beberapa siswa yang masih saya ingat sampai sekarang. Ingat pola pikir dan gaya bicaranya. Salah satunya adalah Riki. Bicaranya ceplas-ceplos, namun sopan, jujur dan berani tampil menjadi diri sendiri. Penampilannya selalu rapi dan terkesan elegan. Siapapun tidak akan percaya kalau pekerjaanya setiap hari mencari rumput untuk pakan sapi. Saya saja sebagai gurunya memerlukan waktu beberapa bulan untuk mempercayainya.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Lihat tangan kami, jangan lihat penampilan kami”, sambil menyodorkan tangannya yang kasar akibat sering mencari rumput. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Kurang percaya, tambah satu lagi. Ini bu, raba tangan Mukhlis. Dia seprofesi dengan saya”, Mukhlis ikut menodorkan tangannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya diam saja, masih belum percaya. Riki saja, saya tidak percaya apalagi Mukhlis lebih parah. Lebih tidak percaya. Mukhlis penampilannya lebih elegan, anaknya sangat cerdas dan sopan. Kesannya lebih tidak peduli dengan lingkungannya. Lebih pendiam tapi murah senyum. Sangat percaya diri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Kalau kurang percaya, absen 36. Tangannya lebih parah. Kasar, hitam dan menyebalkan. Ha ha ha ...!”, kata Riki bercanda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Absen 36, Roziq hanya tersenyum di ledek Riski. Maju ke depan ikut menyodorkan tangannya. Saya memang jarang sekali memanggil Roziq dengan memanggil namanya namun lebih suka menyebut nomor absennya. Dan diapun sepakat. Seorang anak yang imut karena perutnya gendut. Meskipun gendut namun dia memiliki mobilitas tinggi, memiliki banyak ide dan kreatifitas. Aktif dalam kegiatan pramuka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya masih diam, karena memang belum percaya. Tiba-tiba Niko menyela, “Benar bu, mereka itu hanya kumpulan pengarit-pengarit mania”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Lebih baik pengarit mania daripada &lt;b&gt;tukang tadah mania&lt;/b&gt;. Hanya bisa meminta tanpa bekerja. Kalau Niko beda bu, dia itu tukang tadah. Anak mama”, bela Riki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Benar bu”, bela Mukhlis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Kalian itu sirik, tanda tak mampu!”, ejek Niko sambil menjulurkan lidah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Meskipun mereka sering saling meledek, namun sangat kompak serta tidak mudah marah. Itulah kelebihannya siswa kelas XITM3. Saat ini, Riki dan Mukhlis memutuskan kuliah di Universitas swasta dekat rumah karena mereka masih memiliki tanggung jawab merawat sapi. Setiap hari pulang ke rumah, tidak pernah kost. Setiap hari menjalani profesinya, menyabit rumput. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bila ada waktu luang pasti main ke sekolah. Mereka mengatas namakan &lt;b&gt;Cowok Cakep &amp;nbsp;Pemegang Sabit Mania.&lt;/b&gt; Kalau sudah berkumpul di perpustakaan sekolah bisa bikin heboh, suka melanggar aturan. Berisik, ada saja ceritanya; &amp;nbsp;cerita teman-teman kuliahnya, prestasi akademiknya, suka dukanya kuliah, misi hidupnya dan lain sebagainya. Biasanya mereka datang berenam bersama Nanang yang saat ini diterima Bidik Misi di ITS.&amp;nbsp; Saling meledek, lupa kalau sudah semakin dewasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ada tugas wajib yang harus saya jalani. Mendengarkan dan menjadi saksi perjalanan hidup mereka. Menunggu hasilnya, minimal lima tahun ke depan. Menunggu keberhasilan mereka. “Jangan lupa berdoa buat keberhasilan kami semua”, pesan sponsor mereka. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Hari ini kami belum membawa apa-apa. Kalaupun kami membawa buah tangan, pasti ibu akan bertanya ...”, belum selesai Riki berkata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Uang siapa?”, sahut Niko.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;“Darimana?”, sambung Mukhlis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;“Keringat siapa?!”, Nanangpun ikut bicara. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&amp;nbsp;“Membuat kami repot menjawabnya”, lanjut Niko diplomatis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Betul ... betul ... betul!”, jawab mereka kompak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya hanya bisa tersenyum sambil mendengarkan apa kata mereka. Percuma saja beradu argumentasi dengan mereka. Tidak ada gunanya. Buang-buang waktu percuma. Daripada bicara, lebih baik berdoa sesuai pesan sponsor mereka. &amp;nbsp;Satu yang belum bisa datang, Wibi.&amp;nbsp; Saat ini dia ada di Malaysia. Sesuai dengan mimpinya, terpaksa mencari modal di negara tetangga untuk membuka usaha. Meskipun demikian dia masih sering telepon. &amp;nbsp;Kami masih bisa sering bertemu walaupun hanya sebatas di dunia maya. Di Facebook. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya akan sabar menunggu mereka minimal lima tahun yang akan datang. Semoga Allah masih memberi umur panjang, sehingga saya masih memiliki waktu melihat keberhasilan, dan kebahagiaan mereka di masa datang. Amin. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-zh1JZbCwjTo/Tc-_2M48C1I/AAAAAAAAAa8/8cWf8UW_iFA/s1600/29851_121696307847211_100000205281154_300742_7935648_n.jpg" imageanchor="1" style="clear:right; float:right; margin-left:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="150" width="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-zh1JZbCwjTo/Tc-_2M48C1I/AAAAAAAAAa8/8cWf8UW_iFA/s200/29851_121696307847211_100000205281154_300742_7935648_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-1532522808910962795?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/1532522808910962795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/05/cowok-cakep-pemegang-sabit.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1532522808910962795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1532522808910962795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/05/cowok-cakep-pemegang-sabit.html' title='Cowok Cakep Pemegang Sabit'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-YRALe38DpZ0/Tc_BJYgJjpI/AAAAAAAAAbE/3_ubkJy8zms/s72-c/202825_100000816665183_7842318_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-8667533170949675116</id><published>2011-05-11T16:01:00.000-07:00</published><updated>2011-05-13T13:48:59.746-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Siswa'/><title type='text'>Ketegaran Hati Rizki</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Siang itu udara sangat panas. Suasana perpustakaan sekolah masih lengang hanya ada satu dua siswa kelas XII yang sudah selesai ujian. Menunggu pengumuman ujian sekolah dan mencari informasi lowongan kerja dari BKK. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tiba-tiba bu Wati datang membawa kabar tentang keberadaan Rizki siswa kelas XTL2. Beliau baru saja terima sms dari Rizki yang sedang &amp;nbsp;berada di Bali.&amp;nbsp; Sudah dua hari Rizki tidak masuk sekolah, tidak biasanya dia bolos sekolah tanpa kabar berita. Rizki seorang siswa yang cerdas dan selalu ceria. Sehingga pada saat Rizki tidak masuk sekolah wali kelasnya sibuk mencari informasi tentang keberadaan siswanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Bu, tolong jika besuk pagi Rizki belum masuk jangan di A (Alpa), namun di I (ijin) saja”, pesan bu Wati pada saya.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Baik bu wati sayang. He he he ...”, canda saya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Keluarganya sedang bermasalah. Saat ini dia sedang berada di Bali. Mungkin ijin selama seminggu”, lanjutnya menambah informasi sebelumnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bu Wati, seorang wali kelas yang penuh dedikasi. Beliau sangat peduli pada siswa-siswanya. Saya sangat suka padanya. Suka pada perhatian dan kasih sayangnya pada saat mengajar. Juga suka pada inovasi dan kreatifitas mengajar beliau. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Kasihan anak-anak, sebagian besar orangtuanya bermasalah. Akibat keterbatasan ekonomi, meniimbulkan&amp;nbsp; banyak konflik”, kata beliau seolah pada dirinya sendiri. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Yah begitulah. Oleh karena itu kita harus banyak bersabar menghadapi anak-anak di kelas. Kita harus saling mengingatkan dan bekerja sama dalam membimbing mereka”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Semoga Rizki diberi ketabahan”, lanjut bu Wati.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Amin”,&amp;nbsp; jawab saya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Senin jam ke 5-6 saya masuk ruang kelas XL2 bel masuk baru saja terdengar. Istirahat baru saja usai. Sebagian besar anak-anak masih di luar kelas. Dari jauh sudah terlihat Rizki sedang bermain dengan temannya. “Alhamdulillah”, ucap saya dalam hati.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebelum masuk kelas, Rizki sudah memohon maaf pada saya karena beberapa hari yang lalu meninggalkan jam Fisika tanpa ijin. Kemudian tanpa saya minta menceritakan permasalahannya. Permasalahan keluarganya. Dia bercerita dengan penuh semangat dan tak lupa selalu tersenyum bahagia.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ibunya berasal dari Banyuwangi. Namun Saat ini neneknya sedang berada di Buleleng ikut buliknya dalam keadaan sakit parah. Sudah agak lama kedua orangtuanya berselisih paham.&amp;nbsp; Puncaknya, beberapa hari yang lalu ibunya menangis minta diantar ke Buleleng, terpaksa malam-malam Rizki mengantar ibunya ke Bali. Karena ayahnya bekerja di Sidoarjo dan setiap dua minggu sekali baru pulang. Sementara adiknya terpaksa dititipkan di rumah tetangganya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saat ini Rizki hanya tinggal bersama adiknya yang baru duduk di kelas I&amp;nbsp; SD. Dia terpaksa harus berperan sebagai bapak, ibu sekaligus kakak bagi adiknya. Setiap hari dia memasak, mencuci dan merawat sapi. Meskipun demikian dia jalani semua itu dengan penuh semangat. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Bu, doakan saya bisa menjalani hari-hari saya dengan tegar. Kedua orangtua saya bisa rukun kembali seperti sedia kala. Ekonomi keluarga kami bisa bertambah baik seperti beberapa waktu yang lalu”, kata Rizki memohon.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Kamu pasti bisa. Bisa tegar dan kuat serta tabah. Siapa dulu gurunya .... ?’, jawab saya sambil tersenyum tentunya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Ibu tentunya ...!”, jawab Rizki tertawa.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Bukan saya, bu Wati tentunya!”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Ha ha ha ... iya ya!... bu Job Sheed!”, jawab Rizki sambil tersenyum bahagia.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Rizki pasti bisa ...”, belum selesai saya bicara.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Bisa mengubah permasalahan maupun kegagalan menjadi keberhasilan”, sela Rizki cepat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Masih ingat rupanya?!”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Pasti. Rizki ....! Si anak Jenius!. Berani mengubah hambatan menjadi tantangan dan berjuang meraih keberhasilan. Jangan cengeng!. Dalam hal ini berlaku hukum apa bu? Hukum Kekekalan Energi atau hukum III Newton?”, kata Rizki sambil berlari menuju ke kursinya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pernyataan Rizki tidak perlu dijawab.&amp;nbsp; Dia sebenarnya sudah tahu jawabannya. Di sekolah, bukan hanya Rizki yang saat ini sedang menghadapi masalah keluarga, namun masih ada beberapa Rizki-Rizki yang lain yang sedang bermasalah. Semoga kami, guru-gurunya mampu mendampingi mereka belajar dan menciptakan kegiatan belajar yang menyenangkan, mampu membangun karakternya. Sehingga anak-anak merasa bahagia berada di sekolah, &amp;nbsp;karena sekolah mampu menjadi rumah kedua bagi mereka dan guru-gurunya mampu menjadi orangtua kedua bagi siswa. Amin. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-8667533170949675116?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/8667533170949675116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/05/ketegaran-hati-rizki.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/8667533170949675116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/8667533170949675116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/05/ketegaran-hati-rizki.html' title='Ketegaran Hati Rizki'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-4064637919813376154</id><published>2011-05-10T17:54:00.001-07:00</published><updated>2011-05-10T17:55:45.718-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Siswa'/><title type='text'>Daftar Impian Sundari</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Siang itu udara sangat panas. Saya baru saja keluar dari ruang VIII, tiba-tiba Sundari berlari mengikuti langkah saya. Seperti biasa gadis cantik itu selalu murah senyum. Setelah mampu menjajari langkah saya, tiba-tiba dia bertanya,”Bu, ada jam?”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Tidak ada, kelas XI Otomasi anaknya prakerin. Jadi ibu sudah santai sekarang. Ada apa?’, tanya saya sambil menghentikan langkah menuju ruang guru.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Laptop saya baru”, katanya malu-malu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Alhamdulillah. Ibu sangat bahagia mendengarnya”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Mau tahu prosesnya?”, dia bertanya sambil menundukkan muka.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Pasti mau”, jawab saya cepat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Bulan Januari yang lalu saya menuliskan 10 daftar impian saya. Salah satunya saya ingin laptop baru. Saya tidak bercerita pada siapapun. Tidak juga pada Bapak,ibu dan kaka saya. Subhanallah, pada bulan pebruari tiba-tiba mas Nur sms”, katanya sambil tersenyum bahagia.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Apa isi smsnya?”, tanya saya menyela. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Mau laptop?. Awalnya saya ragu, benarkah tawaran mas Nur ini?. Kemudian saya balas, kalau saya memang ingin sekali segera memiliki laptop”.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya hanya diam mendengarkan kelanjutan cerita Sundari. Sambil mengingat profil Nur Hidayat kakaknya yang kebetulan juga salah siswa terbaik di SMK Negeri I kertosono. Saat ini dia dinas di Kalimantan,&amp;nbsp; di Angkatan Darat sesuai impiannya sejak kecil. Meskipun sebelumnya dia sempat gagal dan sempat bekerja di Pertamina, &amp;nbsp;namun &amp;nbsp;Nur Hidayat &amp;nbsp;tidak pernah berhenti bermimpi masuk Angkatan Darat. Saya mengikuti terus perkembangannya sejak kelas X hingga sekarang setelah Dinas di Kalimantan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Mengapa ibu diam saja”, tanya Sundari tiba-tiba.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Saya tiba-tiba kangen sama Masmu, Nur Hidayat. Ibu bangga padanya”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Pada adiknya juga!. Ha ha ha .... Mas Nur juga sering mengingat ibu. Sekarang adiknya juga mengikuti langkah kakaknya. Berani bermimpi dan berani berjuang mewujudkannya”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Kalian memang luar biasa!”.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Terima kasih bu. Mau tahu impian saya berikutnya?’, tanyanya bersemangat. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Pasti mau”, jawab saya cepat.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Saya ingin mendapat uang saku minimal seratus ribu rupiah pada saat kunjungan industri. Alhamdulillah, saya sudah mendapatkannya. Menjadi juara kelas lagi.”, katanya penuh percaya diri.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya hanya tersenyum sambil mendengarkan ceritanya.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;“Bu saya ke kelas dulu. Bu Rum sudah siap mengajar di kelas saya”, katanya sambil berlari kembali ke kelasnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Bu, jangan lupa doakan saya segera bisa membeli modem eksternal,” Teriak Sundari dari jauh sebelum menghilang di balik pintu ruang VIII. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Amin!.” &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seperti itulah kehidupan kami di sekolah. Hampir setiap hari ada saja siswa yang menceritakan keberhasilannya meraih mimpi-mimpinya. Andai saja diceritakan satu persatu bisa jadi ratusan bahkan ribuan cerita pendek. Apalagi sekarang dengan adanya facebook. Saya bisa bersilaturahmi dengan alumni yang tersebar di seluruh pelosok negeri dan &amp;nbsp;juga&amp;nbsp; di beberapa negara bahkan berbeda benua. Membahagiakan sekali. Semoga hidup ini penuh arti. Amin. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-4064637919813376154?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/4064637919813376154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/05/daftar-impian-sundari.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/4064637919813376154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/4064637919813376154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/05/daftar-impian-sundari.html' title='Daftar Impian Sundari'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-7777906348695388554</id><published>2011-05-07T21:27:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T21:28:11.394-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Siswa'/><title type='text'>Kevin, Kembalilah ke Sekolah!</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Seperti biasa, setiap hari senin, saya harus bersabar menunggu anak-anak ganti baju setelah mengikuti pelajaran olah raga. Udara di luar kelas terasa sangat panas.&amp;nbsp; Sebagian besar siswa sudah ganti baju, siap untuk mengikuti jam fisika, sedangkan yang lainnya masih ada di kamar mandi bahkan masih ada yang masih membeli minum di kantin sekolah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Baru saja saya masuk kemudian duduk di meja guru. Tiba-tiba Kevin bertanya, “Bu, punya air minum?” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya sempat terkejut, “Maaf Vin hari ini ibu tidak membawa air minum. Kamu haus, silahkan beli minum dulu, ibu masih sabar menanti”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Saya tidak punya uang”, jawab Kevin dengan ekspresi sedih.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Silahkan&amp;nbsp; beli air mineral di kopsis?”, sambil saya serahkan uang seribu rupiah padanya.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kevin terlihat sangat senang menerima uang yang tidak seberapa.&amp;nbsp; Dia berlari ke Koperasi Sekolah. Sebentar kemudian dia sudah &amp;nbsp;kembali ke kelas dengan membawa 2 gelas air mineral. Sampai di tempat duduk, satu gelas dia minum sendiri, satunya di berikan ke temannya. Saya hanya diam, mengamati perilaku Kevin dan kawan-kawannya. Ternyata dia tidak hanya memikirkan diri sendiri. Saya bahagia melihatnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kevin terlihat sangat menikmati air mineral yang diminumnya. &amp;nbsp;Saya tidak menyangka ternyata uang seribu rupiah sangat berarti baginya. Setelah habis airnya, dia minta ijin ke luar untuk membuang gelas plastik bungkus air ke tempat sampah di depan ruang kelas. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Alhamdulillah. Terima kasih bu. Semoga Allah membalas kebaikan ibu”, kata Kevin sekembalinya dari membuang sampah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Amin. Sama-sama Vin”, saya menjawab sambil tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Kelas XM2 memiliki motivasi belajar tinggi meskipun jam fisika selesai pelajaran olah raga. Rata-rata kelasnya paling baik diantara enam kelas yang saya ajar. Meskipun ada satu dua siswa yang lambat belajar,&amp;nbsp; namun semua itu tidak menimbulkan masalah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semua itu kini tinggal kenangan. Ternyata hari itu, hari terakhir Kevin masuk sekolah. Sampai hari ini dia belum &amp;nbsp;&amp;nbsp;pernah masuk sekolah lagi. Sudah lebih dari satu bulan. Padahal orangtuanya sudah mendapat tiga kali surat panggilan. Kabar terakhir yang saya terima dari wali kelasnya. Kevin tidak mungkin sekolah lagi. Dia sekarang ikut kerja Bapak di Surabaya. Ternyata selama ini dia hidup dengan ibu tirinya. Ibunya sudah lama meninggal. Karena penghasilan bapak Kevin relatif kecil, ibu tirinya tidak setuju kalau Kevin sekolah. Selama ini, &amp;nbsp;dia sering ke sekolah tanpa uang saku dan sarapan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hampir setiap hari Kevin pulang pergi ke sekolah nggandol Truk barang. Kevin dan kawan-kawannya biasa mencari tumpangan dari perempatan Kertosono ke pasar Baron, begitu pula jika berangkat sekolah. Cari tumpangan truk barang dari perempatan baron ke perempatan Kertosono. &amp;nbsp;&amp;nbsp;Dari rumah ke perempatan Baron dia dibonceng temannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;Kevin seorang anak yang selalu ceria, dia tidak pernah memperlihatkan permasalahan yang sedang dihadapinya. Sehingga saya tidak pernah tahu permasalahan hidupnya yang sebenarnya.&amp;nbsp; Bicaranya ceplas-ceplos. Kalau saya menjelaskan materi tertentu dengan cepat. Dia berani mengingatkan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Ibu, saya tidak sepandai Irwan, Aziz, maupun Zenip.”, kata Kevin seolah bicara pada dirinya sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Saya juga bu”, sahut yang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Baiklah, ibu jelaskan kembali”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Begitu juga pada saat praktikum selalu saja ada ide kreatifnya. Saya suka kejujurannya. Suka gaya bicaranya. Begitu juga dengan tingkah lakunya. Gaya rambut jabriknya, menantang langit. Tubuhnya yang gendut membuat gerakan tubuhnya terasa lucu dan imut. Merupakan hiburan tersendiri bagi saya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kini, setiap kali mengajar di kelas XM2 terasa ada yang hilang. Biasanya ada Kevin yang selalu ceria menyapa saya dengan beberapa pernyataan yang bisa membuat perasaan saya terasa nyaman. Namun semuanya itu kini tinggal kenangan. Kevin terpaksa keluar sekolah untuk bekerja. Mencari uang untuk menyambung hidupnya. Meskipun dia bebas uang iuran sekolah,&amp;nbsp; namun semua itu masih belum cukup, dia juga butuh makan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kevin kembalilah ke sekolah. Ibu sangat merindukanmu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-7777906348695388554?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/7777906348695388554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/05/kevin-kembalilah-ke-sekolah.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/7777906348695388554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/7777906348695388554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/05/kevin-kembalilah-ke-sekolah.html' title='Kevin, Kembalilah ke Sekolah!'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-605260235048794649</id><published>2011-05-04T18:08:00.000-07:00</published><updated>2011-05-04T18:27:41.884-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Setiap Pilihan Selalu Mengandung Konsekuensi</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Cg7L_7u-Ydg/TcH7tAzOmgI/AAAAAAAAAa4/MOnpc5WTseI/s1600/IMG_1177.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-Cg7L_7u-Ydg/TcH7tAzOmgI/AAAAAAAAAa4/MOnpc5WTseI/s200/IMG_1177.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Ketika memutuskan untuk memilih tentu kita memiliki alasan yang membuat kita berpikir bahwa jalan hidup itulah yang paling kita inginkan. Namun, setiap pilihan memiliki konsekuensi masing-masing.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tidak biasanya Dika dkk berbondng-bondong ke perpustakaan. Saya pikir mereka mau pinjam buku, ternyata mereka hanya menginginkan curhat masalah lomba band di SMAPAD. Ternyata keinginan mereka ada kendala. Hampir selama 15 menit mereka bergantian mengeluarkan isi hati mereka. Setelah emosi mereka reda, saya baru mulai bicara sambil tersenyum tentunya. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Mengapa ibu dari tadi diam saja?. Bagaimana bu? Sekarang malah tersenyum?!”, kata Nayan tiba-tiba. Saya masih tersenyum sambil mengambil nafas pelan-pelan sambil menatap mereka satu persatu. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya hanya mengatakan, “Setiap pilihan pasti mengandung konsekuensi”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Di dalam setiap satu kesulitan tersedia minimal dua kemudahan”, kata Agung menyela.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Kita harus fokus pada kemudahan yang sudah disediakan Tuhan. Jangan fokus pada kesulitan yang ada di depan mata”, Saiful melanjutkan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Berarti apa yang seharuskan kita lakukan?” , kata Dika &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Berjuang!”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Rawe-rawe rantas”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Kita harus bisa. Kita cari dukungan.”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Memangnya siapa yang akan mendukung kita?”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Pak Wahyu, wali kelas kita.”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Bu Damai, guru kesenian kita”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya hanya diam melihat semangat mereka. Saya biarkan mereka beradu argumentasi sendiri. Pada dasarnya saya sangat yakin mereka mampu mengatasi permasalahannya. Tugas saya sebagai guru hanya mendengarkan curahan hati mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Ibu yakin kalian bisa menyelesaikan masalah tanpa bantuan siapapun. Ibu bangga pada kalian.”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Mari kita tunjukkan, kalau&amp;nbsp; kita  bisa.”, kata Dika sambil mengajak teman-temannya menemui pak Wahyu dan bu Damai.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; "Ya benar, pasti bisa", jawab mereka serentak. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Membangun karakter siswa memang tidak mudah. Apalagi menghadapi anak-anak di masa kini yang sebagian besar pada dasarnya “Indigo”. Mendengarkan saya pikir lebih baik daripada nasehat. Biarkan anak-anak mencari solusi dari setiap permasalahan atau kesulitan yang sedang mereka hadapi. Tugas kita hanya mendampingi, memfasilitasi dan memotivasi. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sudah waktunya anak-anak diberi kesempatan untuk merubah paradigma “Kemudahan akan datang setelah kesulitan”. Sebaliknya, mari kita mengajak anak-anak menggunakan paradigma&amp;nbsp; baru “Dibalik satu kesulitan tersedia beberapa kemudahan” sehingga anak-anak berusaha fokus berjuang untuk mendapat kemudahan, bukannya menunggu kemudahan tetapi &amp;nbsp;berjuang untuk mendapatkan kemudahan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-605260235048794649?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/605260235048794649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/05/setiap-pilihan-selalu-mengandung.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/605260235048794649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/605260235048794649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/05/setiap-pilihan-selalu-mengandung.html' title='Setiap Pilihan Selalu Mengandung Konsekuensi'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Cg7L_7u-Ydg/TcH7tAzOmgI/AAAAAAAAAa4/MOnpc5WTseI/s72-c/IMG_1177.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-16026586546559787</id><published>2011-04-23T03:43:00.000-07:00</published><updated>2011-04-23T04:05:13.408-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Pujian Secara Verbal yang Menyesatkan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-WsrABi9AbCM/TbKvaM19fVI/AAAAAAAAAa0/IomVqRG9Mag/s1600/100_0898.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-WsrABi9AbCM/TbKvaM19fVI/AAAAAAAAAa0/IomVqRG9Mag/s200/100_0898.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Salah satu strategi yang biasa dilakukan guru untuk meningkatkan kepuasan peserta didik adalah melakukan pujian secara verbal. Pujian yang sering diucapkan guru, misalnya: “Bagus”, “Tepat sekali”, “Benar, lanjutkan”, “Indah sekali”, “Tepat, teruskan” dan masih banyak lagi yang lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Namun tanpa disadari, guru sering memberikan pujian yang berbahaya, karena justru menimbulkan permasalahan bagi peserta didik.&amp;nbsp;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Begini ceritanya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;a.&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * &lt;/span&gt;Memuji sekaligus mengancam. Misalnya: “Bagus sekali, jangan sampai salah lagi. Saya kurangi nilaimu”. Guru bermaksud memuji dan memberi motivasi atau penguatan, namun peserta didik justru jadi takut dan ragu-ragu untuk menyelesaikan tugasnya. Mereka takut kalau membuat kesalahan, takut kalau nilainya dikurangi. “Benar sekali, tumben benar. Biasanya kamu menjawab salah atau bisa juga “Ya benar sekali, tidak seperti sebelumnya. Kacau!”. Maksud guru memberi pujian, namun ternyata guru tersebut sekaligus menghina. Peserta didik merasa kecewa ketika kesalahannya diungkit-ungkit, dan merasa keberhasilannya kali ini tidak bermakna.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;b.&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * &lt;/span&gt;Memuji sekaligus membandingkan dengan teman lain. Misalnya: “Ya, pekerjaanmu rapi. Tidak seperti pekerjaan temanmu sangat berantakan”, “Tepat sekali, tidak seperti&amp;nbsp; temanmu tidak jelas jawabannya”, “Indah dan rapi, tidak seperti lukisan temanmu, jelek dan jorok”. Pujian guru ini mampu menimbulkan semangat dan kepuasan peserta didik tersebut, namun menimbulkan ketidaknyamana bagi peserta didik yang lainnya, terlebih yang dicela atau yang dibandingkan dengannya.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ternyata memuji ada ilmunya. Tidak asal memuji supaya tidak menimbulkan iri dan sakit hati. Guru perlu fokus pada hal yang baik yang telah dilakukan peserta didik tersebut, tidak perlu membandingkan dengan pekerjaan sebelumnya, apalagi membandingkan dengan peserta didik yang lainnya. Sebaiknya guru memuji dengan membandingkan prestasi sebelumnya, “ Bagus, jawabanmu tepat semua. Ada peningkatan dibandingkan tugas-tugas sebelumnya. Terima kasih”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“Memuji pakai hati”, ini pesanan peserta didik kami. Karena kalau saya memuji,&amp;nbsp; mereka kadang bergurau, “Pakai hati bu?, Tidak perlu pakai sambal”.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bentuk pujian yang diucapkan guru sangat berpengaruh pada perilaku siswa. Mari kita fokus pada perilaku positif sehingga pujian menjadi lebih efektif. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-16026586546559787?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/16026586546559787/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/04/pujian-secara-verbal-yang-menyesatkan.html#comment-form' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/16026586546559787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/16026586546559787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/04/pujian-secara-verbal-yang-menyesatkan.html' title='Pujian Secara Verbal yang Menyesatkan'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-WsrABi9AbCM/TbKvaM19fVI/AAAAAAAAAa0/IomVqRG9Mag/s72-c/100_0898.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-1998836389491565873</id><published>2011-04-22T00:10:00.000-07:00</published><updated>2011-04-22T00:10:29.112-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Percakapan Singkat Mampu Memperkuat Pemahaman Siswa akan Dirinya</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Rasanya mustahil. Namun fakta ini bukan sulap bukan pula sihir. Saya dulu juga tidak pernah mempercayai pendapat ini, “Percakapan yang sangat singkat memiliki tenaga untuk mengikis atau memperkuat pemahaman seseorang atas dirinya(Adler, 1988)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kini di era global, era internet dimana jarak bukan lagi menjadi penghalang. Seorang guru bisa belajar banyak pada para alumni yang telah meninggalkan sekolah selama bertahun-tahun bahkan pulau dan benua telah memisahkan mereka berdua. Ahmat sudah lama lulus dari sekolah, dia telah meraih sukses di negeri orang bahkan telah mampu menjelajahi beberapa negara dan benua. Sementara gurunya masih tetap tinggal dikota yang sama dan belum pernah sekalipun berkunjung ke negeri orang. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Siang itu ibu guru desa tersebut sedang membuka facebook. Tiba-tiba ada yang menyapa, “Malam ibu, Assalamualaikum”. Dalam hati beliau ngedumel, siapa pula anak ini mengapa siang-siang mencari masalah. Setelah di jawab ternyata tidak juga ada balasan. Karena ada keperluan lain maka beliau tidak sempat mencari tahu siapa yang menyapanya sianng itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Malam itu, kembali ibu guru desa tersebut membuka facebook, taba-tiba ada yang menyapa, ”Siang ibu, Assalamu’alaikum” karena penasaran beliau mencari tahu siapa sebenarnya Ahmat yang kembali membuatnya penasaran. Beliau melihat profilnya, foto-fotonya, ternyata benar Ahmat alumni sekolahnya. Namun ada yang membuatnya penasaran mengapa foto-foto Ahmat sangat berbeda berada di tempat yang sangat bersih dan indah serta banyak salju. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;“Waalaikum salam Wr. Wb, Sebenarnya kamu berada di belahan bumi mana?”. Saat ini di sini malam hari. Sebentar kemudian terlihat jawaban dari seberang, ”Maaf ibu saya berada di Perancis. Sekarang di sana jam berapa?”. Tak lama kemudian ibu guru menjawab, “Subhanallah. Jam 19.00”. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Lama mereka berdua berbagi kabar dan pengalaman. Tiba-tiba, ‘Terima kasih ibu, saya menjadi seperti ini karena Panjenengan?”. Ada-ada saja anak ini, pikir bu guru. “Mengapa karena saya?”. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Kemudian di layar monitor muncul jawaban, ”Ibu mungkin sudah melupakan peristiwa tersebut namun saya tidak akan pernah melupakannya. Di saat semua guru dan orangtua saya mencomooh perilaku saya selama di sekolah,&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Ibu selalu mengingatkan keinginan saya, keliling dunia. Dan akhirnya saya bisa meraih impian saya. Keliling dunia. Bahkan naik kapal pesiar yang sangat mewah. Sebentar lagi saya akan sampai di bawah menara Effel. Rasanya seperti mimpi. Dan saya akan panggil nama ibu tiga kali dini. Supaya ibu juga bisa kemari. Amin”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Ibu guru desa tersebut hanya bisa diam sambil menatap layar monitor. Benarkah percakapan sederhana dimasa lalu memiliki energi yang sangat besar, sehingga masih meninggalkan kenangan pada diri siswa, bahkan pada saat &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;mereka telah mampu meraih impiannya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Ternyata jalinan rasa simpati dan saling pengertian benar-benar memiliki arti penting bagi kehidupan siswa. Kembali ibu guru mengingat kalimat, “Sejauh kita memasuki dunia siswa, sejauh itu pula pengaruh yang kita miliki di dalam kehidupan mereka’. (DePorter, 2000:55)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-1998836389491565873?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/1998836389491565873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/04/percakapan-singkat-mampu-memperkuat.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1998836389491565873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1998836389491565873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/04/percakapan-singkat-mampu-memperkuat.html' title='Percakapan Singkat Mampu Memperkuat Pemahaman Siswa akan Dirinya'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-3379693046113781600</id><published>2011-04-21T01:33:00.000-07:00</published><updated>2011-04-21T01:49:10.662-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Pair Checks Salah Satu Upaya Mengatasi Siswa Berlagak Boosy</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-jp39gNWGFpg/Ta_uAiszIiI/AAAAAAAAAaw/27yRZrN26eU/s1600/100_0967.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-jp39gNWGFpg/Ta_uAiszIiI/AAAAAAAAAaw/27yRZrN26eU/s200/100_0967.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Banyak peserta didik mengalami kesulitan berbagi. Keadaan ini memunculkan berbagai masalah selama kegiatan kooperatif. Contoh: Widi salah satu siswa kelas X suka berlagak boosy terhadap peserta didik lain, tidak mau berhenti bicara, suka membentak teman, atau suka mendominasi mengerjakan tugas kelompok, hal ini terjadi karena Widi memiliki kelemahan, yaitu tidak mampu berbagi. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Peserta didik yang mendominasi kegiatan kelompok seringkali melakukannya dengan sengaja dan tidak mengerti efek perilakunya pada orang lain atau pada pekerjaan kelompoknya. Widi perlu belajar tentang nilai berbagi dan tata cara mengekang perilaku dominatifnya. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Cara yang bisa dilakukan guru untuk mengajarkan keterampilan berbagi adalah dengan Pair Checks. Salah satu cara untuk membantu peserta didik yang mendominasi untuk belajar keterampilan berbagi adalah mengharuskan mereka untuk bekerja berpasangan dan menerapkan struktur pair checks mereka. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Arends (2008:29), mendiskripsikan delapan langkah-langkah pair checks, sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Langkah 1-pair Work&lt;/b&gt;: Tim-tim dibagi menjadi pasangan-pasangan. Salah seorang di antara masing-masing pasangan mengerjakan worksheet atau soal sementara pasangannya membantu dan bertindak sebagai Coach (pelatih). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Langkah 2-Coach Checks&lt;/b&gt;: Peserta didik yang bertindak sebagai coach memeriksa pekerjaan pasangannya. Hal ini bisa dilakukan dalam kegiatan praktek. Bila coach dan pasangannya tidak sepakat tentang jawaban atau &amp;nbsp;idenya, mereka meminta nasihat pasangan lain. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Langkah 3-Coach praises&lt;/b&gt;:&amp;nbsp; Bila pasangan sepakat, coach memberikan pujian. Bisa dalam bentuk verbal maupun dengan bahasa tubuh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Langkah 4 sampai 6- Parters switch roles&lt;/b&gt;: pasangan itu berganti peran. Ulangi langkah 1 sampai 3.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Langkah 7-pairs checks&lt;/b&gt;: seluruh pasangan&amp;nbsp; berkumpul lagi dan membandingkan jawaban-jawaban mereka. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Langkah 8&lt;/b&gt;-&lt;b&gt;Teams celebrate&lt;/b&gt;: Bila semua setuju jawabannya, para anggota tim saling bersalaman atau bersorak. Ajak peserta didik untuk saling mengucapkan “Terima kasih untuk hari ini” pada pasangannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 54pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoListParagraphCxSpLast" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 54pt; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: small;"&gt;Semoga artikel sederhana ini ada g&lt;/span&gt;una dan manfaatnya. Amin.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-3379693046113781600?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/3379693046113781600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/04/pair-checks-salah-satu-upaya-mengatasi.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/3379693046113781600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/3379693046113781600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/04/pair-checks-salah-satu-upaya-mengatasi.html' title='Pair Checks Salah Satu Upaya Mengatasi Siswa Berlagak Boosy'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-jp39gNWGFpg/Ta_uAiszIiI/AAAAAAAAAaw/27yRZrN26eU/s72-c/100_0967.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-4985725495221848542</id><published>2011-04-20T05:57:00.001-07:00</published><updated>2011-04-20T06:03:44.754-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Toleransi Terhadap Kesalahan Peserta Didik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-_v9ouMbKSVw/Ta7Zkvtfh9I/AAAAAAAAAas/BYAONdIjwd8/s1600/TE2.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-_v9ouMbKSVw/Ta7Zkvtfh9I/AAAAAAAAAas/BYAONdIjwd8/s200/TE2.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Peserta didik, secara umum adalah pribadi yang mempunyai pengetahuan dan pengalaman relatif lebih sedikit daripada gurunya. Adalah wajar jika peserta didik menunjukkan kekurangan maupun keterbatasan dalam pembelajaran. Dalam menghadapi kesalahan yang dilakukan peserta didik, harusnya menjadi informasi penting bagi guru untuk memilih metode maupun trategi yang tepat agar kesalahan yang sama tidak terjadi dikemudian hari. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apabila ada peserta didik salah mempersepsikan suatu topik diskusi, maka di kemudian hari perlu diberi pengantar penjelasan untuk mendiskusikan suatu topik. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apabila peserta didik merusakkan alat praktikum, maka di kemudian hari sebelum kegiatan praktik perlu dijelaskan terlebih dahulu alat-alat yang rentan mengalami kerusakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apabila dalam penugasan ada siswa yang mengerjakan salah, maka di kemudian hari perlu disusun petunjuk prosedur pelaksanaan tugas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam menyikapi kesalahan peserta didik, guru dapat menggunakannya sebagai media atau alat peraga. Misalnya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada saat mencari besar percepatan grafitasi di suatu tempat, ternyata ada kelompok yang mendapatkan hasil sangat jauh dari nilai sebenarnya, maka kelompok tersebut diberi kesempatan untuk memperagakan proses praktikumnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada saat melakukan proses perhitungan, dengan hasil yang sudah dapat dipastikan sama, tetapi ada peserta didik yang menghitung dengan hasil berbeda. Hal ini dapat digunakan sebagai bahan perbandingan antara yang benar dan yang salah, dimana peserta didik diminta mempresentasikan asal-usul kesalahannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kedua cara ini bisa menjadikan kesalahan peserta didik, dapat menjadi sarana &lt;i&gt;proses analitis dan trouble shooting (menemukan kesalahan)&lt;/i&gt; bagi semua peserta didik. Biarkan peserta didik&amp;nbsp; mengalami kegagalan dan mampu mengubahnya menjadi keberhasilan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saya jadi teringat pernyataan &lt;b&gt;Confucius&lt;/b&gt; lebih dari 2400 tahun yang lalu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;What I hear, I forget. (apa yang saya dengar, saya lupa)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;What I see, I remember (apa yang saya lihat, saya ingat)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;What I do, I understand (apa yang saya lakukan, saya paham)&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-4985725495221848542?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/4985725495221848542/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/04/toleransi-terhadap-kesalahan-peserta.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/4985725495221848542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/4985725495221848542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/04/toleransi-terhadap-kesalahan-peserta.html' title='Toleransi Terhadap Kesalahan Peserta Didik'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-_v9ouMbKSVw/Ta7Zkvtfh9I/AAAAAAAAAas/BYAONdIjwd8/s72-c/TE2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-6140721918041346609</id><published>2011-03-30T20:47:00.000-07:00</published><updated>2011-03-30T21:13:11.546-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Kursus Fisika Gratis Pada Binatang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-fq0XVkRY2vg/TZP9u5S3tsI/AAAAAAAAAao/Izje3eKGDfI/s1600/100_0728.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-fq0XVkRY2vg/TZP9u5S3tsI/AAAAAAAAAao/Izje3eKGDfI/s200/100_0728.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Percaya nggak bahwa hewan‐hewan disekitar kita banyak menggunakan fisika? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Burung bisa terbang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Burung mempunyai sayap yang didesain secara sempurna, cocok untuk terbang. Bentuk sayap yang melengkung bersifat aerodinamis membuat udara dapat mengalir dengan lebih cepat di permukaan atas sehingga terjadi perbedaan tekanan udara antara sayap atas dan sayap bawah. Perbedaan tekanan udara ini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;mampu mengatasi gaya tarik gravitasi sehingga burung dapat terbang dengan mulus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Burung yang bertengger di atas kawat listrik tetapi tidak tersetrum&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Kedua kaki burung rupanya menginjak kawat yang bertegangan tinggi hampir bersamaan sehingga hampir tidak ada beda potensial yang melewati burung, akibatnya arus yang mengalir ke tubuh burung kecil sekali. Hasilnya, Burung tidak menderita apa‐apa.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Keajaiban kucing&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Kucing dijuluki memiliki sembilan nyawa karena kalau jatuh dari tempat tinggi tulang-tulangnya tidak rontok. Apakah kucing memiliki daya magis? Tentu tidak. Kucing menerapkan prinsip kesetimbangan dengan baik. Namun jangan mencoba perilaku kucing jika tidak memahami&amp;nbsp; ilmunya .....&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Serangga yang mampu mengangkat beban berukuran atau berbobot ratusan kali lipat ukuran tubuhnya sendiri&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Lebah misalnya, dapat membawa beban 300 kali beratnya sendiri. Artinya lebah sama kuatnya dengan manusia yang mampu mendorong 3 truk ukuran besar secara bersamaan! Kuncinya terletak pada perbandingan antara ukuran dan kekuatan otot‐otot tubuhnya. Perbandingan itu sangat besar daripada manusia karena perbedaan ukuran tubuh manusia dan serangga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Ikan lumba-lumba&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Lumba-lumba memiliki sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi dan menerima rangsang yang dinamakan sistem &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sonar"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;sonar&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;,&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; sistem ini dapat menghindari benda-benda yang ada di depan lumba-lumba, sehingga terhindar dari benturan. Teknologi ini kemudian diterapkan dalam pembuatan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radar"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;radar&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kapal_selam"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;kapal selam&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Desain Radar Kelelawar yang special&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kelelawar, yang memiliki sistem radar sonic mereka sendiri, telah menyelesaikan masalah ini dari awalnya. Telinga mereka adalah receivernya. Mereka memiliki otot di telinga mereka yang menutupi telinga tersebut selama sepersekian detik ketika kelelawar sedang mengirimkan sinyal mereka yang berfrekuensi tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;7.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Bentuk tubuh ikan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Melihat seekor ikan, pernahkah terlintas pertanyaan, mengapa ikan dikaruniai bentuk tubuh yang ramping? Itu untuk memudahkannya bergerak mengatasi hambatan air. Karenanya, kapal laut atau kapal selam pun memiliki bagian depan yang ramping dan kemudian melebar sesuai kebutuhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;8.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Kulit Kerang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: small;"&gt;Kulit kerang ternyata persis tembok rumah. Ada batu bata dan adukan semennya. Bedanya “batu bata” pada kulit kerang sangat tipis, sedangkan “semennya” setebal 10 nm atau 1 per 10 milyar meter. Tapi kekuatannya dua kali kekuatan keramik sintetis. Ini pernah menimbulkan inspirasi bagi peneliti dari Universitas Princeton untuk membuat bahan pelapis tank. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: normal; margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 35.45pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ilmu-ilmu sederhana seperti ini ternyata mampu menumbuhkan minat baca siswa. Bukan hanya sebatas membaca buku namun juga membaca tanda-tanda alam yang terbabar di muka&lt;/span&gt; bumi.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-6140721918041346609?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/6140721918041346609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/03/kursus-fisika-gratis-pada-binatang.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/6140721918041346609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/6140721918041346609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/03/kursus-fisika-gratis-pada-binatang.html' title='Kursus Fisika Gratis Pada Binatang'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-fq0XVkRY2vg/TZP9u5S3tsI/AAAAAAAAAao/Izje3eKGDfI/s72-c/100_0728.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-1743687819463534150</id><published>2011-03-29T19:46:00.000-07:00</published><updated>2011-03-29T20:02:17.326-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Melatih Anak Menjadi Pemimpin</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-wgeH3cX1HY0/TZKb5QiffJI/AAAAAAAAAak/LQsfXNFVbe0/s1600/IMG_2784.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-wgeH3cX1HY0/TZKb5QiffJI/AAAAAAAAAak/LQsfXNFVbe0/s200/IMG_2784.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Siswa/Anak Anda memiliki bakat mempimpin? Mari kita perhatikan perilaku keseharian mereka. Perhatikan, apakah ia selalu "mengatur" teman-temannya mengenai permainan apa yang akan dilakukan? Apakah teman-temannya dengan sukarela mengikuti kemauannya? Begitu juga pada waktu kerja kelompok di dalam kegiatan pembelajaran. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tanggung jawab pendidikan memang bukan hanya merupakan tanggung jawab guru di sekolah namun pada dasarnya orangtua memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Oleh karena itu, sudah waktunya guru dan orangtua bekerja sama dalam membangun karakter seorang anak. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mari kita coba amati perilaku anak yang lainnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apakah ia selalu berani mengungkapkan pendapatnya, dan meminta untuk diberi kesempatan menyanyi atau berdoa di depan kelas? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mungkin, belum semua anak menunjukkan perilaku yang menunjukkan karakter seorang pemimpin. Lalu, bagaimana cara mendorong mereka untuk mengembangkan perilaku kepemimpinan? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;1. Tanyakan pendapat mereka&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saat sedang bersama-sama di rumah, tanyakan pada mereka hal-hal seperti, "Kamu mau pakai kaus yang merah atau yang biru?" Atau, "Kamu mau susu cokelat atau vanila?" Dengan menjawab pertanyaan seperti ini, mereka melatih kemampuan berbicara &lt;b&gt;asertif&lt;/b&gt;, dan bagaimana membuat keputusan yang baik. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apabila Anda seorang guru, tanyakan kepada siswa apa yang ingin mereka kerjakan apabila mereka sudah selesai mengerjakan tugas, baik individu maupun kelompok.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; Mencari informasi di internet sekolah, menguji praktikumnya kembali atau mengerjakan tugas lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2. &amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kenalkan mereka pada pemimpin&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ceritakan pada mereka mengenai sejumlah tokoh pemimpin, entah dari buku cerita, acara di TV, atau orang-orang yang ada di lingkungan Anda. Saat mereka melihat bagaimana pemimpin beraksi, mereka akan tahu bagaimana perilaku seorang pemimpin. Kelak, ia pun akan meniru tingkah laku tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;Di sekolah, perkenalkan siswa pada buku-buku bografi para pemimpin bahkan buku-buku pewayangan, sekali waktu ajak mereka menonton &amp;nbsp;film-film perjuangan seorang pahlawan, perjuangan seorang yang cacat untuk meraih cita-citanya, dan lain sebagainya. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;3. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; Puji perilaku kepemimpinan mereka&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jika mereka tidak tahu apa yang Anda inginkan, mereka tak akan pernah melakukannya. Karena itu, saat Anda tahu mereka melakukan suatu tindakan memimpin atau membuat keputusan yang baik, sampaikan pada mereka. Katakan, "Nah, gitu dong! Ibu senang kalau kamu mau berbagi!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;Apabila Anda seorang guru, katakan,”Yah begitulah sikap calon pemimpin Indonesia di tahun 2035”. Pasti siswa akan serentak menjawab, “Amin”&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 4.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Lakukan kegiatan yang membantu mereka menunjukkan kemampuan memimpin &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kenalkan mereka pada kegiatan-kegiatan yang membantu mereka melakukan kemampuan memimpin. Misalnya, membantu mengatur barisan teman-temannya saat upacara di sekolah, aktif mengikuti organisasi di sekolah; baik OSIS, Pramuka, PMR, pecinta alam, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;maupun yang lainnya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;Ketika mereka dibiasakan untuk melakukan hal-hal seperti ini, mereka juga akan mampu mempraktekkannya di rumah maupun di tempat lain. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 5 .&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Bantu mereka menentukan tujuan pribadi &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketika mereka menentukan tujuan untuk diri mereka sendiri, yang tak ada hubungannya dengan kepentingan orang lain, otomatis mereka akan mendemonstrasikan kemampuan&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt; leadership&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;. Sebab, mereka akan memimpin diri mereka sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;Guru, bisa membantu siswa menuliskan cita-citanya, tujuan hidupnya dimasa depan, kemudian melakukan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;dream sharing&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt; di depan kelas. Hal ini bisa dilakukan secara bertahap tidak harus menyediakan waktu khusus. Tumbuhkan percaya diri siswa, pada saat mereka mendapat olok-olok atau hinaan dari teman-temannya. Mereka bisa menjadi apa saja di masa depan, terutama siswa yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melatih anak menjadi pemimpin tidaklah mudah, namun orangtua dan guru harus bekerja sama mewujudkannya. Semoga pengalaman sederhana ini ada gunanya. Amin. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-1743687819463534150?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/1743687819463534150/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/03/melatih-anak-menjadi-pemimpin.html#comment-form' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1743687819463534150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1743687819463534150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/03/melatih-anak-menjadi-pemimpin.html' title='Melatih Anak Menjadi Pemimpin'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-wgeH3cX1HY0/TZKb5QiffJI/AAAAAAAAAak/LQsfXNFVbe0/s72-c/IMG_2784.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-949272596375994345</id><published>2011-03-01T15:01:00.000-08:00</published><updated>2011-03-01T16:53:09.415-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Modalitas Belajar Peserta Didik</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-Z8GE-vnAuco/TW17z2k7V4I/AAAAAAAAAac/mZX9OgBfunI/s1600/100_0983.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="https://lh4.googleusercontent.com/-Z8GE-vnAuco/TW17z2k7V4I/AAAAAAAAAac/mZX9OgBfunI/s200/100_0983.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;Modalitas belajar adalah cara informasi masuk ke dalam otak&amp;nbsp; melalui indra yang kita miliki. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tiga macam modalitas belajar peserta didik:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18pt;"&gt;a.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Auditory&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;: modalitas ini mengakses segala macam bunyi, suara, musik, nada, irama, cerita, dialog, dan pemahaman materi pelajaran dengan menjawab atau mendengarkan lagu, syair, dan hal-hal lain yang terkait. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;b.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Visual&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;: modalitas ini mengakses citra visual, warna, gambar, catatan, tabel diagram, grafik, serta peta pikiran, dan hal-hal lain yang terkait. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-indent: -18pt;"&gt;c.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Kinestetik&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;: modalitas ini mengakses segala jenis gerak, aktifitas tubuh, emosi, koordinasi, dan hal-hal lain yang terkait.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peserta didik auditory&lt;/b&gt; lebih suka mencatat apa yang guru jelaskan.&amp;nbsp; Selama proses , pengajaran, mereka biasanya tenang dan jarang terganggu oleh suara. seringkali tidak terganggu melihat apa yang dilakukan guru, mereka asyik membuat catatan. Bahkan lebih sering menghadap ke kanan atau ke kiri, telinganya&amp;nbsp; saja yang menghadap ke depan.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-YVR2Xf7ug10/TW2UZVXtF_I/AAAAAAAAAag/3ikbjcAKUmE/s1600/100_0939.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="https://lh4.googleusercontent.com/-YVR2Xf7ug10/TW2UZVXtF_I/AAAAAAAAAag/3ikbjcAKUmE/s200/100_0939.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada saat proses pembelajaran berlangsung saya, sering menegur Dini. Dia terkesan mengabaikan saya, jarang sekali menghadap ke depan kecuali pada saat mengerjakan tugas atau sedang melakukan pengamatan. Catatan Dini sangat rapi dan lengkap. Nilai akademisnya baik. Interaksi sosialnya baik. Suatu saat saya panggil dia, kemudian saya ajak bicara. Mengapa pada saat pembelajaran dia terkesan tidak memperhatikan saya. Dini sendiri tidak memahami perilakunya, mengapa dia suka menghadapkan telinganya ke depan bukannya mukanya/badannya ke depan. Meskipun dia sudah mencoba, namun dia merasa lebih enjoy dan lebih memahami materi pelajaran apabila menghadap ke samping.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Alhamdulillah tidak berapa lama saya mendapatkan ilmunya. Ternyata Dini memiliki modalitas belajar Auditory. Dan Dinipun tidak merasa bersalah lagi. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Sedangkan &lt;b&gt;peserta didik visual&lt;/b&gt; adalah kebalikan dari peserta didik yang bersifat auditory,Selama pelajaran, mungkin mereka aktif bercakap-cakap dan dengan mudah terganggu dengan suara.&amp;nbsp; Ada gangguan suara sedikit saja konsentrasi mereka langsung buyar. Sibuk tengok kanan kiri, ingin segera melihat apa yang sedang terjadi. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;Siswa visual seringkali membuat guru marah. Namun apabila pada saat pembelajaran ditampilkan video pembelajaran atau apa saja yang ada akses visualnya. Maka mereka akan diam, serius menghadap ke gambar atau layar.&amp;nbsp; Sikap mereka sangat manis dan membahagiakan. Serius bak seorang peneliti bergelar profesor. Begitulah sikap peserta didik visual. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;b&gt;Bagaimana dengan Peserta didik kinestetik? &lt;/b&gt;Peserta didik&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&amp;nbsp;yang bersifat kinestetik akan memperoleh hasil maksimal jika terlibat langsung dalam aktifitas. Selama pengajaran berlangsung, mungkin mereka gelisah kecuali jika mereka dapat bergerak dan melakukan aktifitas.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Adi di kelas tidak pernah bisa diam, bisa duduk manis setengah jam saja sudah sangat baik. Adi suka bergerak kesana kemari.&amp;nbsp; Namun, pada saat praktikum dia bisa diam dan sangat serius melakukan pengamatan. Tidak mudah menyerah, tidak pernah kehabisan energi untuk beraktifitas. Bahkan sangat teliti. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menurut &lt;b&gt;Dr. Howard Garner&lt;/b&gt;, trnyata gaya belajar peserta didik tercermin dari kecenderungan modalitas belajar yang dimiliki peserta didik. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Selama proses pengajaran guru bisa memperhatikan perubahan-perubahan pada gaya belajar peserta didik. Dari hasil pengamatan selama proses pengajaran, guru bisa melakukan variasi pengajaran. Menggabungkan beberapa metode pengajaran pada kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ternyata, banyaknya &lt;b&gt;kegagalan peserta didik&lt;/b&gt; mencerna informasi dari guru disebabkan oleh &lt;b&gt;ketidak sesuaian gaya mengajar guru dengan gaya belajar peserta didik&lt;/b&gt;. Sebaliknya,&amp;nbsp; apabila gaya mengajar guru sesuai dengan gaya belajar siswa, semua pelajaran akan sangat mudah dan menyenangkan. Guru juga akan merasa senang dan bahagia karena memiliki peserta didik yang semuanya cerdas dan berpotensi pada jenis kecerdasan yang dimilikinya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semoga pengalaman sederhana ini ada guna&amp;nbsp; dan manfaatnya. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-949272596375994345?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/949272596375994345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/03/modalitas-belajar-peserta-didik.html#comment-form' title='19 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/949272596375994345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/949272596375994345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/03/modalitas-belajar-peserta-didik.html' title='Modalitas Belajar Peserta Didik'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh4.googleusercontent.com/-Z8GE-vnAuco/TW17z2k7V4I/AAAAAAAAAac/mZX9OgBfunI/s72-c/100_0983.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-2374729119537259318</id><published>2011-02-22T15:54:00.001-08:00</published><updated>2011-02-22T15:55:22.294-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Belajar Pada Unggas Upaya Menumbuhkan Sinergi pada Kegiatan  Belajar Kooperatif</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pagi itu suasana belajar di kelas X TM2 berbeda dengan suasana belajar pada hari-hari biasa. Apa sebenarnya yang telah terjadi sebelumnya sehingga suasana belajar kooperatif di kelas XTM2 sangat kondusif. Ternyata minggu sebelumnya Guru menjelaskan pentingnya bersinergi dengan teman pada kegiatan belajar berkelompok atau kooperatif dengan mengajak peserta didik mengamati gambar formasi terbang sekawanan burung. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mari kita amati sekawanan burung yang sedang terbang di langit. Dalam sebuah buku disebutkan bahwa sekawanan unggas (termasuk burung) selalu membentuk formasi huruf “V” jika terbang berkelompok. Mengapa demikian? Ternyata ada rahasia besar di balik semua itu.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Dengan formasi V, kawanan unggas tersebut bisa terbang 71% lebih jauh daripada terbang individual. Ketika seekor unggas mengepakkan sayapnya, akan menimbulkan arus angin bagi unggas di belakangnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Jika unggas paling depan merasa lelah, ia dapat berpindah ke belakang dan posisinya akan digantikan dengan unggas di belakangnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Unggas-unggas yang berada di belakang menciptkan suara untuk menyemangati teman di depan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Setiap kali seekor unggas keluar dari formasi maka dia akan merasakan penolakan dan mengharuskannya kembali ke formasi awal.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kalau salah satu unggas sakit atau terluka, dia keluar dari barisan dengan diikuti dua ungggas lain turun ke tanah. Setelah sembuh, ketiganya&amp;nbsp; dengan akan terbang membentuk formasi&amp;nbsp; baru dan menyusul kelompok mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Sungguh, jika kita mengetahui pola kerja sama unggas, tentu kita merasa malu. Sebagai manusia, sering kali tidak terpikirkan pentingnya kerjasama. Padahal, kita diberi potensi akal, pikir, dan hati untuk saling memberi manfaat terhadap orang lain. Dengan bekerja sama dan bersinergi (menjalin kerja sama), TIM akan semakin kuat dan proses belajar akan terasa lebih menyenangkan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Hal yang perlu dipertimbangkan untuk&amp;nbsp; mencapai standar tinggi dalam belajar di sekolah adalah daya dukung lingkungan, terutama dukungan yang diberikan teman dan&amp;nbsp; guru. Struktur tujuan pembelajaran kooperatif menciptakan sebuah situasi dimana satu-satunya cara anggota kelompok bisa meraih tujuan pribadi&amp;nbsp; mereka adalah jika kelompok mereka bisa sukses. Oleh karena itu, untuk meraih tujuan personal mereka, anggota kelompok harus membantu teman satu timnya untuk melakukan apapun guna membuat kelompok mereka berhasil, dan mungkin yang lebih penting, mendorong anggota satu kelompoknya untuk melakukan usaha secara maksimal (seperti yang dikemukakan Johnson dkk.,1981 dan Slavin, 1983)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Salah satu upaya efektif yang bisa dilakukan Guru supaya peserta didik bekerja sama dengan lebih baik lagi adalah dengan memberi penghargaan ekstra pada TIM yang menjadi pemenang. Ketika struktur penghargaan kooperatif diterapkan, mereka belajar tentang usaha yang dapat membantu keberhasilan teman satu kelompoknya. &amp;nbsp;Oleh karena itu, siswa perlu saling mendorong dan memotivasi pembelajaran satu sama lain. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Beberapa kajian telah menemukan bahwa ketika siswa bekerja bersama-sama untuk meraih sebuah tujuan kelompok, membuat mereka &lt;b&gt;mengekspresikan norma-norma yang baik&lt;/b&gt; dalam melakukan apapun yang diperlukan untuk keberhasilan kelompok (Deutsch, 1949; Thomas, 1957). Menumbuhkan semangat kerja sama antar siswa memang tidak mudah. Namun, sebagai guru kita perlu terus menerus belajar supaya pembelajaran kooperatif kita meraih sukses. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Semoga pengalaman sederhana ini ada gunanya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-2374729119537259318?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/2374729119537259318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/belajar-pada-unggas-upaya-menumbuhkan.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/2374729119537259318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/2374729119537259318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/belajar-pada-unggas-upaya-menumbuhkan.html' title='Belajar Pada Unggas Upaya Menumbuhkan Sinergi pada Kegiatan  Belajar Kooperatif'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-8081974137552812858</id><published>2011-02-20T05:04:00.000-08:00</published><updated>2011-02-20T05:05:11.364-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Belajar Pada Kerang Upaya Menumbuhkan Harapan Siswa</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jangan menyesali sesuatu yang tidak dapat kita ubah, misalnya, mempunyai keluarga yang berantakan, berasal dari keluarga yang kurang mampu, mempunyai orangtua yang profesinya tidak bergengsi, mempunyai tubuh yang cacat, mempunyai penampilan yang kurang baik, tubuh yang tidak proporsional, wajah yang buruk, kulit yang hitam, dan lain sebagainya. Kalau demikian, bagaimana kita bersikap? Yang terutama adalah kita tidak boleh merasa putus asa dan pesimis dengan nasib kita. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebagai pribadi yang kuat mungkin bisa menerima apapun yang diberikan Allah pada kita. Bagaimana jika kita menghadapi orang lain? atau sebagai guru kita menghadapi siswa yang pesimis menghadapi keadaannya?. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berikut ini ada sebuah kisah yang dapat kita ambil pesan moralnya. Cerita ini memperlihatkan suatu penderitaan yang berbuah manis yang dialami oleh seekor bayi kerang di dalam lautan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada suatu ketika,  ada seekor bayi kerang mengadu pada ibunya sambil menangis kesakitan karena ada sebutir pasir yang masuk ke dalam tubuhnya yang merah dan lembek. Si ibu bersedih sambil mencucurkan air mata mencoba menghibur si bayi. Tidak ada cara lain yang bisa di lakukan si ibu kerang karena tidak memiliki tangan untuk mendekap atau menggendong anaknya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dia meminta anaknya supaya membalurkan lendir untuk mengurangi rasa sakitnya. Rasa perih itu terasa sangat menyiksa, tapi si anak kerang tetap tegar. Rupanya dengan membalurkan lendir maka rasa sakit itu akan berkurang sedikit demi sedikit hinggahingga terbentuklah sebutir mutiara. Si anak kerang mampu mengubah sebutir pasir menjadi mutiara. Deritanya berubah menjadi mahkota kemuliaan. Air matanya kini menjadi harta yang sangat berharga dan menjadi perhiasan yang amat cantik. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Seperti yang diceritakan oleh Jansen Sinamo. Ketika kita merasakan suatu penderitaan atau kekecewaan, carilah hikmahnya. Kita semua mampu menciptakan ribuan harapan. Misalnya, jika kita suatu saat tidak diterima kuliah melalui jalur BIDIK MISI maupun SNMPTN jalur undangan maka jangan putus harapan. Manusia adalah makluk yang sangat kreatif. Sekecil-kecilnya kebaikan yang telah kita perbuat tentu menyiratkan harapan yang sangat besar. Yaitu mencari ridha Allah SWT. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Allah menyediakan sebuah kemudahan setelah kesulitan bagi makhluk-Nya. Badai pasti berlalu. Jika tengah mengalami kesulitan, hendaknya kita menyakini hal tersebut. Yakin saja bahwa  Allah mempunyai rencana lain. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Selamat berjuang anakku kelas XII, tunjukkan bahwa SMK bisa. Kami semua menaruh harapan besar pada kalian semua. Kami yakin, kalian pasti bisa meraih impian besar kalian. Amin. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-8081974137552812858?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/8081974137552812858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/belajar-pada-kerang-upaya-menumbuhkan.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/8081974137552812858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/8081974137552812858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/belajar-pada-kerang-upaya-menumbuhkan.html' title='Belajar Pada Kerang Upaya Menumbuhkan Harapan Siswa'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-863292379957450728</id><published>2011-02-19T04:04:00.001-08:00</published><updated>2011-02-19T04:06:12.834-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Grafologis</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Grafologis&lt;/b&gt; merupakan sebuah profesi yang masih langka di Indonesia. Tugas seorang grafologis adalah menganalisis kepribadian atau masalah yang dialami seseorang dari coretan tangannya, baik tulisan maupun gambar. Analisa tulisan tangan mampu menilai seseorang berdasarkan tiga faktor, yaitu potensi dasar seseorang yang terlihat dari tulisan tangan, bagaimana potensi itu dikeluarkan, dan bagaimana reaksi orang itu ketika berada di bawah tekanan. Anda seorang guru, apabila memiliki kesempatan mengamati tulisan siswa, pasti ada perbedaan tulisan siswa dalam keadaan santai dan&amp;nbsp; tulisan siswa pada saat berada dibawah tekanan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Mengapa analisisnya lewat tulisan tangan? &lt;/b&gt;Karena proses kerja dan hasilnya lebih cepat diketahui. Bentuk tulisan tangan sebetulnya merupakan hasil print-out dari pola, cara atau format berpikir seseorang di alam bawah sadarnya. Sehingga banyak hal bisa diungkap dari situ. Tingkat keakuratan analisisnya, menurut sebagian grafologis, mencapai 90 persen. Namun, menurut Mitta Rosette Taufik seorang&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Grafologis asal Bog&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;or, 70 - 80 persen saja sudah sangat bagus.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Siapa saja yang memerlukan bantuan seorang grafologis?&lt;/b&gt; Anak yang kesulitan belajar, calon mahasiswa yang ingin memilih jurusan, dan sebagainya. Terapinya disebut &lt;b&gt;graphoteraphy&lt;/b&gt;, untuk membantu mengubah format atau cara berpikir seseorang di alam bawah sadarnya, dengan mengubah bentuk huruf tertentu yang biasa ia tulis. Graphotherapy sangat efektif untuk anak-anak sampai usia 13 tahun. Lebih dini memang lebih baik, sehingga ketika terjadi suatu masalah, bisa cepat ditangani.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Remaja sebagai pelajar yang karakternya masih labil kadang masih bingung dengan jurusan yang akan mereka ambil. Padahal, jika salah jurusan, akibatnya fatal karena memengaruhi masa depan mereka juga. Oleh karena itu, seharusnya pelajar (terutama kelas XII) lebih mengenal karakter, minat, dan bakat mereka masing-masing agar tidak salah jurusan. Maka, dalam pengaplikasiannya, tes grafologi mulai dimanfaatkan pelajar SMA/SMK untuk mempersiapkan diri ke jenjang yang lebih tinggi (universitas).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Untuk menangani klien anak-anak dalam keluarga, seorang &lt;b&gt;grafologis &lt;/b&gt;&amp;nbsp;juga minta tulisan orangtuanya, terutama ibunya, juga ikut dianalisis. Karena, perilaku orangtua juga ikut menentukan keberhasilan si anak. Bagaimana bisa membantu anaknya, kalau si ibu tidak mengenali jati diri dan potensinya sendiri? Memang, sebaiknya seluruh keluarga dianalisis sehingga perilaku komunikasi keluarga bisa terjembatani sekaligus. Jadi, mereka punya "bahasa yang sama" dalam berkomunikasi dengan anggota keluarga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Contoh kasus: Seorang anak SMP nilainya di sekolah tak pernah lebih dari angka enam. Padahal ia berasal dari keluarga besar yang pandai. Oleh orang tuanya, dia diikutkan banyak les mata pelajaran. Setelah diteliti, ternyata dia punya hubungan yang buruk dengan ibunya. Ternyata, ibunya tipe orang yang terus-menerus menasihati. Jadi, tiap ibunya ada di dekatnya, dia akan pindah ke ruang lain, karena ibunya biasanya akan menasihati panjang lebar. Setelah diterapi, termasuk dihentikan separuh lesnya, prestasinya meningkat pesat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ternyata hubungan yang buruk dengan ibu bukan hanya mengakibatkan anak berperilaku menyimpang, namun juga mampu mempengaruhi prestasi akademik seorang anak. Beberapa tahun yang akan datang jasa &lt;b&gt;grafologis&lt;/b&gt; sangat diperlukan dalam memperbaiki tumbuh kembang anak. Bahkan di kota-kota besar saat ini guru-guru sudah semakin banyak yang menyadari pentingnya mempelajari grafologi, sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada anak didiknya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-863292379957450728?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/863292379957450728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/grafologis.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/863292379957450728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/863292379957450728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/grafologis.html' title='Grafologis'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-5376710616962773558</id><published>2011-02-17T06:40:00.000-08:00</published><updated>2011-02-17T22:51:54.242-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Grafologi</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Kali ini ibu ingin membahas &lt;b&gt;grafologi&lt;/b&gt;.&amp;nbsp; Namanya juga guru, hari-harinya selalu diliputi kebahagiaan. Setiap hari mendapat banyak ilmu serta bisa belajar mengenai banyak hal. Bukan hanya sebatas mempersiapkan RPP dengan model pembelajaran, metode pembelajaran dan strategi pembelajaran yang beragam, namun juga memiliki kewajiban mempelajari karakter masing-masing peserta didik. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;b&gt;Grafologi &lt;/b&gt;adalah suatu ilmu yang didasarkan pada hubungan antara pikiran bawah sadar seseorang. Grafologi juga dapat digunakan sebagai alat uji &lt;b&gt;karakter&lt;/b&gt; seseorang. Menurut Prof. Dr. John Nimpoeno, psikolog dan pakar grafologi di Kampus Paskasarjana Universitas Parahyangann Bandung, “Gerakan menulis jelas ada hubungannya dengan kondisi psikofisik seseorang”. Tulisan tangan mencerminkan keadaan kepribadian seseorang. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Salah satu tugas Guru adalah mengamati setiappeserta didik &amp;nbsp;dalam kelas agar memahami keadaan emosi anak tersebut, gaya belajarnya, kemampuan berbahasa, konteks budaya dan latar belakangnya, dan situasi keuangan keluarganya. Tidak mudah bukan?. Apalagi jika mengajar di empat belas kelas yang berbeda, baik&amp;nbsp; jurusannya, jenis kelaminnya serta karakternya. Tidak perlu mempersulit diri, yang penting enjoy saja. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Supaya saya lebih mudah mengenal karakter masing-masing peserta didik, maka saya sempatkan untuk mempelajari ilmu yang satu ini, yaitu &lt;b&gt;grafologi&lt;/b&gt;. Apalagi tulisan anak sekarang sekarang rata-rata kecil-kecil, sekecil nyalinya. Bukan berarti badannya kecil. Benarkah? Mari kita belajar sejenak. Dan tersenyum&amp;nbsp; sejenak supaya hidup ini terasa semakin indah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;A.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Tulisan besar&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;Tulisan besar bisa dianalogikan sebagai usaha ingin menonjolkan diri agar kehadirannya mendapat perhatian dari orang lain. Semakin besar suatu tulisan, mengidentifikasikan diri penulis ingin meminta perhatian yang lebih.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;Sifat Positif:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Percaya/yakin dengan kemampuan sendiri&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Serius sungguh-sungguh&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Superioritas&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tulus&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Optimis&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mandiri/tidak tergantung/bebas&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kemampuan untuk mengorganisasi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Memiliki kebanggaan diri&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pandngannya luas&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Berani&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;Sifat negatif:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Arogan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Bangga terhadap diri sendiri&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;K einginan untuk memberi kesan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kurang disiplin&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kurang memperhatikan orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;B.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Tulisan Sedang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;Orang dengan tulisan sedang biasanya realistis, bisa mengenali kelemahan dan kelebihan yang dimilikinya, dan memiliki persepsi yang relatif obyektif,&amp;nbsp; baik mengenal diri sendiri maupun lingkungannya, pandai bergaul, pandai membawa diri, menyesuaikan diri dengan standar normal, atau umumnya yang berlaku di masyarakat. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;Namun jika tulisannya sedang disertai adanya huruf berbeda dengan karakter secara keseluruhan, perlu mendapat perhatian dalam memberikan interpretasi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;C.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;b&gt;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Tulisan Kecil&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;Tulisan yang kecil mengidentifikasi si pemilik tulisan memiliki konsentrasi yang tinggi, bersikap realistis, kadang-kadang mengarah pada pengendalian diri yang berlebihan, bisa juga dikaitkan dengan rendah diri. &amp;nbsp;Orang dengan tulisan tangan kecil biasanya mengarahkan energinya untuk berpikir daripada bertindak, oleh karena itu biasanya memilki intelektual di atas rata-rata. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;Sifat positif:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Daya konsentrasi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Berhati-hati, melakukan sebaik mungkin.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Akurat&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tidak berlebihan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Toleran&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mampu menyesuaikan diri&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Melaksanakan sesuatu sesuai prosedur&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Specialisasi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Berjiwa kritis&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Memiliki cadangan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kekuatan berasimilasi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Berjiwa teoritis&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kemampuan berbisnis/bertindak secara tepat dan jelas.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Suka mempelajari sesuatu &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Berpikir terlebih dahulu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;perhatian utama pada detail&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;Sifat Negatif&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Merasa diri kecil&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Penakut &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tunduk pada orang lain&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tidak mampu untuk melihat sesuatu dalam aspek yang lebih besar&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kurang percaya diri &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kehati-hatian yang berlebihan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Berjiwa ekonomis&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kurang bergairah&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mudah putus harapan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Memiliki ide yang biasa-biasa saja&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Kali ini belajarnya kita akhiri dulu suatu saat kita sambung lagi dengan materi; kemiringan tulisan, penekanan pada tulisan, gaya tulisan, tanda tangan, dan sebagainya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-5376710616962773558?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/5376710616962773558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/grafologi.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/5376710616962773558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/5376710616962773558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/grafologi.html' title='Grafologi'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-8576613250843495860</id><published>2011-02-16T15:22:00.000-08:00</published><updated>2011-02-16T19:54:39.041-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Discovering Ability</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Dalam &lt;i&gt;Multiple Intelegences (MI)&lt;/i&gt; terdapat metode Discovering Ability, artinya &lt;b&gt;proses menemukan kemampuan seseorang. &lt;/b&gt;Discovering Ability&lt;b&gt; &lt;/b&gt;adalah aktifitas guru untuk menjelajahi kemampuan siswa pada saat hasil tes siswa tersebut di bawah standar ketuntasan. Metode ini menyakini bahwa setiap anak memiliki kecenderungan kecerdasan tertentu (Munif Chatib) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mungkin bagi sebagian guru belum pernah mendengar istilah ini. Namun ada juga yang telah memahami dan bahkan sudah pernah melaksanakannya dalam proses KBM di sekolah.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada saat Kegiatan Belajar Mengajar di dalam kelas, jika kita (sebagai guru) mau sedikit kerja keras maka kita bisa memaksimalkan kecerdasan setiap siswa. Pada saat Guru menemukan kelemahan siswa, Guru tidak boleh marah atau kecewa bahkan menyalahkan peserta didik, melainkan sudah &amp;nbsp;seharus mencari sisi potitif seorang Peserta didik. Kelemahannya/kekurangannya di-stipo/di-stipex, kelebihannya kita stabilo. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i&gt;Multiple Intelegences (MI) &lt;/i&gt;menyarankan kepada kita untuk mempromosikan kemampuan dan kelebihan peserta didik dan mengubur ketidakmampuan atau kelemahan peserta didik. Proses menemukan inilah yang menjadi sumber kecerdasan seorang anak. Meskipun sekolah belum menerapkan Multiple Intelegence, apa salahnya guru mencobanya, melakukan proses penilaian berbasis proses. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada proses pembelajaran, apabila seorang peserta didik &amp;nbsp;hasil tesnya tidak tuntas, sebelum guru melakukan tes remidial, guru melakukan discovery ability terlebih dahulu. Apabila discovery ability tidak berhasil, barulah dilakukan remidial test. Namun, saat ini masih banyak guru yang langsung meloncat memberikan remidial test, apabila peserta didik tersebut nilainya di bawah standar ketuntasan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dwi, siswa kelas XI Otomasi Industri, pada saat mengerjakan soal “Tuliskan Permasalahan dampak polusi terhadap kesehatan manusia” hanya mampu menuliskan 2 alinea saja. Setelah itu berhenti, karena merasa idenya buntu. Padahal teman-temannya bisa membuat informasi tentang dampak polusi terhadap kesehatan manusia sampai beberapa alinea. Secara akademik Dwi memang pandai namun ternyata dia memiliki kelemahan linguistik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Guru sudah menuliskan rubrik penilaiannya. Apabila siswa menuliskan delapan&amp;nbsp; alinea, nilai 10. Jika menulis tujuh alinea, nilainya 9. Jika menulis enam alinea, nilainya 8. Jika lima alinea, nilainya 7. Namun apabila menjawab kurang dari lima alinea nilainya 6. Padahal standar ketuntasan adalah 8. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Beruntung Dwi memiliki guru yang mau memahami kelemahannya. Sebelum melakukan remidial tes, guru melakukan discovering Ability kepada Dwi. “Dwi anak yang hebat, coba ceritakan apa saja yang kamu pikirkan tentang dampak polusi terhadap kesehatan manusia pada Bapak”. Tak lama kemudian, Dwi bercerita tentang semua dampak polusi terhadap kesehatan manusia apabila dituliskan bisa mencapai lebih dari sepuluh alinea atau bahkan lebih. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jika saja guru tidak mengatakan cukup kepada Dwi, dia akan terus bercerita sepanjang waktu. Akhirnya, guru memutuskan untuk memberi 10 pada soal ini, bukan nilai 6. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Karena mendapat perhatian dari guru, Dwi merasa termotivasi untuk menulis. Mulai hari itu Dwi mampu menuliskan ide maupun imaginasinya berlembar-lembar bukan hanya sebatas dua alinea di dalam blog pribadinya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Discovering Ability juga dapat diartikan meminta peserta didik menjawab soal yang sama &lt;b&gt;dengan cara yang berbeda&lt;/b&gt;. Apabila dicovering ability ini tidak berhasil, barulah dilakukan &lt;i&gt;remidial test&lt;/i&gt; (tes pengulangan). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-8576613250843495860?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/8576613250843495860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/discovering-ability.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/8576613250843495860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/8576613250843495860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/discovering-ability.html' title='Discovering Ability'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-7186727914153236246</id><published>2011-02-14T21:06:00.000-08:00</published><updated>2011-02-14T21:26:07.490-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Anak Berbakat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ebGKLoUNpPE/TVoLXngpBSI/AAAAAAAAAaY/ntmHw-vzUfM/s1600/100_0751.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="143" src="http://3.bp.blogspot.com/-ebGKLoUNpPE/TVoLXngpBSI/AAAAAAAAAaY/ntmHw-vzUfM/s200/100_0751.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bukan hanya sebatas anak berkelainan perilaku yang perlu mendapatkan perhatian dari sekolah. Anak berbakat juga perlu mendapat perhatian yang serius dari sekolah. Keberbakatan dapat diartikan sebagai ciri-ciri universal khusus dan luar biasa yang dibawa sejak lahir, maupun interaksi dari pengaruh lingkungan (&lt;b&gt;Semiawan&lt;/b&gt;, C, 1995).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menurut &lt;b&gt;Milgram, R.M.&lt;/b&gt;(1991:10), anak berbakat adalah mereka yang mempunyai skor IQ 140 atau lebih diukur dengan Instrumen Stanford Binet (&lt;b&gt;Terman,&lt;/b&gt; 1925), memiliki kreatifitas tinggi (&lt;b&gt;Guilford&lt;/b&gt;, 1956) kemampuan memimpin dalam seni drama, seni musik, seni tari, dan seni rupa (&lt;b&gt;Marland,&lt;/b&gt; 1972). &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya memiliki pengalaman menangani anak berbakat. Kresna anak bungsu saya. Sejak kecil dia menunjukkan bakat yang menonjol dibidang tehnik dan seni. Beberapa teman guru menyatakan bahwa Kresna memiliki bakat yang perlu digali, masalahnya; “Apa yang dia lihat &amp;nbsp;dia bisa”.&amp;nbsp; Sejak kelas III SD dia sudah bisa memperbaiki mobil RCnya tanpa bantuan siapapun, belajar mengganti tape mobil Bapaknya, bersama Pak wahyu dia berusaha belajar merakit komputer menginstalnya dan masih banyak yang lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setiap kali dia bisa, dikumpulkannya teman-temannya kemudian dilatih ketrampilan yang dia bisa, oleh karena itu sejak kecil dia memiliki julukan “Komandan”. Di SMP bersama teman-temannya mendirikan klub IT, waktu itu belum memiliki keinginan untuk mengikuti kompetisi. Namun sering saya ajak melihat beberapa kompetisi di Surabaya; kompetisi Robot di ITS maupun di STIKOM, lomba mading, blog dan photografi yang diadakan oleh Jawa Pos dan lain sebagainya. Saya hanya ingin memperkenalkan anak-anak berbakat yang ada di Jatim pada Kresna, supaya tumbuh semangat untuk berkarya lebih baik lagi. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di SMA semakin terasah bakatnya. Terakhir saya alihkan dia ke photografi dan Alhamdulillah sudah terlihat hasilnya. Dia sudah mempersembahkan kejuaraan dalam bidang IT dan Photografi untuk sekolahnya, dia biasa belajar secara otodidak, uang pembinaan hasil lomba habis untuk belanja buku. Kresna mendapatkan guru-guru yang luar biasa di SMA, yang mau mengerti dan selalu memberi kesempatan untuk mengembangkan potensinya. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Peserta didik berbakat mempunyai empat kategori, yaitu sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1.&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mempunyai kemampuan intelektual atau mempunyai intelegensi yang menyeluruh, mengacu pada kemampuan berpikir secara abstrak dan mampu memecahkan masalah secara sistematis dan masuk akal. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2.&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kemampuan intelektual khusus, mengacu pada kemampuan yang berbeda dalam matematika, bahasa asing, musik dan Ilmu Pengetahuan Alam. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3.&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Berpikir kreatif atau berpikir murni menyeluruh. Umumnya mampu berpikir untuk memecahkan permasalahan&amp;nbsp; yang tidak umum dan memerlukan pemikiran tinggi. Pikiran kreatif menghasilkan ide-ide yang produktif melalui imaginasi, kepintarannya, keluwesannya, dan bersifat menakjubkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4.&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mempunyai bakat kreatif khusus, bersifat orosinil. Berbeda dengan orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Menurut&amp;nbsp;Guru Besar Luar Biasa Program Pascasarjana Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Conny R Setiawan, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;dalam buku yang ditulisnya berjudul 'Kreatifitas Keberbakatan: Mengapa, Apa, dan Bagaimana?' menyatakan: &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;anak berbakat memiliki kemampuan tinggi pada bidang tertentu, namun sekaligus juga memiliki kelemahan dalam bidang lain yang berbeda. Conny mengelompokkan siswa ini dalam tiga kelompok, yaitu:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;1.&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Anak Berbakat sekaligus &lt;i&gt;Learning Disabled. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kelompok ini adalah kelompok para siswa berbakat yang memperlihatkan kesulitan belajar dalam bidang tertentu. Mereka merasa kurang memiliki harga diri dan sering disebut &lt;i&gt;underachiever&lt;/i&gt;, karena sering tidak dikenal sebagai anak berbakat dan rendah motivasi belajarnya. Biasanya, kelompok ini ditempatkan di kelas yang memiliki kesulitan belajar, karena mereka sering juga menunjukkan sifat yang malas.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;2.&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Tidak Pernah Teridentifikasi sebagai Anak Berbakat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Disebut tidak teridentifikasi, karena antara kemampuan dan ketidakmampuannya sama-sama saling menutupi, sehingga potensi sesungguhnya tidak pernah terwujud. Kelompok ini kerap dianggap berprestasi rata-rata dan merupakan kelompok terbesar di antara kelompok lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;3.&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;Anak Berbakat yang Kemampuannya Benar-benar Tidak Teridentifikasi&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kelompok ini betul-betul sulit dikenali dengan baik kinerja intelektualnya. Sebaliknya, mereka pun kerap tidak terlayani kebutuhannya sebagai anak berbakat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Menurut Conny, ciri utama ketiga sub kelompok ini adalah masalah sosial dan emosional yang sifat antara satu dan lainya tidak saling berkaitan. Bahkan ditemukan, bahwa dua sampai sepuluh persen anak berbakat cenderung memiliki kesulitan belajar. "Diperlukan suatu instrumen khusus bagi kelompok ini, sebab sering sekali keberbakatannya tertutupi oleh kesulitan belajarnya," ujar Conny.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Conny menambahkan, minimnya sumber pengetahuan orang tua atau pendidik akan hal ini menjadikan mereka sangat kurang pengalaman untuk mengenali adanya perbedaan antara keberbakatan dan ketidakmampuannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ternyata menangani anak memerlukan ilmu yang tidak kalah rumitnya dengan menangani anak berperilaku menyimpang.&amp;nbsp; Semoga ilmu sederhana ini mampu menambah wawasan kita semua baik sebagai guru maupun orangtua. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-7186727914153236246?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/7186727914153236246/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/anak-berbakat.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/7186727914153236246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/7186727914153236246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/anak-berbakat.html' title='Anak Berbakat'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-ebGKLoUNpPE/TVoLXngpBSI/AAAAAAAAAaY/ntmHw-vzUfM/s72-c/100_0751.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-1062111317743908670</id><published>2011-02-13T16:25:00.000-08:00</published><updated>2011-02-13T16:31:39.319-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Anak Berperilaku Menyimpang</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sudah lama saya tertarik mempelajari perilaku yang menyimpang pada beberapa peserta didik. Bahkan akhir-akhir ini semakin banyak peserta didik yang memutuskan mengundurkan diri dari sekolah. Menurut catatan harian peserta didik yang saya buat, sebagian besar dari mereka berperilaku menyimpang. Beberapa sempat membuka diri, sedangkan yang lainnya belum sempat berbagi cerita tentang keluarganya. Setiap kali ada peserta didik yang mengundurkan diri saya merasa sangat sedih. Kesedihan dan keprihatinan ini yang membuat saya terus menerus belajar mencari akar permasalahan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menurut &lt;b&gt;Geddes,D&lt;/b&gt; (1981:124) dan &lt;b&gt;Kaufman, J.M&lt;/b&gt;. (1985:22), karakteristik anak-anak yang mempuinyai kelainan perilaku menyimpang adalah mereka yang menunjukkan lima karakteristik sebagai berikut:&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Mempunyai masalah belajar yang tidak dapat dikemukakan oleh faktor-faktor intelektual, sensori, atau faktor kesehatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketidakmampuan untuk membangun hubungan antarpribadi secara memuaskan, sehingga hubungan antarpribadi (dengan teman-teman dan guru) yang sangat rendah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berperilaku dan berperasaan yang tidak semestinya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada umumnya, mereka merasa tidak bahagia atau depresi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bertendensi terjadi gejala-gejala fisik yang kurang sehat, rasa sakit, atau rasa takut yang bersifat psikologis berkaitan dengan masalah-masalah saat melakukan hubungan dengan orang lain dan sekolah. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Kelainan perilaku merupakan perilaku yang menyimpang dari perilaku yang normal. Hal ini diakibatkan adanya pertentangan dengan orang dan masyarakat sekitarnya. Kebanyakan dari mereka mempunyai skor rendah dalam belajar. Diperkirakan berkisar antara 5 – 20 persen atau bahkan lebih dari populasi anak usia sekolah. (Kauffman, J,M., 1985:25). Dari pernyataan ini, saya buka kembali beberapa daftar nilai dan catatan harian siswa yang saya miliki ternyata keprihatinan saya ada landasan penelitiannya. Kemudian terus menerus dari tahun ke tahun saya coba mengamati dan melakukan pendekatan dari hati ke hati dengan mereka. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Masalah-masalah pribadi atau psikologis pada anak-anak dan remaja banyak dibicarakan dan telah dilakukan penelitian-penelitian oleh para ahli. Model psikoanalisa Freud dan psikologis kemanusiaan melalui teori-teori dari Adler, Maslow, Allport, Combs, dan Rogers ( Reinert, 1976 dan Geddes, D, 1981:124). Para ahli psikoanalisis mempercayai bahwa interaksi negatif yang terjadi sejak dini antara orang tua dan anak, khusus hubungan ibu dan anak merupakan penyebab utama dari permasalahan-permasalahan berkaitan dengan kelainan emotional yang serius.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Peserta didik yang terindentifikasi melalui pengamatan saya mengakui bahwa hubungan mereka dengan ibunya tidak harmonis. Akibatnya mereka suka menghindarkan diri dari teman, berlaku agresif suka nakal,&amp;nbsp; merusak, membolos, dan melakukan kejahatan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Pendekatan dalam dunia pendidikan yang dapat diterapkan adalah sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Pendekatan secara psikoanalitis; penekanannya terletak pada pembentukan hubungan yang baik antara guru dan peserta didik,&amp;nbsp; agar diri&amp;nbsp; peserta didik mempunyai perasaan diterima dan bebas untuk mengemukakan keadaan dirinya yang sebenarnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pendekatan psikoedukasional; pemenuhan kebutuhan setiap individu melalui bentuk-bentuk aplikasi yang memanfaatkan kegiatan kreatif seni, seperti musik, tari, dan kegiatan yang bersifat seni. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pendekatan secara humanistik; guru dan peserta didik bekerja sama saling memberikan informasi dalam keadaan yang saling menguntungkan dan berkesan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pendekatan secara ekologis; membutuhkan seorang guru yang cakap dalam memberikan keterampilan-keterampilan spesifik berguna, termasuk di dalamnya, keterampilan akademik, rekreasi, dan keterampilan untuk hidup sehari-hari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pendekatan perilaku; tanggapan-tanggapan peserta didik hendaknya dapat segera disadari oleh guru atau praktisi serta dapat diukur secara cermat. Sehingga dapat memanipulasi konsekuensi-konsekuensi perilaku peserta didik yang bersangkutan dalam upaya melakukan perubahan. &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Mungkin yang saya pikirkan selama ini merupakan suatu langkah yang terlalu dini atau bahan dianggap sok tahu, namun mereka semua benar-benar memerlukan perhatian. Mereka memerlukan kesempatan untuk mendapatkan; kesempatan untuk dapat mengekspresikan dirinya sendiri, meningkatkan persahabatan,&amp;nbsp; kesempatan memecahkan masalah-masalah nya secara sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-1062111317743908670?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/1062111317743908670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/anak-berperilaku-menyimpang.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1062111317743908670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1062111317743908670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/anak-berperilaku-menyimpang.html' title='Anak Berperilaku Menyimpang'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-3292997226353700856</id><published>2011-02-01T04:09:00.001-08:00</published><updated>2011-02-04T04:01:13.017-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Tidak Bisa Berteman</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Saat Anda menggunakan pembelajaran kooperatif, Anda mungkin mengalami beberapa masalah, salah satunya menghadapi peserta yang tidak bisa berteman. Sebagai guru kita harus mencari solusi efektif untuk menghadapi peserta didik&amp;nbsp; yang tidak bisa berteman, atau peserta didik&amp;nbsp; yang suka tebang pilih dalam berteman. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Persoalan ini&amp;nbsp; sering muncul pada minggu pertama atau kedua pembelajaran kooperatif. Para peserta didik dalam setiap tim atau kelompok terdiri dari mereka yang berbeda dari segi jenis kelamin, kinerja akademik dan prestasi akademik. Hal inilah yang memicu timbulnya masalah. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Solusi utama masalah ini adalah waktu. Beberapa peserta didik akan merasa tidak suka pada teman satu tim mereka saat mereka dipertemukan pertama kali, namun apabila mereka sudah mendapatkan skor tim mereka yang pertama dan menyadari bahwa mereka benar-benar sebuah tim dan perlu bekerja sama untuk bisa berhasil, dengan berjalannya waktu mereka akan menemukan cara untuk bisa bersahabat. Membangun tim yang solit memerlukan proses. Tidak bisa instan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Jangan membiarkan peserta didik berpindah tim kecuali jika keadaannya memang sangat buruk, semua peserta didik harus memfokuskan perhatian mereka pada bagaimana cara membuat tim mereka bisa berjalan dan mampu berkarya secara maksimal, dan bukan pada keinginan keluar dari tim. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Akan tetapi, sebagian peserta didik perlu diingatkan bahwa tugas mereka adalah untuk bekerja sama dengan teman satu timnya. Ajak peserta didik melakukan affirmasi positif setiap kali kegiatan pembelajan akan dimulai. Tetapkan sikap yang pasti bahwa kerja sama dengan teman satu tim adalah perilaku yang benar dan tepat selama mempraktekkan kerja tim. Namun demikian, peserta didik harus terus menerus diingatkan bahwa merendahkan, mengolok-olok, berprasangka negatif pada teman satu tim bukanlah cara yang sangat efektif bagi tim untuk bisa berhasil, &amp;nbsp;dan sikap tersebut bukanlah merupakan sikap yang baik dan terpuji. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Salah satu cara yang efektif untuk membuat peserta didik bekerja sama dengan lebih baik adalah dengan memberikan penghargaan ekstra kepada tim yang menjadi pemenang. Kadang kala para peserta didik tidak peduli bagaimana dan apa yang dilakukan oleh tim mereka atau teman satu timnya sampai mereka tahu bahwa tim yang menang mendapat kesempatan melakukan penyegaran, misalnya: diijinkan &amp;nbsp;bermain sepak bola atau bermain basket, boleh menggunakan komputer untuk bermain game baik offline ataupun online, boleh membaca buku di perpustakaan, dibebaskan dari tes, dan sebagainya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Merupakan sebuah ide yang bagus juga jika sesekali pasangan peserta didik diganti atau dilakukan proses bongkar pasangan, untuk menekankan kembali bahwa usaha timlah yang dibutuhkan, bukan hanya sekedar persiapan individual. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Apabila ada tim yang tetap tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya, Guru bisa mengubah tim-tim tersebut tiga atau empat minggu daripada harus menunggu sampai enam minggu. Pada saat pembagian anggota tim, harus berhati-hati agar supaya kejadian sebelumnya tidak terulang lagi. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Semoga pengalaman sederhana ini ada gunanya. Amin. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-3292997226353700856?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/3292997226353700856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/tidak-bisa-berteman.html#comment-form' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/3292997226353700856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/3292997226353700856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/02/tidak-bisa-berteman.html' title='Tidak Bisa Berteman'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-3711174126065570752</id><published>2011-01-09T15:51:00.000-08:00</published><updated>2011-01-09T23:23:13.505-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Belajar Mengasuh Anak</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 18pt;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSpLMMaKBtI/AAAAAAAAAaQ/g3uJ-uR_YNo/s1600/Paud7.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSpLMMaKBtI/AAAAAAAAAaQ/g3uJ-uR_YNo/s200/Paud7.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Saat ini banyak terjadi pola asuh anak yang salah, sehingga banyak &amp;nbsp;terjadi kenakalan remaja. Menjadi orangtua di masa kini tidaklah semudah mengasuh anak di masa tahun ’80-an atau bahkan sebelumnya. Bagi kebanyakan orang, mengasuh adalah sesuatu yang kita lakukan dengan begitu saja. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 18pt;"&gt;Sebagian besar orang menjadi orangtua begitu saja, tanpa ilmu. Pada umumnya, orangtua hanya mengandalkan insting. Agar Anda tidak menjadi orangtua yang gagal, Anda bisa belajar pada ahlinya, Dr. Lourence Steinberg menghadirkan ilmu siap pakai untuk menjadi orangtua yang lebih baik. Beliau sudah melakukan ribuan riset, bukan pada opini dan pengalaman seseorang dalam mengasuh anak. Beliau melakukan riset lebih dari duapuluh lima tahun. &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSpKXxCDhlI/AAAAAAAAAaM/jhFaOiEAtUY/s1600/kegiatan5.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSpKXxCDhlI/AAAAAAAAAaM/jhFaOiEAtUY/s200/kegiatan5.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 18pt;"&gt;10 Prinsip Dasar Pengasuhan Yang Prima menurut, Lourence Steinberg Ph.D. adalah sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18pt;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Apa yang Anda lakukan sangatlah berpengaruh&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Saya yakin, Anda pasti sama dengan saya banyak merenungkan jadi apa anak Anda di masa depan. Namun sebagai orangtua, Anda mungkin kurang memikirkan apa yang harus Anda lakukan untuk membantu agar hal itu terlaksana. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Anda tak bisa terlalu mencintai&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Saat ini banyak sekali anak-anak yang menderita karena orangtuanya terlalu sibuk, terlalu egois, atau terlalu banyak pikiran unyuk bisa memenuhi kebutuhan mereka. Anak Anda tidak akan terluka jika dihujani oleh kasih sayang fisik, dengan kepedulian dan dengan pujian. Jangan memendam kasih sayang Anda atau sok jaga jarak karena mengira anak Anda akan terlalu manja oleh semua perhatian Anda. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Libatkan diri &amp;nbsp;dalam kehidupan anak Anda&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Salah satu alasan menghabiskan waktu dengan anak sangat penting dilakukan adalah Anda takkan pernah tahu kapan dia akan membuka diri dan memberi tahu Anda apa yang terjadi dalam hidupnya, dan pengetahuan tentang kehidupan anak Anda adalah kunci bagi keterlibatan Anda. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Sesuaikan pola pengasuhan Anda agar pas bagi anak Anda&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Pengasuhan yang baik bersifat fleksibel dan perlu dibuat agar sesuai dengan tahap perkembangan anak.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;5.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Buat peraturan dan tentukan batasan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Orangtua yang baik boleh saja tidak setuju dengan salah satu aturan umum yang berlaku, tetapi orangtua yang baik seharusnya membuat peraturan yang wajib ditaati oleh anak-anak mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;6.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bantu menumbuhkan kemandirian anak Anda&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Jika Anda menganggap keinginan anak untuk mandiri sebagai sesuatu yang alami untuk dipenuhi dan bukan menganggapnya tindakan yang menjengkelkan yang harus di tekan. Anda akan terhindar dari sakit kepala.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;7.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bersikaplah konsisten&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Cara termudah untuk membantu anak belajar cara berperilaku yang baik adalah membiasakannya berperilaku baik. Anda bisa melakukan ini dengan bersikap konsisten dalam pola pengasuhan Anda dari hari ke hari. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;8.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Hindari disiplin yang keras&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Kebanyakan orangtua biasanya memakai kombinasi hukuman, hadiah dan penjelasan, tergantung pada situasi, usia anak, dan penyebabperilaku buruk.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;9.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Jelaskan peraturan dan keputusan Anda&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Kadang-kadang harapan orangtua tidak jelas karena mereka menyatakannya dengan samar-samar. Anak-anak di segala usia, bahkan saat telah mencapai usia remaja, sangat memerlukan arahan yang spesifik. Menjelaskan alasan di balik peraturan yang anda buat selalu baik karena anak kemungkinan besar akan menurut jika dia sepakat bahwa aturan itu memang diperlukan dan adil.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;10.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Perlakukan anak Anda dengan hormat&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;Banyak orangtua terlalu mencemaskan apakah anak akan menghormati mereka, dan mereka kurang memikirkan apakah mereka telah memperlakukan anak dengan hormat. Anak memperlakukan orang lain seperti orangtuanya memperlakukan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 0cm; text-indent: 18pt;"&gt;Kesepuluh prinsip dasar ini dapat diterapkan secara universal, apapun latar belakang keluarga Anda, dan tidak peduli apakah anak Anda laki-laki maupun perempuan, usia dini maupun remaja; anak tunggal, anak kembar, atau anak dengan banyak saudara kandung. &amp;nbsp;Dr. Lourence Steinberg menjamin jika Anda menerapkan sepuluh prinsip ini, anak Anda akan berkembang secara sehat dan lebih kecil kemungkinannya menjadi anak yang sulit. Dan Andapun akan menjadi orangtua yang lebih bahagia dan lebih percaya diri. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-3711174126065570752?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/3711174126065570752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/01/belajar-mengasuh-anak.html#comment-form' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/3711174126065570752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/3711174126065570752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/01/belajar-mengasuh-anak.html' title='Belajar Mengasuh Anak'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSpLMMaKBtI/AAAAAAAAAaQ/g3uJ-uR_YNo/s72-c/Paud7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-8844632972923844192</id><published>2011-01-06T15:18:00.000-08:00</published><updated>2011-01-06T15:27:14.346-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Merubah Trouble Marker Menjadi Achievement Maker</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Di dalam setiap kelas pasti ada anak yang suka membuat onar (trouble maker), apalagi di SMK seperti tempat saya mengajar ini. Kebetulan saya mengajar di SMK Negeri jadi trouble maker tidaklah sebanyak di SMk swasta. Meskipun begitu kita (sebagai guru) harus belajar menangani anak-anak yang suka membuat onar. Mengubah trouble maker (pembuat onar) menjadi achievement maker (pembuat prestasi) tidaklah semudah membalik telapak tangan, namun trouble maker merupakan tantangan yang  harus ditaklukkan, bukan untuk&amp;nbsp; dihukuman dan dilecehkan.&amp;nbsp; &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan MI (Multiple Intelegensi). Beberapa waktu yang lalu saya pernah menuliskan tentang profil Edy, namun pada dasarkan masih banyak trouble maker-trouble maker yanglain yang tidak kalah menariknya untuk di ceritakan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Novan adalah anak yang tergolong trouble maker di kelasnya. Semua guru mengeluhkan sikapnya selama proses pembelajaran berlangsung. Pada awalnya saya juga sering kecewa pada sikapnya, namun sejak saya lakukan proses pendekatan dari hati ke hati akhirnya Novan tidak pernah mengganggu lagi bahkan dia kini menjadi siswa yang paling mengasyikkan serta penuh percaya diri &lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=4949251075920134783&amp;amp;postID=8844632972923844192" name="_GoBack"&gt;&lt;/a&gt;pada saat proses pembelajaran berlangsung.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Novan menjadi trouble maker di kelas akibat permasalahan keluarga, bapak ibunya cerai waktu dia masih kecil. Dan sudah lama dia tidak pernah bertemu dengan bapaknya.&amp;nbsp; Sejak dia mau membuka diri pada saya, hatinya mulai tenang dan Alhamdulillah setengah tahun yang lalu dia bisa bertemu dengan Bapak yang dirindukannya yang sudah menikah lagi dan berada di luar kota. Semua itu terjadi berkat ketekunannya berdoa dan&amp;nbsp; terus menerus melakukan afirmasi positif bahkan berani melakukan proses visualisasi. Novan kini sudah banyak berubah pada awalnya dia seorang trouble maker namun kini Novan sudah berubah menjadi Achievement Maker ( pembuat prestasi), semoga semester genap ini prestasinya semakin meningkat. Amin&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kunci keberhasilan mengubah trouble maker menjadi achievement maker adalah sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -18pt;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;1. Kesabaran sangat dibutuhkan dalam mendidik dan mengatasi anak trouble maker.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;2. Kenali masalahnya, bisa juga anak menjadi trouble maker akibat kemiskinan atau akibat trauma. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;3. Perhatian dan kasih sayang yang tulus sangat dibutuhkan untuk pembentukan dan perubahan karakter anak. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 4.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Kenali kunci kecerdasan anak untuk masuk ke dunia mereka. Sehingga kita sebagai guru bisa mengtahui gaya belajar anak.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -18pt;"&gt;5.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;5. Multiple Intelegensi (MI) merupakan solusi terbaik dalam mengatasi anak trouble maker.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-8844632972923844192?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/8844632972923844192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/01/merubah-trouble-marker-menjadi.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/8844632972923844192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/8844632972923844192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/01/merubah-trouble-marker-menjadi.html' title='Merubah Trouble Marker Menjadi Achievement Maker'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-5500228018849907930</id><published>2011-01-05T02:09:00.000-08:00</published><updated>2011-01-05T02:33:08.086-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Manfaat Bermain Bagi Anak-Anak</title><content type='html'>Pada awal liburan saya menyempatkan diri menambah koleksi bahan bacaan, maka saya mengajak suami dan anak-anak belanja buku di  Togamas Kediri, salah satu buku yang menarik perhatian saya adalah “Education Games” karya Kak Andang Ismail. Selama ini saya prihatin dengan permainan anak-anak di masa kini. Permainan tradisional semakin terpinggirkan, padahal permainan tradisional sangat edukatif. &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSRCXtbAsRI/AAAAAAAAAZw/EdPbeupeU_c/s1600/Paud3.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSRCXtbAsRI/AAAAAAAAAZw/EdPbeupeU_c/s200/Paud3.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joan Freeman dan Utami Munandar (1996) menyebutkan bahwa beberapa psikolog dan sosiolog mengemukakan pandangan mengenai manfaat bermain  diantaranya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Sebagai penyalur energi berlebih yang dimiliki anak. Anak memiliki energi berlebih karena terbebas dari segala macam tekanan, baik tekanan ekonomi maupun sosial, sehingga dia mengungkapkan energinya dalam bermain. (Sciller de Spencer)&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. Sebagai sarana untuk menyiapkan hidupnya kelak ketika dewasa. Pada saat berkumpul anak-anak sering bermain peran; peran sebagai pedagang, pembeli maupun pengusaha. Secara tidak sadar mereka menyiapkan diri untuk perannya di masa depan (Karl Groos)&lt;br /&gt;3. Sebagai pelanjut citra kemanusiaan. Kegiatan –kegiatan seperti lari, melempar, memanjat dan meloncat merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari dari generasi ke generasi. (Stanley Hill)&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSRELmA6waI/AAAAAAAAAaA/6aNDP2JAqsY/s1600/Paud9.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSRELmA6waI/AAAAAAAAAaA/6aNDP2JAqsY/s200/Paud9.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;4. Untuk memperoleh kompensasi atas hal-hal yang tidak diperolehnya. Melalui kegiatan bermain, anak memuaskan keinginan-keinginan yang terpendam atau tertekan. &lt;br /&gt;5. Untuk membangun energi yang hilang. Bermain merupakan media untuk menyegarkan badan kembali  (revitalisasi) setelah bekerja selama berjam-jam (Lazarus)&lt;br /&gt;6. Bermain juga memungkinkan anak melepaskan perasaan-perasaan dan emosi-emosinya, yang dalam realitas tidak dapat diungkapkan.&lt;br /&gt;7. Memberi stimulus pada pembentukan kepribadian. &lt;br /&gt;Selain tiu bermain juga dapat bermanfaat sebagi berikut:&lt;br /&gt;1. Sarana untuk  membawa anak ke alam bermasyarakat.&lt;br /&gt;2. Mengenal kekuatannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSRFLe5ApkI/AAAAAAAAAaE/HOpRPRsrFaA/s1600/100_0521.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSRFLe5ApkI/AAAAAAAAAaE/HOpRPRsrFaA/s320/100_0521.JPG" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;3. Mengembangkan imaginasi. Sebagian besar permainan mampu menumbuhkan imaginasi, baik permainan traditional maupun permainan modern. &lt;br /&gt;4. Menempa emosi dan empati. Emotional anak dapat terkontrol pada saat bermain bersama teman. &lt;br /&gt;5. Memperoleh kegembiaraan, kesenangan dan kepuasan.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSRGe9r5bMI/AAAAAAAAAaI/7LuQdWIwPHk/s1600/Paud10.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSRGe9r5bMI/AAAAAAAAAaI/7LuQdWIwPHk/s200/Paud10.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;6. Melatih diri mentaati peraturan yang berlaku. Anak-anak perlu di latih budaya antri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-5500228018849907930?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/5500228018849907930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/01/manfaat-bermain-bagi-anak-anak.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/5500228018849907930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/5500228018849907930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/01/manfaat-bermain-bagi-anak-anak.html' title='Manfaat Bermain Bagi Anak-Anak'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSRCXtbAsRI/AAAAAAAAAZw/EdPbeupeU_c/s72-c/Paud3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-1544568108955450243</id><published>2011-01-04T17:27:00.001-08:00</published><updated>2011-02-19T04:07:48.280-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Permainan Anak Masa Kini dan Masa lalu</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSPK9drjCRI/AAAAAAAAAZk/EMlo_KiE6r8/s1600/Iqbal1.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSPK9drjCRI/AAAAAAAAAZk/EMlo_KiE6r8/s200/Iqbal1.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKRESNA%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKRESNA%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CKRESNA%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:595.3pt 841.9pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:681274781;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1316624976 588814634 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l0:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:72.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l1	{mso-list-id:1280331707;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1493853076 262423234 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l1:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:72.0pt;	text-indent:-18.0pt;	mso-ansi-font-weight:bold;}@list l2	{mso-list-id:1339698071;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-486998506 -1696985626 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;}@list l2:level1	{mso-level-number-format:alpha-upper;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-18.0pt;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sejak kemarin saya sibuk mencari tempat berkumpulnya anak-anak di masa liburan. Namun tak satupun saya temukan anak-anak bermain di luar rumah. Sebagian besar ternyata sibuk menonton Televisi di rumah. Ada beberapa anak sibuk bersepeda bersama teman-temannya. Yang menarik, beberapa anak&amp;nbsp; sibuk berain game online di warnet dekat rumah. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dimasa lalu, saat &amp;nbsp;saya seusia mereka, liburan merupakan waktu yang paling menyenangkan. Berkumpul dan bermain di tanah lapang di tengah desa. Kami bisa bermain apa saja, ada gobak sodor (Go back to door), egrang (baik egrang bambu maupun bathok), jamuran, nini thowok, bermain bola dan lain sebagainya. Pada saat bermain tanpa di sadari sebenarnya kami juga belajar. Terutama belajar sosial-komunikasi. Masa-masa itu terasa sangat indah untuk diceritakan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSQ4XzFtpuI/AAAAAAAAAZo/NxTq4AbCAyU/s1600/Pemimpin7.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSQ4XzFtpuI/AAAAAAAAAZo/NxTq4AbCAyU/s200/Pemimpin7.jpg" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kami bukan hanya berkumpul dengan teman satu RT namun kami berkumpul dan beradu ketangkasan bermain dengan teman satu RW atau bahkan satu Dukuh. Suasananya ramai sekali. Bahkan kadangkala juga bisa menimbulkan pertengakaran. Namanya juga anak-anak. Selesai bertengkar, sebentar kemudian sudah lupa, bermain bersama lagi. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Apalagi di saat bulan purnama. Biasanya kami berkumpul bermain sambil menikmati indahnya alam. Yangpaling menyenangkan bermain pethak umpet di tengah malam. Bahkan ada pula teman yang disembunyikan gendheruwo. Terpaksa kami mencari dengan menggunakan obor dan membunyikan alat-alat dapur dengan cara memukul-mukul dengan bambu, ataupun alat pukul seadanya. Ramai sekali. Ada salah satu teman saya yang paling sering disembunyikan oleh genderuwo, pernah disembunyikan dibalik pintu bahkan disembunyikan&amp;nbsp; di rumpun bambu atau atas pohon besar.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berbeda dengan permainan anak sekarang. Mereka sibuk bermain playstation bahkan sekarang marak permainan game online di warnet-warnet. Saya ini sering juweh/cerewet mengingatkan anak-anak muda pengelola warnet. Mas,“Tolong kegiatan anak-anak dipantau, kita sama-sama bertanggung jawab terhadap perkembangan&amp;nbsp; psikologis anak. Sering-seringlah diperhatikan situs-situs yang dibuka anak-anak, mereka masih dalam taraf perkembangan. Kalau bisa kita saling menjaga, supaya rejeki lancar dan barokah.”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setiap jenis permainan, baik elektronik atau bukan, mempunyai tujuan yang sama, yaitu merangsang kreatifitas anak, melatih anak untuk tekun dalam suatu usaha, bisa bekerja sama dengan orang lain, mengendalikan diri dan mempersiapkan anak untuk masa depannya. Setiap jenis permainan memiliki kelebihan dan kekurangan. Permainan dikatakan positif jika sesuai dengan situasi, kondisi dan kebutuhan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jadi teringat belajar masak di tahun 1970-an. Karena kami tidak ingin merepotkan orangtua dan merasa bangga dengan hasil perjuangan sendiri maka bahan masakan kami yang pertama adalah genjer (sejenis kangkung tumbuh disela-sela tanaman padi di sawah dataran tinggi), di saya tidak menemukannya di daerah dataran rendah. Kami beramai-ramai mencari genjer sambil ngasak padi sawah. Oseng-oseng genjer enak sekali. Lezat dan bergizi. Padahal kalau dipikir-pikir orangtua kami tidaklah kekurangan namun kami melakukan kegiatan ini dengan gembira. Meskipun malamnya terasa gatal semua. Padi hasil kerja kami di sawah ditukar&amp;nbsp; mainan. Rasanya bangga sekali. Bisa membeli mainan dari hasil keras kami sendiri. Tanpa kami sadari sebenarnya kami melakukan kegiatan bermain sambil belajar. Belajar bekerja dan belajar menghargai uang. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Perjuangan kami dimasa kecil sering saya ceritakan pada kedua anak saya, Dita dan Kresna. Sayang sekali sejak kecil mereka berdua hidup di tengah kota. Sehingga tidak pernah merasakan kebahagiaan bermain-main di sawah. Apalagi kedua kakek neneknya sudah berpindah juga ke kota, sehingga permainan mereka sejak kecil mainan anak kota. Kalaupun ingin&amp;nbsp; mainan desa kami harus bersepeda ke luar kota menikmati udara segar dipinggir sawah, kadang ikut makan&amp;nbsp; para buruh tani yang sedangberistirahat dan bertukar lauk bawaan kami dari rumah, belajar berjalan di pematang sawah, mencari ikan di sungai irigasi desa, dll. Anak-anak menikmati kegiatan ini. Menjadi kenangan tersendiri buat mereka. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kini, sejak Dita memutuskan mengambil jurusan PLB (Pendidikan Luar Biasa) di Universitas Negeri Malang, kembali kami menggali kenangan manis dimasa lalu. Kami diskusikan, mencari suatu permainan edukatif yang cocok untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Sayapun menggali permainan edukatif yang cocok untuk anak-anak PAUD yang menjadi tanggung jawab kami.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menurut Elisabeth B. Hurlock, pada dasarnya permainan anak terdiri dari dua jenis; yaitu bermain aktif dan bermain pasif. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;A.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Bermain Aktif&lt;/b&gt; adalah kegiatan yang dilakukan seseorang dalam rangka memperoleh kesenangan dan kepuasan dari aktifitas yang dilakukannya sendiri. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;Jenis-jenis kegiatan bermain aktif:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;a.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bermain bebas dan spontan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;b.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bermain konstruktif&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;c.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bermain khayal/bermain peran&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;d.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Mengumpulkan benda-benda (collecting)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;e.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Melakukan Penjelajahan (exploration)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;f.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bermain Musik&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;g.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Melamun&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;h.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bermain komputer/video game&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt; text-indent: -18pt;"&gt;B.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;Bermain Pasif&lt;/b&gt; adalah serangkaian aktivitas yang dilakukan seseorang dengan mengikuti pola atau aturan yang datang dari luar dirinya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 54pt;"&gt;Jenis-jenis kegiatan dalam bermain Pasif:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;a.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Membaca&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;b.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Melihat komik&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;c.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Menonton film/televisi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;d.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Mendengarkan radio&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 72pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;e.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Mendengarkan musik&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Demikianlah kegiatan yang sempat kami lakukan berdua sebatas membahas masalah permainan. Besuk kita sambung lagi dengan penjelasan lebih terperinci. Semoga tulisan sederhana ini mampu meny&lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.do" name="_GoBack"&gt;&lt;/a&gt;ambung tali silaturahmi. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-1544568108955450243?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/1544568108955450243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/01/permainan-anak-masa-kini-dan-masa-lalu.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1544568108955450243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1544568108955450243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2011/01/permainan-anak-masa-kini-dan-masa-lalu.html' title='Permainan Anak Masa Kini dan Masa lalu'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TSPK9drjCRI/AAAAAAAAAZk/EMlo_KiE6r8/s72-c/Iqbal1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-896163998216926574</id><published>2010-10-25T01:54:00.000-07:00</published><updated>2010-10-25T01:56:08.827-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Penerimaan Terhadap Siswa Yang Lemah Secara Akademik</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Setiap anak pasti ingin dilahirkan menjadi anak yang pandai atau memiliki kemampuan akademik yang baik. Tidak ada seorang anakpun yang memiliki keinginan dilahirkan sebagai anak yang lemah secara akademik. Meskipun mereka pada dasarnya memiliki kemampuan atau kelebihan dibidang yang lain, misalnya: olah raga, olah vokal, olah gerak, dan lain sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Anak-anak yang lemah secara akademik memang seringkali menimbulkan permasalah tersendiri di dalam proses belajar mengajar. &amp;nbsp;Bahkan seringkali mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari teman-temannya, atau diisolalisasikan oleh teman-temannya. &amp;nbsp;Berbagai cara telah dilakukan selama bertahun-tahun, salah satunya memisahkan anak-anak yang lemah secar akademik dari anak yang memiliki kemampuan akademik baik atau bahkan tinggi. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bahkan di beberapa sekolah membangun kelas khusus. Kelas khusus diperuntukkkan bagi siswa yang memiliki kemampuan akademik baik sampai tinggi. Berdasarkan beberapa penelitian pemisahan ini tidak terlalu membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Bahkan ada kecenderungan mendidik anak memiliki perilaku kurang baik. Yang pandai menjadi sombong dan arogan sedangkan yang lemah akademiknya menjadi semakin tidak percaya diri. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Beruntung saya diberi tugas mengajar di SMK, kami tidak pernah memisahkan siswa berdasarkan kemampuan akademik. Meskipun sedikit harus kerja keras. Sudah lama kami kembangkan pembelajaran kooperatif sebagai solusi dari keberagaman kemapuan akademik siswa. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengaturan kelas ditekankan pada terciptanya suasana yang kooperatif bukannya kompetitif, harapannya siswa-siswa yang lemah secara akademik dapat memberikan konstribusi yang berarti terhadap kesuksesan kelompok kooperatif.&amp;nbsp; Guru  besar perananya dalam menciptakan&amp;nbsp; suasana yang kondusif. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pembelajaran kooperatif dapat membantu membuat perbedaan menjadi bahan pembelajaran bukannya menjadi masalah. &amp;nbsp;Pengelompokan siswa dengan kemampuan akademik yang heterogen menjadikan pembelajaran kooperatif menjadi semakin penting. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lebih jauh lagi, pembelajaran kooperatif memiliki kelebihan yang sangat besar untuk mengembangkan hubungan siswa dari latar belakang tingkat akademik yang berbeda. Dalam pembagian kelompok kooperatif diusahakan tidak selalu tetap. Dari hasil pengalaman di lapangan, meskipun pembelajaran kooperatif memperlukan perhatian ektra dibandingkan pembelajaan kovensional (ceramah), namun pembelajaran kooperatif mampu mempercepat guru memahami kesulitan-kesulitan dan permasalahan-permasalahan yang dihadapi siswa. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seringkali, para siswa mampu melakukan tugas yang luar biasa dalam menjelaskan gagasan-gagasan atau konsep-konsep yang sulit &amp;nbsp;satu sama lainnya dengan menterjemahkan bahasa yang digunakan guru kedalam bahasa siswa. Sehingga mampu meningkan prestasi akademik siswa didalam proses kegiatan belajar mengajar.&amp;nbsp; Bahkan &amp;nbsp;mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Demikian sedikit pengalaman kami semoga ada gunanya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-896163998216926574?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/896163998216926574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/penerimaan-terhadap-siswa-yang-lemah.html#comment-form' title='25 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/896163998216926574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/896163998216926574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/penerimaan-terhadap-siswa-yang-lemah.html' title='Penerimaan Terhadap Siswa Yang Lemah Secara Akademik'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>25</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-7532052214568184966</id><published>2010-10-23T14:14:00.000-07:00</published><updated>2010-10-23T14:14:48.561-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Acer Guraru Award di Pesta Blogger 2010</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:OfficeDocumentSettings&gt;   &lt;o:AllowPNG/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:EnableOpenTypeKerning/&gt;    &lt;w:DontFlipMirrorIndents/&gt;    &lt;w:OverrideTableStyleHps/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="&amp;#45;-"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sejak pertama kali ngeblog ada satu keinginanku, bisa hadir pada kegiatan pesta blogger tingkat nasional di Jakarta. Namun sayang sekali Jakarta&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;tidak bisa saya tempuh dengan naik sepeda onthel dari Nganjuk (maklum saya suka naik sepeda onthel) . Akhirnya impian itu hanya berhenti di dalam doa saja. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Namun Allah tidak pernah sare, beberapa hari yang lalu saya mendapat undangan dari P4TK (Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan) Bisnis Pariwisata Sawangan Depok, tepatnya di Jl.Raya Parung KM 22-23 Bojongsari Sawangan Depok Jawa Barat untuk mengikuti Diklat Open and Distance Learning bagi Guru SMK. Ketika di telpon Pak Ari Mulyoto, saya langsung menyetujui untuk mengikutinya. Apalagi saya sudah kangen dengan suasana Jakarta. Hal ini terjadi karena pada saat diklat IPA tahun 2008 yang lalu saya menjadi peserta terbaik. &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Waktu saya memperkenalkan diri sebagai peserta diklat ada yang membuat saya prihatin, ternyata sekolah kami tidak di kenal di P4TK&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bispar Sawangan. Kemudian saya berjanji berjuang memperoleh nilai terbaik. Dan Alhamdulillah. Doa kami dikabulkan Allah SWT. Beberapa waktu yang lalu, saya juga mendapat kunjungan dari P4Tk ke sekolah. Dari kuinjungan tersebut, dua guru dari sekolah kami mendapat undangan diklat nasional di sawangan. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Pada saat ada kegiatan pertemuan blogger tingkat Nasional di Surabaya saya tidak bisa hadir, karena kesibukan mengajar. Ternyata Allah berkenan supaya saya bisa hadir di Pesta Blogger Nasional di Jakarta, karena Diklat Open and Distance Learning bagi Guru SMK di Sawangan ditutup tanggal 30 Oktober 2010, semoga saya bisa langsung meluncur ke lokasi, &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Epicentrum Walk.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;Meskipun saya belum bisa berpikir butuh waktu berapa jam untuk mencapainya, namun saya yakin pasti bisa. Pasti ada kemudahan. &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Amin.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Besar harapan saya bisa memenangkan “Acer Guraru Award”. &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Guraru “&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Guru Era Baru&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;” , saya mendapatkan info ini dari mas Jun, langsung ke TKP, &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;regitrasi kemudian mencari dukungan dari teman dan siswa. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;Setiap guru pasti ingin memenangkan even bergengsi seperti ini. Bukan untuk kebanggaan diri melainkan untuk memacu semangat anak didiknya, untuk terus menerus belajar, membaca dan &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;menulis. Semoga kerja kerasku selama ini membuahkan hasil. Amin. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;Mohon doa dan dukungannya. Sekali lagi, saya berharap menjadi pemenangnya. Bukan sekedar mimpi namun saya yakin semuanya akan menjadi nyata. Amin. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;Jakarta tunggu kedatanganku &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;..........&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-weight: normal;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-7532052214568184966?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/7532052214568184966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/acer-guraru-award-di-pesta-blogger-2010.html#comment-form' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/7532052214568184966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/7532052214568184966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/acer-guraru-award-di-pesta-blogger-2010.html' title='Acer Guraru Award di Pesta Blogger 2010'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-6207263210175355842</id><published>2010-10-23T02:18:00.000-07:00</published><updated>2010-10-23T04:53:00.474-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Membuat Es Cream Tanpa Kulkas</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hari ini waktunya mempraktekkan mengolah limbah rumah tangga menjadi barang yang bermanfaat, setelah selesai mempelajari Kompetensi Dasar Mengidentifikasi Jenis Limbah. Salah satu kegiatan &amp;nbsp;ingin saya demonstasikan adalah mengolah limbah rumah tangga, salah satunya mengolah sisa santan atau susu menjadi es cream. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sejak pagi saya siapkan semua keperluan demontasi di kelas IPA. Larutan susu dua botol aqua saya bawa dari rumah. Garam dan toples plastik sebagai alatnya. Sampai di sekolah, pada saat kegiatan demonstrasi, susu saya masukkan ke dalam plastik klip kecil( biasanya dipakai wadah sambel jika ada acara selamatan). Anak-anak di setiap kelas sudah menyiapkan es batu dari rumah. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Salah satu siswa membantu saya mendemonstarikan pembuatannya. Plastik berisi susu cair dimasukkan ke dalam toples&amp;nbsp; plastik yang telah berisi es batu kemudian masukkan &amp;nbsp;garam secukupnya. Kemudian di kocok-kocok sebentar sekitar 5 menit. Jadilah es cream buatan kami. Tanpa kulkas es creampun jadi. &amp;nbsp;Anak-anakpun gembira. Kata mereka enak rasanya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Apa yang kami lakukan di sekolah adalah bagaimana kegiatan belajar menjadi menyenangkan namun siswa harus memahami konsep keilmuwannya. Setelah selesai demontrasi dan es Cream sudah habis disantap. Tugas siswa menjelaskan pemahaman mereka tentang proses pengolahan limbah rumah tangga (pembuatan es cream tanpa kulkas), serta mempresentasikan hasil pengamatan mereka. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mengapa susu cair saya masukkan ke dalam limbah rumah tangga. Berdasarkan pengalaman di rumah, waktu anak-anak maupun keponakan saya &amp;nbsp;masih balita bahkan sampai SMA sering ada sisa susu di gelas setelah selesai sarapan, Biasanya neneknya akan marah jika memergoki sisa susu di atas meja. Saya tersenyum saja.&amp;nbsp; Sisa susu saya masukkan plastik kemudian saya simpan, setelah anak-anak pulang, baru saya proses menjadi es cream. Sehingga sisa susu tidak terbuang percuma. Anak-anakpun senang. Konsep keilmuwannya juga bisa dipahami mereka. &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TMKmkF8PN2I/AAAAAAAAAZc/CtdcDHSRudk/s1600/IMG_1174.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TMKmkF8PN2I/AAAAAAAAAZc/CtdcDHSRudk/s1600/IMG_1174.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di sekolah biasa saya bagikan ilmu sederhana ini, terutama pada anak-anak jurusan Tata Boga. Namun biasanya anak-anak jurusan mesin dan listrik tidak mau ketinggalan. Mereka juga calon bapak dimasa depan, harus kreatif dan inovatif. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di kelas kami sibuk belajar, di perpustakaan&amp;nbsp; beberapa siswa terlihat sibuk memberi dukungan saya pada “Acer Guraru Award”. &amp;nbsp;Alhamdulillah beberapa siswa yang memiliki blog &amp;nbsp;berusaha untuk mendukung. Waktu istirahat suasana perpustakaan &amp;nbsp;sangat heboh dipenuhi siswa yang berusaha memberi dukungan. &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Terima kasih anakku, terima kasih dukungannya. Semoga Allah membalas kebaikan kalian semua. Amin.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-6207263210175355842?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/6207263210175355842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/membuat-es-cream-tanpa-kulkas.html#comment-form' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/6207263210175355842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/6207263210175355842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/membuat-es-cream-tanpa-kulkas.html' title='Membuat Es Cream Tanpa Kulkas'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TMKmkF8PN2I/AAAAAAAAAZc/CtdcDHSRudk/s72-c/IMG_1174.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-1523458365456449028</id><published>2010-10-22T02:59:00.001-07:00</published><updated>2010-10-22T03:01:04.733-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Sosial Budaya'/><title type='text'>Anak-Anak Belajar Dari Melihat</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Agak lama saya tidak menulis, &amp;nbsp;hal ini terjadi karena ada kesibukan di desa. Sejak tanggal 11 Oktober 2010 saya dipercaya oleh teman-teman pengurus PKK desa Payaman Kec Nganjuk, untuk mengelola PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Setelah sukses mengelola TK Pertiwi Payaman dan sekarang, mendapat tambahan tugas baru mengelola PAUD. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada awalnya saya sempat menolak karena masih banyak teman-teman yang lebih bisa dipercaya serta lebih kompeten, namun akhirnya saya terima tugas baru ini dengan senang hati. Meskipun sempat bertanya-tanya, ada tujuan apa dibalik tugas ini? Namun keluarga kami sangat mendukung terutama anak sulung saya, Dita. Kedua anak kami sangat percaya, semakin banyak kami melakukan pelayanan pada masyarakat, mereka berdua semakin banyak mendapat kemudahan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di desa, kami sering menjadi tempat curhat tetangga, begitu juga teman-teman diorganisasi maupun di sekolah. Teman-teman selalu memandang kedua anak saya, mereka berdua sangat sopan (menurut ukuran orang desa), tidak pernah menimbulkan masalah bahkan selalu berprestasi padahal begitu banyak kegiatan yang dijalani. Alhamdulillah, meskipun prestasi kedua anak kami sangat sederhana, namun apapun yang mereka inginkan &amp;nbsp;mereka mampu meraih. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kedua anak kami saling mendukung, saling berbagi semangat. Sejak kecil mereka tidak pernah bertengkar dan saling menghormati. Sementara putranya teman-teman maupun tetangga suka sekali bertengkar, kadang saya sendiri juga &amp;nbsp;heran. Mempermasalahkan &amp;nbsp;hal yang sepele. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dimana perlu kedua anak kami mau membantu tetangga, ketika ada waktu Kresna mau membantu membangun rumah tetangga, begitu juga Dita berusaha membantu sebisanya. Pada saat ada tetangga yang meninggal merekapun mau datang dan membantu. Di sekolah, Kresna senang sekali membantu teman-temannya mengasah ketrampilan di bidang IT maupun fotografi sedangkan Dita saat ini sibuk membantu di panti dan aktif di kegiatan kampusnya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sejak kecil keduanya sering kami ajak melakukan kegiatan sosial baik di desa kami mapun di desa neneknya. Mungkin karena mereka sudah terbiasa bergaul dengan masyarakat, ketika dewasa tanpa disuruhpun mereka menjadi terbiasa membantu orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Anak-anak memiliki sikap, pendapat dan kebiasaan yang dimiliki orangtuanya. Anak-anak cenderung meniru perilaku orangtuanya karena mereka memiliki keinginan kuat, bahkan hampir sejak lahir, untuk tumbuh seperti kedua orangtuanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Anak-anak tidak hanya mengamati perilaku orangtuanya di rumah, melainkan mereka juga mengamati perilaku orangtuanya di luar rumah; pada saat antri di kasir swalayan, memesan makanan di restoran, &amp;nbsp;sikap kita kepada masyarakat sekitar, dan lain sebagianya. Jika Anda bersikap sopan, ramah dan sabar maka kemungkinan besar anakpun akan bersikap demikian pula. Jika orangtua bersikap kasar, tidak sopan, anak akan belajar bahwa itulah cara yang tepat untuk bersikap pada orang lain. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Belajar melalui pengamatan akan terus berlanjut sepanjang masa kecil, remaja bahkan saat makin dewasa, anak-anak cenderung &amp;nbsp;tidak menirukan perilaku orangtuanya secara terang-terangan namun melakukannya secara diam-diam. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mendidik anak memang tidak mudah, namun sebagai orangtua kita harus mau belajar. Kami sering berbagi ilmu tumbuh kembang anak, baik di PKK maupun di Posyandu pada kegiatan BKB (Bina Keluarga Balita) bahkan dengan wali murid TK . Semoga kami memiliki waktu untuk berbagi ilmu tentang tumbuh kembang anak diantara wali murid PAUD. Amin. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-1523458365456449028?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/1523458365456449028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/anak-anak-belajar-dari-melihat.html#comment-form' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1523458365456449028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/1523458365456449028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/anak-anak-belajar-dari-melihat.html' title='Anak-Anak Belajar Dari Melihat'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-7531272614735163665</id><published>2010-10-19T17:24:00.000-07:00</published><updated>2010-10-19T17:35:24.277-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Nakal Itu Perlu</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Anak nakal, cap negatif yang sering kita dengar di kalangan orangtua dan masyarakat. Istilah anak nakal sebenarnya hanya muncul disebabkan oleh persepsi dan kesalahan orangtua dalam memahami anak. Orangtua terlalu memaksakan ukuran-ukuran tertentu yang selanjutnya dipakai untuk melihat dan menilai anak. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kenakalan anak sesungguhnya menunjukkan bagaimana daya pikir anak itu hidup dan ingin berkembang bebas sesuai harapan dan cita-citanya yang tinggi. &amp;nbsp;Anak nakal sebenarnya memiliki potensi yang bisa digali supaya mampu berprestasi. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Beberapa waktu yang lalu saya sempat bertemu, Andri (bukan nama sebenarnya) waktu kecil dia mendapat julukan anak nakal, bahkan semua orangtua melarang anak-anaknya bergaul dengannya. Dia sangat usil, keras kepala dan mau menang sendiri. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Waktu SD dia bersekolah di SD desa, tidak banyak kegiatan positif yang bisa daigali dari dirinya karena tidak ada kegiatan tambahan untuk menggali potensi serta kreatifitasnya. Ditambah orangtua berada di tempat yang jauh untuk dijangkau karena harus mencari nafkah di luar kota. Dia dibesarkan oleh kakek dan neneknya. Melihat kenakalan Andri,&amp;nbsp; akhirnya orangtuanya sepakat unruk membangun usaha di desa supaya bisa mendidik anaknya sendiri. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Keputusan orangtua membangun usaha di desa membawa dampak positif bagi dirinya. Orangtuanya tidak ingin menyesal di belakang hari, dia dukung putranya untuk menggali potensinya karena takut akan hilang selamanya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di SD kelas V, semakin terlihat bakatnya, dia menjuarai lomba matematika tingkat Kecamatan. Pada saat SMP , dia masih mendapat julukan “anak nakal”, namun karena di SMP banyak kegiatan yang harus dilakukannya, setiap hari mendapat tambahan khusus pelajaran matematika, &amp;nbsp;berangsur-angsur kenakalannya berkurang. Di SMP dia mampu meraih &amp;nbsp;juara I OSN tingkat Kabupaten. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di SMA, ternyata gurunya melihat bakatnya yang lain yaitu pada pelajaran &amp;nbsp;Kimia. Sejak SMA dia sudah berubah dari anak nakal menjadi anak yang sangat serius mempelajari Kimia. Sampai akhirnya mampu meraih juara I tingkat Propinsi Jawa Timur. Meskipun dia gagal di tingkat Nasional namun kita sebagai orangtua bisa belajar dari kenakalan seorang anak seperti Andri.&amp;nbsp; Kini  Andri bukan lagi mendapat julukan "anak nakal", melainkan "anak berbakat". Besar harapan kami, semoga tahun depan Andri bisa melanjutkan ke ITB atau ke ITS. Amin. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-7531272614735163665?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/7531272614735163665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/nakal-itu-perlu.html#comment-form' title='20 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/7531272614735163665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/7531272614735163665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/nakal-itu-perlu.html' title='Nakal Itu Perlu'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-2745619105141594860</id><published>2010-10-06T17:12:00.000-07:00</published><updated>2010-10-10T17:38:00.077-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Dari Facebooker Menjadi Blogger</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Beberapa waktu yang lalu semua media, baik cetak maupun elektronik sibuk membahas dampak negatif facebook. Namun tidak pernah sedikitpun memuat dampak positif dari facebook. Seperti itulah kehidupan yang ada di mana-mana bukan hanya di Indonesia. Padahal pada dasarnya niat awal facebook dibuat untuk tujuan yang baik. Sudah waktunya kita semua mengembalikan facebook &amp;nbsp;pada tujuan awal pembuatannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kita semua sebenarnya mampu berperan di dalamnya, baik sebagia orangtua, guru, tokoh masyarakat maupun sebagia rakyat biasa. Kita semua bisa berperan di dalamnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebagai orangtua saya bisa memantau status anak-anak saya. Alhamdulillah mereka berdua terbiasa terbuka dengan orangtua di rumah. Bahkan suatu saat bisa facebookan beregu. Biasanya jika kita sedang kangen dengan keluarga di luar kota. Lebih irit dan membahagiakan. Bahkan bisa juga bareng-bareng sama keponakannya kita yang masih anak-anak, upaya memmberikan tauladan baik pemanfaatan facebook.&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di sekolah, sebagai guru&amp;nbsp; saya hanya bisa memantau kegiatan siswa di facebook jika ada waktu, bahkan yang lebih membahagiakan kita bisa mengevaluasi kegiatan belajar mengajar kita dari para alumni. Karena mereka yang bisa merasakan dampak pendidikan yang sudah kita lakukan di sekolah. Masukan alumni dan siswa mendorong kita semakin kreatif dan inovatif. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TK0OCi7aufI/AAAAAAAAAZU/clMBOdbbpMc/s1600/IMG_1207.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TK0OCi7aufI/AAAAAAAAAZU/clMBOdbbpMc/s320/IMG_1207.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sejak awal saya sudah canangkan SASISAB (Satu Siswa Satu Blog) meskipun program ini sangat jauh dari berhasil namun sedikit tapi pasti saya melihat hasilnya. Pada awalnya anak-anak lebih tertarik&amp;nbsp; dengan facebook atau jejaring social yang lain namun suatu saat mereka akan mengalami titik jenuh. Akhirnya mereka semakin banyak yang beralih ke blog, merasakan nikmatnya menulis dan menuangkan ide. &amp;nbsp;Beberapa sudah merasakan dampak positif adari ngeblog.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TK0Pvkw30dI/AAAAAAAAAZY/VuYk8_YtI08/s1600/IMG_1205.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TK0Pvkw30dI/AAAAAAAAAZY/VuYk8_YtI08/s320/IMG_1205.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Seperti halnya Fendik, juga yang lainnya mereka&amp;nbsp; semakin eksis ngeblog. Setelah merasakan nikmatnya ngeblog dan blogwalking dan mengalami kejenuhan facebook-an. Andai semua guru sepakat memberi tugas ngeblog pada siswa mungkin bisa juga dimanfaatkan sebagi media pengayaan, pasti semakin banyak siswa semakin kreatif berkarya di blognya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Satu persatu guru-guru mulai belajar ngeblog di perpustakaan sekolah. Semoga ke depan semakin banyak guru yang bisa merasakan nikmatnya menjadi blogger bukan sekedar facebooker. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mari kita berjuang bersama-sama, mengurangi dampak negatif facebook. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-2745619105141594860?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/2745619105141594860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/dari-facebooker-menjadi-blogger.html#comment-form' title='31 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/2745619105141594860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/2745619105141594860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/dari-facebooker-menjadi-blogger.html' title='Dari Facebooker Menjadi Blogger'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TK0OCi7aufI/AAAAAAAAAZU/clMBOdbbpMc/s72-c/IMG_1207.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>31</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-3144761504694837948</id><published>2010-10-04T06:29:00.000-07:00</published><updated>2010-10-05T02:35:15.233-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Book Talks,  Media Belajar Menulis Siswa</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TKnVUFOjeaI/AAAAAAAAAZI/KZfd_6kjSYI/s1600/IMG_1181.JPG" imageanchor="1"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TKnVUFOjeaI/AAAAAAAAAZI/KZfd_6kjSYI/s1600/IMG_1181.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;Pada saat saya bergabung dengan Kompasiana.Com ada kenangan &amp;nbsp;yang tak akan pernah saya lupakan. Kenangan &amp;nbsp;belajar pada ibu guru SD yang sangat kreatif secara online, Beliau mengajar di SDN Sukasari 4 Tangerang. &amp;nbsp;Ilmu yang saya dapatkan dari beliau adalah belajar menulis lewat Book talks. &amp;nbsp;Saya pertama kali mengenal istilah book talks dari beliau.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setelah membaca artikel beliau, saya praktekkan pada beberapa siswa. Beberapa siswa sangat bersemangat membantu saya. Dan merasa bangga ketika karyanya ada guna dan manfaatnya bagi orang lain, terutama bagi teman-temannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Book tals merupakan salah satu cara guru untuk membantu siswa meningkatkan ketrampilan menulisnya. Selain ngeblog tentu saja. &amp;nbsp;Belajar membuat sinopsis menuliskannya di selembar kertas kemudian ditempel di dinding perpustkaan atau bisa juga di pasang di ruang kelas. Dengan harapan ada teman yang membaca ringkasannya kemudian &amp;nbsp;mau membaca bukunya. &lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TKrsMl1aeOI/AAAAAAAAAZM/rSjECem4na0/s1600/IMG_1180.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TKrsMl1aeOI/AAAAAAAAAZM/rSjECem4na0/s320/IMG_1180.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menumbuhkan kreatifitas menulis tidaklah mudah, namun guru bisa membantu menumbuhkan kreatifitas menulis siswa dengan berbagai cara, salah satunya dengan BooK Talks. Bisa ditulis secara manual maupun ditulis dengan menggunakan media komputer. Biarkan siswa mengembang kreatifitasnya dan imaginasinya. Beri kesempatamn siswa berkarya selagi mereka masih muda. Seperti kita dimasa lalu juga diberi kesempatan mengembangkan diri oleh guru-guru kita.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Book Talks bisa juga ditempelkan di meja lesehan yang ada diperpustakaan. Setelah membaca, biasanya siswa tertarik meminjam bukunya. &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TKrvpWC-zqI/AAAAAAAAAZQ/mP5TJpcfhN4/s1600/IMG_1190.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TKrvpWC-zqI/AAAAAAAAAZQ/mP5TJpcfhN4/s320/IMG_1190.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebenarnya dengan membuat Book Talks tanpa sadar siswa telah melakukan kebaikan, mengajak teman meningkatkan minat baca, melakukan promosi kecil-kecilan serta mampu meningkatkan kepercayaan dirinya. &amp;nbsp;Menurut pengalaman saya, Book Talkspun mampu membangun karakter siswa secara tidak langsung.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 36pt;"&gt;&amp;nbsp;Mari kita kembangkan kreatifitas membaca dan menulis siswa dengan berbagai cara, bukan hanya ngeblog melainkan bisa juga dengan membuat book tals. Selamat berjuang. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-3144761504694837948?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/3144761504694837948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/book-talks-media-belajar-menulis-siswa.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/3144761504694837948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/3144761504694837948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/book-talks-media-belajar-menulis-siswa.html' title='Book Talks,  Media Belajar Menulis Siswa'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TKnVUFOjeaI/AAAAAAAAAZI/KZfd_6kjSYI/s72-c/IMG_1181.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-6611161619684882693</id><published>2010-10-01T06:29:00.000-07:00</published><updated>2011-06-19T18:01:56.426-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Kontrol Kesehatan Dengan Pikiran</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;Hari ini entah mengapa tiba-tiba saya ingin membahas  masalah kesehatan, se pulang dari Rumah sakit menjenguk teman  yang sedang sakit. Saya jadi teringat pada cerita &lt;b&gt;Martin Brofman&lt;/b&gt;, yang dikisahkan kembali oleh John Kehoe dalam bukunya Mind Power.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;Martin Brofman (24 Th) diberitahu oleh dokternya kalau dia mengindap &lt;b&gt;kanker ganas stadium akhir di sumsum tulang belakang&lt;/b&gt;.  Para dokter sudah menyerah dan membiarkannya pulang ke rumah. Dia  divonis dua bulan sampai satu tahun sisa hidupnya. Namun setelah berada  di rumah beberapa minggu dia mencoba &lt;b&gt;menolong dirinya sendiri&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setiap hari dia melakukan dua kali meditasi selama 15 menit. Dia gunakan layar &lt;b&gt;imajinasi dalam pikirannya&lt;/b&gt;,  dibayangkannya tubuh dan tumor ganas dalam sumsum tulang belakangnya.  Setiap kali dia melihat tumor dalam layar imajinasinya dia bayangkan  semakin mengecil dan terus mengecil setiap saat. Dia dapat melihat tumor  ganas tersebut dihancurkan oleh &lt;b&gt;system kekebalan alami tubuhnya&lt;/b&gt;. Dia katakannya kepada dirinya sendiri, bahwa sel-sel kanker yang mati dibuang keluar tubuh setiap kali pergi ke kamar mandi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Subhanallah, kenyakinannya telah membuat tubuhnya semakin hari semakin bertambah baik. Setiap hari dia ucapkan afirmasi &lt;i&gt;“Every day in every way, I am getting better and better”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dengan pikirannya dia kontrol energi yang  dimiliki tubuhnya untuk menghancurkan sel-sel ganas di dalam sumsum  belakangnya. Rasa sakit yang ditimbulkan diubah menjadi perasaan bahagia  karena dia tahu proses penghancuran tumor sedang berlangsung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Waktu  yang dia miliki hanya untuk bersyukur dan mengingat semua orang-orang  yang mencintainya. Dia benar-benar menikmati kehidupannya, tanpa  sedikitpun menghadirkan perasaan negatif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah  dua bulan dia menjalani terapi diri dengan mengontrol pikirannya dengan  penuh kenyakinan dan kedisiplinan, dia memeriksakan diri ke dokter dan  hasilnya dokter sudah tidak menemukan sedikitpun bekas tumor ganas pada  tubuh Martin Brofman. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Manusia diciptakan dengan kelebihan yang sangat luar biasa. Dengan &lt;b&gt;pikiran&lt;/b&gt;nya  (mind set) manusia dapat mengontrol kesehatan dan juga kesuksesan.  Inilah yang membedakan manusia dengan ciptaan Tuhan yang lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0.0001pt 0.5in;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sudah  banyak hasil penelitian yang mampu membuktikan bahwa apa yang kita  pikirkan dan rasakan dapat mempengaruhi kualitas kesehatan kita. Mulai  sekarang, marilah bersama-sama berpikir baik, berlaku baik dan ikhlas  menjalani hidup ini, semua untuk kepentingan kita sendiri. Supaya hidup  kita selalu sehat dan bermanfaat. Bukan hanya sukses melainkan juga bernilai.&amp;nbsp; Amin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4949251075920134783-6611161619684882693?l=pembelajarsmknikertosono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/feeds/6611161619684882693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/kontrol-kesehatan-dengan-pikiran.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/6611161619684882693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4949251075920134783/posts/default/6611161619684882693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/2010/10/kontrol-kesehatan-dengan-pikiran.html' title='Kontrol Kesehatan Dengan Pikiran'/><author><name>Puspita</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17407639184260441779</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/S5Y7QAn035I/AAAAAAAAAX0/Fa4AnnYDwf4/S220/sk+217+a.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4949251075920134783.post-4810881087812098785</id><published>2010-09-29T16:48:00.000-07:00</published><updated>2010-09-29T16:55:49.286-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel edukasi'/><title type='text'>Perpustakaan Masuk Kelas</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Untuk menumbuhkan minat baca dan menulis siswa berbagai cara kami (Pengurus Perpustakaan Sekolah) lakukan. Setelah sukses meningkatkan minat baca siswa dengan penambahan koleksi bacaan dan menambah fasilitas internet gratis di perpustakaan sekolah. Saat ini kami sedang mencoba terobosan baru, yaitu: memanfaatkan jam kosong (karena guru berhalangan hadir atau karena ada tugas lain yang harus dilaksanakan)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kami mencoba masuk kelas. Atau Program Perpustakaan masuk kelas. Kita bawa buku-buku bacaan ringan, keterampilan, komik ilmu pengetahuan, tabloid dan lain sebagainya.&amp;nbsp; Alhamdulillah, semakin hari semakin terlihat hasilnya. Meskipun kami hanya bertiga dengan beban mengajar rata-rata 28 jam, namun kami tidak mudah menyerah, bekerja sama dengan penuh semangat dan selalu gembira.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TKPNG3Z9EhI/AAAAAAAAAY8/4nZcOIx-DG4/s1600/IMG_1168.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TKPNG3Z9EhI/AAAAAAAAAY8/4nZcOIx-DG4/s320/IMG_1168.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Pertama, kami bawakan buku koleksi perpustakaan ke kelas. Kita temani siswa membaca. Ternyata anak-anak menjadi tenang sibuk dengan bahan bacaannya sendiri-sendiri. Sibuk berdiskusi sesuai topik yang mereka baca. Bagi yang sudah memiliki blog biasanya mereka meminta ijin untuk mengakses internet di perpustakaan sekolah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kedua, selesai membaca siswa dilatih belajar menulis, menulis apa saja. Sesuai minatnya. Kalau sudah selesai siswa diajak untuk menuliskannya di komputer perpustakaan atau laptop kami / sekolah. Anak-anak menikmati kegiatan kami. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TKPRe95qr-I/AAAAAAAAAZE/FqmySh6F_lc/s1600/IMG_1170.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_yGNveIBLOQc/TKPRe95qr-I/AAAAAAAAAZE/FqmySh6F_lc/s320/IMG_1170.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Meskipun fasilitas sekolah kami masih sangat terbatas namun, kami berupaya memanfaatkannya secara maksimal untuk menumbuhkan kreatifitas membaca dan menulis siswa. Ada p
